Melawan Senja

Melawan Senja
Mie Ayam


__ADS_3

Senja yang pingsan ditoilet langsung digendong Wira ke Uks. Sesampainya disana Wira segera membaringakan tubuh senja di atas ranjang.


" Loe kenapa sebenarnya biji karet? ternyata loe bisa pingsan juga yah ?" gumam Wira tersenyum simpul


Tidak lama kemudian Senjapun bangun dari pingsannya. " Aisshhh! gumam Senja heran. Dimana ini? Aww kepalaku. pusing sekali,"


Senjapun bangkit dari ranjangnya dan kembali kekelasnya.


Senja masih terus berpikir sambil bergumam. "Astaga senja ada apa sama loe tadi? kenapa loe nurutin perkataan si bayi T-Rex itu. bodoh dasar bodoh"! senja membentur-benturkan kepalanya ke atas meja.


Sekian lama senja duduk di kursi kelasnya teman-temannyapun datang membawakan semangkuk mie ayam bakso kesukaan senja.


" Woy ngelamun aja "! ucap Tia menepuk bahu senja


" Hah apa?" Oh rupanya kalian bisa nggak sih jangan ngagetin gue mulu"! ucap Eja kesal


" Ya maaf sih Eja kucay sensi amat sekarang"!


" Diem loe Ia, berisik tau! enak aja loe panggil gue kucay emangnya gue bawang apa? cewek secantik gue disamain sama yang begituan segala, loe sehat?" tanya Senja kesal


" Maksud gue bukan gitu tapi maksud gue Eja kucayangg, ih jadi gak konek banget sihh sekarang lola amat loe Eja"! ucap Tia kesal


" Iya sorry ! Gue lagi banyak pikiran sekrang! kemana lagi tuh si pendek sama si Hana tumben nggak barengan?"


" Oh mereka tadi lagi ke toilet! bentar lagi juga nongol itu anak dua, Hem Ja gimana tadi pas di ruang Bp?" kata Apri yang merasa tidak enak


" Yah... Gue nggak papa kalian tenang aja"!


" Yakin loe nggak kenapa-kenapa, ada yang luka nggak?" ucap Tia memegang tubuh Senja


" Aduh Tia mulai deh kumat lebaynya, beneran gue nggak apa-apa"!


" Syukur deh kalo loe nggak di apa-apain sama Pak Bandi"! ucap Apri dan Tia lega


" Tapi ngomong-ngomong kenapa loe lama banget sih, sampe jam pelajaran sejarah loe lewatin?" Tanya Apri


" Ohh soal itu! Em..Sebenernya tadi gue ada insiden sedikit sih tapi sekarang gue gak papa"!


" Loe kenapa? Tanya Apri panik.


" Biasalah ada yang jail!"


" Tapi bener sekarang gak papa!?"


" Iya gue Ok! tenang aja," Senjapun tersenyum


Tidak lama Hana dan Mita masuk ke kelas dan menghampiri mereka yang sudah berkumpul.


" Wihh enak tuh mie ayamnya?" ucap Mita


" Haduhh si Mita, kalau dateng udah kaya hantu aja"! ucap Tia kaget


" Loe mau Mit?"

__ADS_1


" Iya, boleh nggak minta sesendok?" ucapnya memohon


" Boleh, tapi beli aja sendiri sonoh"!


" Ah Eja ... Suka gitu deh ama gue gak asik banget deh, dasar pelit"!


" Bodo amat"! Senjapun tertawa melihat sahabatnya ngambek


" Istigfar loe mit! tadi di kantin loe udah abis berapa mangkok?" tanya Apri mengingatkan. Biarinlah Eja makan dulu dengan tenang jangan loe ngangguin"!


" Ya maaf Pri, kalau yang dikantin sih itu baru pembuka aja"! ucap Mita cengengesan


" Astaga loe Mita keterlaluan banget abis tiga mangkok juga disebut makanan pembuka"! ujar Hana geleng-geleng kepala


" Iya abisnya gue kelaperan sih, guekan harus ngirit uang jajan, kalian lupa apa kalau guekan anak kost yang mandiri"! ucap Mita cengar-cengir sendiri


" Terserah loe aja"! ucap keempat sahabatnya bersamaan


" Oh iya Ja gimana soal tadi di Bp?" ucap Hana belum tahu


Senja hanya diam tidak membalas ucapan Hana dia hanya terus makan mie ayamnya sampai habis. Apri yang sudah sangat mengerti watak Senja yang tegar tapi sangat rapuh sebenarnya.


Mereka berteman sudah sangat lama, dari awal sekolah dasar sampai sekarang jdi Apri sudah tau bagaimana perasaan senja saat ini meskipun dia tidak bilang apapun padanya.


" Udah jangan dibahas lagi, dia nggak papa ko"! ujar Apri menyahut


" Em syukur deh kalau begitu"! Hana dan Mita lega mendengarnya


" Guys tunggu dulu deh gue lupa nih ninggalin ponsel gue di laci meja"!


" Ya udah loe ambil aja dulu"! ucap Apri yang sebangku dengan Senja


" Hem bentar yah, tapi kalau kalian mau duluan gak apa-apa gue bawa motor ko"!


" Yakin loe gak mau barengan"! ucap Hana


" Iya yakin, sana jalan udah sore juga ini"!


" Ya udah kita duluan ya, dadahh kucay ketemu lagi besok"! ucap Apri dan Tia sedangkan Hana dan Mita juga ikut melambaikan tangan mereka.


Senja hanya tersenyum dan melambaikan tangannya juga, setelah mereka berlalu dengan mobil Hana karena rumah mereka searah dan berdekatan, Mita juga sudah berjalan ke arah kosannya. Senjapun masuk kembali ke dalam kelasnya untuk mengambil ponsel yang tertinggal.


" Ah ini dia"! seraya tersenyum membuka laci


Ketika Senja ingin pergi menuruni anak tangga. Senja mendengar suara orang menangis dari dalam kelas X IPA1.


Senjapun memberanikan diri untuk masuk kedalam kelas itu dan Senjapun sangat kaget melihat seorang perempuan menangis dengan tersedu-sedu sangat menyayat hati dan memilukan.


" Permisi! kamu kenapa?" Tanya Senja ragu


" Siapa kamu?"


" Saya Senja dari kelas Bahasa," kamu kenapa?"

__ADS_1


Si perempuan itupun langsung menghambur memeluk Senja dengan eratnya dan menumpahkan segala kesedihannya di bahu Senja sebagai tumpuan wajahnya.


" Apa kamu mau cerita sama saya, siapa tahu saja saya bisa bantu?" Senja menyunggingkan senyum tulusnya


DEG...


Seketika perasaan si wanita itu menjadi hangat. Waktu sudah menunjukan pukul setengah 5 sore.


" Apa kamu mau pulang mari saya antar!"


" Kenapa kakak baik sekali? tidak seperti kak Vita dan kak Tita yang selalu menyakiti saya!"


" Ohh berarti anak ini yang suka di buly sama genknya si Vita, emang tu ya manusia gak di mana-mana biang rusuh, suka bener bikin orang sengsara," (Batin Senja kesal)


" kamu tidak usah khawatir, kak Senja disini!" ucapnya sambil mengelus punggungnya. kakak boleh tau nama kamu?


" Nama saya mery kak"!


Senjapun melepaskan pelukan Mery itu." Kamu jangan takut lagi sekarang ada kak Eja disini. Dengerin kakak! Kesakitan itu memang perlu untuk dirasakan tapi kesedihan itu harus di bagi. kamu harus inget kamu nggak sendirian didunia ini," Ucap senja lembut


" Iya kak Eja benar, makasih udah nyemangatin aku, terimakasih banyak!"


Bulir-bulir kristal mulai kembali membasahi pipi Mery yang selalu di juluki kutu buku itu.


" Lebih baik kita pulang sekarang yuk?"


" Hemm iya!" jawabnya lirih


Merypun sudah di tunggu oleh Pak Supir yang selalu mengantar jemput dirinya.


Senja bergegas pergi untuk keparkiran dan langsung memakai helm serta jaketnya mengendarai motor sport kesayangannya itu, tidak lama senja mengendarainya kurang lebih 100m dari parkiran dan


B R U G...


.


.


.


.


.


.


B E R S A M B U N G ...


Jangan lupa tekan like,rat,coment dan vote karena itu semua gratis hanya saja harus pakai kuota yah.!! wkwk


Jumpa di next eps


Anyeong!!

__ADS_1


__ADS_2