Melawan Senja

Melawan Senja
Briefing


__ADS_3

Semua anggota mengambil kertas dalam kotak kardus itu tanpa pikir panjang senja juga mengambilnya, mau membatalkan juga percuma sudah tanggung kepalang basah.


" Oke kita mulai dari kevin yang sama angkanya dengan kevin tolong angkat tangan dan tujukan kertasnya?" ucap Wira tegas


Dengan cepat Kevin membuka kertasnya dan masuk ke regu pertama, begitupun seterusnya Alfi masuk keregu ke dua, Faiz masuk regu ketiga.


" Berhubung Vita tidak kumpulan berarti otomatis regu kelima akan di ketuai oleh Vita mengerti"!


" Iya, mengerti kak,"


" Baiklah giliran saya yang membuka kertasnya sekarang"!


Senja yang sudah berdebar-debar takut untuk melihat angka di dalam kertas itu


Setelah Wira mengumumkan angkanya adalah ketua regu keempat.


Deg...


" Alamak! mati ini sih," Gumam Senja cemas


Dengan hati-hati Senja membuka kertas itu dan melihatnya sudah dia duga bahwa dewi keberuntungan tidak berpihak padanya kali ini. Dengan perasa campur aduk Senja mengangkat tangannya dan menunjukan angka di dalam kertas itu.


" Baiklah jadi sudah di putuskan anggotanya ada Adrian, Yolanda, Diva dan Agus,"!


Senjapun membung nafasnya dengan kasar


" Mimpi apa sih gue ini? sampe harus gituh sekelompok sama si bayi hutan," Gumam senja prustasi


" kalian sekarang bisa membubarkan diri untuk pemberitahuan selanjutnya kita akan mengadakan pertemuan lagi sepulang sekolah,"


Merekapun mulai membubarkan diri termasuk Senja yang hendak berdiri bermaksud ingin pergi, setelah semua orang agak jauh.


" Ett... tunggu loe biji karet!"


Duhh sekarang apa lagi belum apa-apa aja udah ngeribetin? apa lagi nanti udah syukur gue mau satu kelompok sama dia, ini nih kumat songongnya. (batin senja meronta)


" Apa?" jawabnya cepat


" Loe sekarang bikin proposal pengajuan cepet"! perintah Wira


" Harus sekarang emang? kan waktunya masih lama gimana sih loe bayi utan"!


" Loe berani ya, awas gue bikin loe nyesel udah ikut team gue, gue jadiin perkedel baru tau loe"! ancam wira


" Oh ya emang bisa? Idih siapa juga yang mau satu kelompok ama loe ngarep banget kayanya loe"! Ucap senja mengejek


" Terserah loe biji karet!" Ucap Wira malas

__ADS_1


" Yakan maksud gue masih bisa di kerjain sama yang lain contohnya tuh si Diva lagi nganggur dia, Gue sibuk kak"! Ucap Senja cepat


" Tapi gue maunya loe, masa gue harus jabarin lagi sih kalau proposalnya nggak segera di ajuin kita gak bisa lakuin kegiatan ini! lagi pula buat di Acc tuh waktunya lama paham dan satu lagi biji karet gue hanya ngandelin loe soal yang beginian loe kerjanya cepet"!


" Nggak salah denger ini kuping gue dia barusan muji kinerja gue wow amazing moga aja langit nggak runtuh,"


(batin senja tertawa)


" Oke deh gue kerjain sekarang! tapi gue gak bawa laptop?"


" Loe bisa pake punya gue"! jawab Wira cepat


" Yah kan kena deh gue sekarang, udah deh nasib-nasib! Udah senja terima aja lagi pula anggap ini musibah membawa berkahh! ih apaan sih gue nggak jelas banget, pergi loe setan Laknatullah dari pikiran gue"! Senja bergelut dengan hatinya dan menepuk jidatnya pusing seakan tidak percaya.


Senjapun mengerjakan proposal itu langsung di sekre karena Wira tidak mengizinkan membawanya kekelas dan agar mudah di pantau sampai-sampai Senja melupakan perutnya yang sudah bernyanyi dari tadi tapi tiba-tiba..


TRANGG..


Suara piring berdenting beradu dengan meja.


" Nih makan dulu?" Ucap Wira dingin


Wira menyodorkan sepiring bakso tahu dan es jeruk dingin, di sekre hanya ada mereka berdua suasana saat itu yang semula selalu panas mendadak menjadi dingin dan sangat canggung.


" Gak usah gue belum laper?" Jawabnya ketus


" Oke kalau begitu makasih "!


Senjapun mulai memakannya sesuap demi sesuap tapi tetap tidak melepaskan pandangannya dari depan monitor sampai bumbu kacangnyapun menetes ke bajunya dan membuat bibirnya kotor berantakan.


Wirapun yang memperhatikan senja hanya tersenyum sekilas melihat kelakuan wanita di depan nya ini.


" Dasar biji karet!" Gumam Wira tertawa


" Nih udah selesai tinggal loe print, gue balik kekelas dulu?"


" Oke tapi sebelum loe pergi loe mesti ngaca dulu deh,"


" maksud loe?"


Senjapun mengambil kaca yang tergeletak di atas meja sekre dan melihat wajahnya.


" Ya ampunn," ucap Senja biasa aja


Senja langsung mengambil tisu dan mengelap bajunya yang terkena tumpahan bumbu kacang.


Wira yang melihat reaksi Senja biasa sajapun merasa kecewa.

__ADS_1


" Gue kira dia bakalan heboh salah strategi gue kayanya," ( Batin Wira)


" Dikira gue bakal histeris apa? nggak mempan kali, gue gak akan kejebak sama jebakan betmen kaya gini," Gumam senja bangga


Senjapun langsung pergi keluar dari sekre dan kembali kekelasnya bell pulang sekolah pun sudah berbunyi semua siswa berhamburan keluar dari gedung sekolah itu.


" Guys kalian balik duluan aja gih, soalnya gue mau ambil motor dulu di bengkel ?"


" Oke deh Ja kita balik duluan"! ucap Hana


" Oh iya Ja, loe sekarang mesti hati-hati deh sama kak Vita soalnya kita denger dia gosipin loe dikantin?"


" Biarin ajalah suka-suka dia yang penting gue nggak ganggu siapapun dan nggak ngerugiin dia"! Ucap senja malas, Ya udah gue mau kesekre lagi ya takut di tungguin,"


" Oke, kita juga pulang yah Ja"


" Iya Han, semuanya hati - hati di jalan," Senja melambaikan tangannya


Merekapun pergi meninggalkan senja seorang diri di kelasnya.


" Guys asal kalian tau aja gue nggak bisa bayangin nanti gimana jadinya gue sekelompok sama si bayi utan kelar pasti Huaaa," Gumam Senja di dalam hati


Senjapun buru-buru kesekre lagi dan ikut briefing tentang persiapan dan latihan yang akan di laksanakan mulai besok.


Tapi tiba-tiba..


.


.


.


.


.


.


.


Bersambung..


Jangan lupa tinggalkan jejak.


Jumpa di next eps.


Annyeong!!

__ADS_1


__ADS_2