Melawan Senja

Melawan Senja
Galau


__ADS_3

Mita dan Hana hanya menyimak saja karena mereka juga sama tidak bisa menghubungi senja dari kemarin mitapun yang kelewat geser otoknya langsung menyahut.


" Apa jangan- jangan senja di culik yah?" ucap mita


" Ya kali dia diculik emangnya bocah, kalau ngomong tuh dijaga kebiasaan emang loe mita"! ucap Tia mengusap wajah mita


" Yaudah gue coba telpon mami Liana?" Balas apri menengahi


Apripun menelpon maminya senja tapi tidak ada jawaban di ujung sana.


" Gimana pri nyambung?" ucap hana


" Nggak di angkat juga, pada kemana yah? Yaudah nanti kita pikirin lagi sekarang kita masuk kelas dulu udah siang nih jadwalnya Pak.panji guru Bhs.Inggris takut kena semprot gue"! ujar apri


Merekapun langsung pergi dari tempat parkir menuju kelasnya melewati Wira and the genk yang sedang nongkrong didepan pintu kelas.


Ternyata si biji karet gak masuk sekolah? apa lukanya parah ya, ko gue jadi ngerasa bersalah gini sih! tapi biarin ajalah kemarin juga gak papa tu anak. (suara hati Wira)


" Loe kenapa bro ngelamun aja?" tanya faiz


" Ah kaga gue lagi liatian anak-anak yang di hukum"!


" Oh.. tapi gue ko gak yakin sih, mata loe kesitu hati loe kesana?" faiz tersenyum dengan penuh arti


" Maksud loe?"


" Ya emang sihh mata tuh gak pernah bohong iyakan vin?'' faiz menyenggol tangan kevin dan memberi kode kedipan mata


" Hah oh iya betul betul betul"! jawabnya cepat dengan latah


kevin yang terkaget dengan senggolan tangan faiz karena kevin dari tadi tidak menyimak obrolan faiz dan Wira karena kevin hanya fokus kepada wanita pujaan hatinya jadi dia menjawab sekenanya saja hingga nampak terlihat bodoh.


" Kalian sama saja aneh?" pungkas Wira meninggalkan mereka di depan pintu kelas dengan tatapan dinginnya


" Dia kenapa tuh?" ucap kevin yang baru tersadar dengan situasi tema-temanya itu.


" Biasa lagi sensi dia tuh, galau kayanya? soalnya musuh dia nggak masuk sekolah"! ucap faiz sambil tertawa terpingkal-pingkal

__ADS_1


" Diem loe faiz gue masih bisa denger tau"! Wira menyahut dari dalam kelas


Faiz dan Kevin memutuskan berbicara dengan berbisik agar tidak di dengar lagi oleh Wira.


" Apa loe kate tadi?" kevin kaget


" Kemana aja loe tadi ganteng-ganteng otaknya setengah"! ujar faiz tertawa


" Sorry deh gue tadi terhipnotis sama yayang mbeb"! ucap kevin tertawa


" Sialan loe, mentang-mentang sama yang jomblo kaya gue pamer"! faiz menoyor kepala kevin


Mendengar kekesalan faiz yang tersindir belum punya pasangan kevinpun tertawa.


" Buahahahaha makanya jadi cowo jangan kaku kaya si Wira, cari cewe dong kaya gue ini baru laki "! ucap kevin berbangga diri


" Diem loe kampret?" faiz berdiri meninggalkan kevin dengan kesal


Merekapun kembali kekelas dan mengikuti pelajaran sampai selesai hingga bel sekolah terdengar menandakan semua mata pelajaran telah selesai.


Lima sekawan GGS SONZAI pun telah berkumpul di parkiran yang hendak berangkat ke rumah senja meskipun sore ini langit tidak begitu mendukung karena sedikit mendung dan nampaknya akan turun hujan.


" Udah yuk berangkat"! kata mita,tia, dan hana bersamaan


Merekapun meluncur ke perumahan elit kediaman senja berada tidak lupa mereka membeli buah-buahan dan cemilan untuk senja tidak lama berselang mereka telah sampai di depan gerbang pak satpam yang sudah tau itu adalah teman-teman senja tidak bertanya lagi dan langsung membukakan pintunya.


" Makasih pak.?"


" Iya sama-sama Neng"!


Mereka turun dari mobil dan menekan bell tidak lama Bi.Ijah datang membukakan pintu.


" Eh nona pasti mau ketemu non senja yah?" ucap Bi.Ijah ramah


" Iya Bi ko tau? Senjanya ada?"


" Ada non, nona senja ada dikamar sedang istirahat kemarin non senja habis kecelakaan"!

__ADS_1


" Apa??" ucap mereka berempat kaget


Merekapun langsung menghambur pergi meningalkan bi ijah yang masih di depan pintu untuk segera menuju ke kamar senja dan.


Ceklek...


Senja yang sedang tertidur kaget seketika mendengar dorongan pintu yang sangat keras


" Aduhh apa ini, apa ada gempa?" tanya senja yang masih mengucek matanya


" SSSEEENNNJJJAAAAA.."! teriak keempat temannya


Seketika itupun senja menengok kearah samping dan langsung di peluk oleh sahabatnya itu dengan sangat erat sampai senja merasa kesakitan.


" Awww ... Aduhh sakit nihh, kalian ngapain sih kesini bikin rusuh rumah gue aja"! ucap eja kesal dengan suara yang masih parau


" Ihh eja kita tuh kesini khawatir banget sama loe, kenapa loe nggak masuk sekolah? sama loe dari kemarin gak bisa dihubungi"! ucap Mita panjang lebar


" Diem loe pendek gue pusing denger ocehan loe mulu"! ucap eja dengan candanya


" Mulai deh.. Masih sakit juga bisa aja kalau nyela orang"! mita berdengus kesal


" Oh iya kita denger dari Bi.Ijah loe kecelakaan kemaren? loe nggak papakan ja?" tanya apri cemas


" Kalian tenang aja gue nggak papa ko, tapi untuk sekarang gue gak mau bahas soal masalah itu dulu"!


" Ya udah gak masalah kalau loe masih gak mau cerita sama kita gue paham ko yang penting loe nggak apa-apa"! ujar apri mengerti kondisi senja saat ini


" Makasih yah kalian semua udah mau repot-repot kesini buat jengukin gue sampai terharu nih"! Eja tersenyum bahagia


Merekapun ikut tersenyum dan saling berpelukan satu sama lain.


...


Bersambung!!


Jumpa dinext eps jngan lupa tinggalkan jejak dan maafkan mimin jika masih banyak penulisan yang belum tepat ditunggu setiap koreksinya agar cerita ini tambah menarik.

__ADS_1


Annyeong!!


__ADS_2