Menanti Kepastian Seorang Abdi Negara

Menanti Kepastian Seorang Abdi Negara
Berpamitan


__ADS_3

Hari ini adalah hari keberangkatan Frans dalam misi penyelamatan para sandera. Sebelum berangkat dia ingin menelpon kekasihnya terlebih dahulu.


Pukul tiga pagi Mely terbangun dari tidurnya. Dia sudah terbiasa bangun untuk melaksanakan sholat malam.


Setelah selesai, Mely mengambil ponselnya dan menghidupkan data Internetnya. Baru beberapa menit dinyalakan tiba-tiba ada panggilan masuk.


Calon Imamku tertulis jelas diponselnya. Dia sengaja menulis nama Frans dengan tulisan calon imamku, karena dia punya prinsip omongan dan tulisan itu do'a.


Mely langsung mengkat telpon tersebut.


"Halo, assalamualaikum bang" ucap Mely


"Walaikumsalam, dek" jawab Frans sambil tersenyum


"Ada apa bang? kenapa telpon? abang belum tidur? bukannya abang besok berangkat pagi yaa?" Mely bertanya tanpa di rem.


Aku telpon untuk berpamitan karena akan menjalankan tugas ini malah dapat pertanyaan yang begitu banyak. gerutu Frans dalam hati


"Tanya itu satu-satu lah dek, jangan langsung banyak" ucap Frans sambil cemberut.


"Hehe maaf bang" jawab Mely sambil cengegesan


"Abang cuma mau pamitan sama kamu dek" ucap Frans

__ADS_1


"Abang kan bisa telpon pagi-pagi, ini kan waktunya abang istirahat" jawab Mely sambil melepas mukena yang masih dia kenakan


"Tak bisa dek. Besok pagi hp abang akan dikumpulkan, makanya abang telpon jam segini. Lagian abang sudah tidur ko." ucap Frans


"Iyaa. Abang di mall berapa lama? 3 hari? 1 minggu? 2 minggu?" tanya Mely


"Ga tau dek. Do'akan saja agar cepat selesai dan abang segera kembali" jawab Frans


"Ko ga tau" ucap Mely sambil cemberut


"Memang abang ada urusan apa di mall? apa terjadi sesuatu disana? apa ibu pertiwi sedang tidak baik-baik saja? ucap Mely lagi


Frans hanya geleng-geleng kepala melihat tingkah kekasihnya, karena Mely selalu seperti itu bertanya tanpa ada koma atau titik sudah seperti sedang berkendara di jalan tol.


"Berarti ga lama dong, orang latihan biasa ko. lagian kita baru aja baikan" ucap Mely sedih


"kebiasaan! drama terus" jawab Frans ketus


"Ko drama sih bang? emang drakor yang selalu banyak drama" ucap Mely kesal


Begitulah sifat Frans dia selalu beranggapan bahwa wanita selalu banyak drama.


"Udah dong dek, abang kan hanya latihan biasa. Do'akan agar cepat selesai biar bisa cepat jumpa" ucap Frans sambil menurunkan nada bicaranya agar kekasihnya tidak marah.

__ADS_1


Ada rasa menyesal di hati Frans karena harus berbohong tentang misinya ini, tapi mau bagaimana lagi itu sudah aturan.


"Baiklah, tapi abang harus janji di mall abang jangan sampai terluka, jaga diri baik-baik, jika sudah selesai cepat beri kabar & jangan selingkuh" ucap Mely sambil memperingatkan Frans agar dia tidak akan macam-macam.


"Adek sayang, di mall abang kerja. Lagian di hutan mau selingkuh sama siapa? sama orang utan atau harimau? ogah orang abang udah ada kamu ko dek." jawab Frans


"Iya abang, ya sudah abang hati-hati di sana yaa. Aku di sini akan menunggumu & berdo'a untukmu. I Love You abang" ucap Mely dengan manja


"Love you too dek sayang, tunggu abang. Ya sudah abang tutup telponnya ya, mau siap-siap sekalian sholat subuh" Frans berkata sambil berdiri


"Iya abang, adek juga akan siap-siap sholat subuh" ucap Mely


.


.


.


***


Selow update ya, diusahakan akan update seminggu 2 kali, karena sedang banyak kegiatan๐Ÿ™๐Ÿป๐Ÿ™๐Ÿป๐Ÿ™๐Ÿป๐Ÿ™๐Ÿป


Terima kasih yang sudah memberikan like & komen๐Ÿ™๐Ÿป Selamat membaca๐Ÿ™‚

__ADS_1


__ADS_2