Menembus Waktu Demi Cinta

Menembus Waktu Demi Cinta
Episode 11


__ADS_3

permaisuri yang tersenyum bahagia membuat para pelayan heran. beberapa pelayan sampai menggosip tentang keaadaan permaisuri yang gak seperti biasanya.


ditengah kebahagiaanya ada seorang kasim masuk menghadap ke permaisuri. sontak permaisuri tidak menyukainya.


"hormat pada yang mulia permaisuri, hamba mau melapor kalau selir kehormatan Lan Hua ada didepan yang mulia." seorang kasim dengan hormat.


"apaaa j****g itu kenapa ada di depan. gak puaskah dia merebut Yang Mulia dariku" permaisuri dengan perasaan geram.


"apakah saya perbolehkan dia masuk atau saya usir yang mulia ????" kasim.


"baiklah persilahkan dia masuk aku ingin melihat apa yang akan dia lakukan kali ini" permaisuri.


dasar wanita kurang ajar menganggu kesenangan orang saja. kalo dia bukan selir kesayangan yang mulia pasti sudah kuhancurkan.


"baiklah yang mulia" kasim itupun meninggalkan permaisuri di dalam ruangan.


diluar gerbang istana Tianjing selir Lan Hua menunggu, entah apa yang akan dia diskusikan dengan permaisuri. kemudian kasim datang dan menyuruh selir itu masuk kedalam istana Tianjing.


selir Lan Hua sampai dikediaman permaisuri. kediaman atau istana yang selama ini ia idam-idamkan.

__ADS_1


"hormat pada yang mulia permaisuri." salam selir Lan Hua.


"berdirilah adikku tersayang. ada apa kamu kesini?? apa ada rencana yang akan kamu mainkan??? hehehe dasar wanita munafik." celoteh permaisuri.


"terimakasih permaisuri (sambil berdiri). sepertinya anda salah kakak permaisuri saya kesini bukan untuk merencanakan sesuatu tapi untuk mengunjungi kakak-ku tersayang." selir Lan Hua.


#selir Lan Hua adalah adik kandung permaisuri yang masuk kedalam istana dengan cara licik. dia sangat iri dengan apa yang dimiliki oleh kakaknya. dan ingin merebut semua milik kakaknya.


"ohhhh sayang aku tidak percaya dengan ucapanmu yang munafik itu. kamu selalu ingin merebut semua yang aku miliki-kan dengan rencana-rencana busukmu itu." permaisuri dengan pandangan tak sedap.


"kakak salah paham aku gak munafik, yang munafik adalah kakak sendiri. kakak yang selalu merebut kasih sayang semua orang, dan aku ingin menghancurkan itu semua. agar kamu bisa mengerti apa artinya di tinggalkan." balasan Lan Hua.


"kakak tahan amarahmu nanti akan cepat tua lho...dan kaisar tidak akan menyukai kamu lagi. mungkin kalo itu terjadi yang mulia kaisar tidak akan menyayangi kakak lagi." ucapan selir Lan Hua yang membuat kakaknya semakin marah.


PLLLAAKKK kini pipi kiri Lan Hua yang di tampar.


"apa kau tidak tau malu. kamu itu adikku dan aku selalu memaafkan semua kesalahanmu tapi apakah kamu begitu kejam dengan kakakmu???. apa kamu gak tau sekarang kamu berhadapan dengan siapa???" ucap permaisuri dengan marah.


"aku sama sekali tidak malu kakak. aku ini memang kejam kalau aku tidak kejam mana mungkin dalam setahun aku bisa mencapai posisi yang beda satu tingkat dengan kakak. lagipula kaisar juga menyayangi aku." selir Lan Hua.

__ADS_1


aku akan membunuhmu jika perlu kakakku tersayang. dan aku akan menjadi permaisuri dari kerajaan ini setelah itu aku akan meminta pada kaisar agar putraku menjadi putra mahkota.


"kau benar-benar adik yang durhaka. pergilah dari kediamanku, jangan sampai datang lagi. dan yha aku selamanya gak akan ada hubungan saudara denganmu. mulai saat ini kita perang dingin." ucap permaisuri.


mau mengalahkan aku, kau tidak tau aku siapa adikku kita lihat saja nanti.


"baiklah kakaku tersayang aku akan keluar dari kediamanmu. ingat ya kak sebentar lagi istana Tianjing ini akan jadi milikku" ucap selir lan hua sambil tersenyum licik.


kini kakak beradik itu sudah menyatakan perang yang sesungguhnya. walaupun selama mereka masuk istana mereka selalu bercanda akan tetapi bagaikan pepatah "candaan membawa kematian". itulah mereka. sekarang mereka sudah menyatakan perang yang sesungguhnya.


walaupun di harem kaisar seperti aman tentram akan tetapi banyak tipu muslihat disana. banyak selir yang saling menghianati selir yang lain untuk mencapai posisi yang dia inginkan.


selir Lan Hua kembali keistana Fuyang. istana itu terdiri dari 3 kediaman untuk 3 selir kehormatan tertinggi salah satunya selir Lan Hua.


seseorang memegang bahu selir Lan Hua yang membuat dia kaget.


"siapa itu???" ucap selir Lan Hua. mengeluarkan pisau beracun dengan cepat.


"ups selir Lan Hua simpan senjata rahasia itu. aku ada kabar penting ini tentang apa yang kita bicarakan beberapa waktu lalu" ucap orang itu.

__ADS_1


bersambung...........


__ADS_2