Menembus Waktu Demi Cinta

Menembus Waktu Demi Cinta
Episode 14


__ADS_3

Waktu perburuan tinggal beberapa hari lagi. kaisar memutuskan untuk menunjuk pangeran pertama dan kedua untuk mengurus keamanan serta perlengkapan selama perburuan.


selama waktu itulah permaisuri memerintahkan anaknya untuk belajar tanggung jawab. Dia meyakinkan anaknya jika dia mau bertanggung jawab maka peluang untuk naik tahta akan semakin mudah.


dilain tempat, kediaman pangeran kedatangan tamu yang tak pernah ia duga. tamu itu adalah kakaknya sendiri, pangeran kedua. dia menyambut kakak yang datang kekediamanya.


"haii adik, bagimana kabarmu hari ini?" pangeran kedua.


"ehhh kakak tumben kemari ada apa?, aku baik-baik saja kak." pengeran ketiga.


"aku kesini ingin mendiskusikan tentang perburuan yang akan datang. selama ini kan kamu dan jendral chen yang selalu membantumu." pangeran kedua penasaran kenapa adiknya selalu berhasil selama perburuan.


"bukannya kakak salah orang yha seharusnya itu kakak diskusikan dengan kakak pertama, soalnya yang akan bertanggung jawab kan kalian." timpal pangeran ketiga.


"tapi apa dia mampu?. aku hanya ingin tahu bagaimana kamu bisa berhasil menjalankan perintah ayah" pengeran kedua semakin penasaran.


"yang mengatur selama perburuan itu jendral chen kak, aku tinggal menyiapkan semua kebutuhan dan sarananya" jawab pengeran ketiga.

__ADS_1


"apakah kamu bisa memberi tahuku tentang rencanya itu" pangeran kedua.


"aku gak begitu ingat kak soalnya setiap perburuan taktik dan rencana kita selalu berubah-ubah" pangeran ketiga menyembunyikan siasatnya.


enak saja mau tau apa rahasiaku dan chen yu, kamu kira aku bodoh kak. kamu akan menggunakan ini untuk mempermudah kamu naik tahta. namun, sayang aku bukan boneka kakak.


"baiklah kalau kamu gak bisa diajak berunding baik-baik, maka aku akan menggunakan cara yang lain"


"xiao zhu keluarlah" pengeran kedua memanggil pengawal gelapnya dengan lantang.


"adik sebaiknya kamu segera kasih tau apa rahasianya kalau tidak aku tidak akan segan-segan lagi" pengeran kedua mengancam pangeran ketiga.


"mau mengancamku ya kak, sebaiknya kakak pikirkan dulu. kamu sekarang ada dikandang siapa ?? yang jadi mangsa aku atau kakak " jawab pangeran ketiga seakan-akan tidak terjadi apa-apa.


"jangan macam-macam kamu adik" pengeran kedua mengarahkan pengawalnya untuk menyerah pangeran ketiga.


"hehehehe hanya orang bodoh yang akan masuk dengan sendirinya ke kandang singa." senyum licik pangeran ketiga.

__ADS_1


pengawal pangeran kedua pun menyerang pangeran ketiga. namun, pada saat akan mengarahkan pedangnya pengawal itupun mati dengan sendirinya.


pengeran kedua yang melihat itupun sangat marah dan berjalan akan meninggalkan kediaman pangeran ketiga. akan tetapi pangeran ketiga mencegah kakaknya pergi dari kediaman-nya.


------------------------------------------------------------- ditempat tinggal jiao naa sedang ada acara makan-makan atau sukuran. ditempat para penyamun itu jiao naa mengerti apa artinya keluarga sesungguhnya.


pandanganya terhadap ketua penyamun itu berubah. disaat mereka sedang merayakan kehamilan istri pertama ketua, tiba-tiba ada salah satu mata-mata datang menghadap.


"hormat ketua, maafkan aku karena mengganggu acaranya tuan." ucap mata-mata utu dengan menunduk.


"baiklah aku maafkan kamu atas kelancanganmu karena sekarang aku sedang bahagia. ada apa kenapa kamu kemari" zhao he berbicara dengan tegas.


"kabarnya orang istana akan berburu kehutan kita ketua. mereka bahkan akan membawa istri-istri mereka ketempat perburuan. dan yha ketua rupanya disekitar kita ada mata-mata dari jendral chen. mereka selalu mengawasi gerak gerik kita. dan yang lebih penting adalah sekarang tanggung jawab selama perburuan diberikan kepada pangeran pertama dan kedua." ucap mata-mata itu.


jiao naa yang mendengarkan sedari tadi dia cemas karena mendengar nama jendral chen.


bersambung...........

__ADS_1


__ADS_2