Menembus Waktu Demi Cinta

Menembus Waktu Demi Cinta
Episode 18


__ADS_3

dua hari sudah berlalu, kini jiao naa sudah menyelesaikan hukuman dari kakaknya. jiao naa selalu mengeluh soal tanganya yang pegal karena menulis ulang kitab racun itu.


tak lama kemudian, zhao he dan angellina datang kekediaman jiao naa.jiao naa yang tau kedatangan kakaknya bahagia.


"kakak aku sudah menyelesaikan semua hukuman dari kakak. apakah aku sudah boleh keluar sekarang"


"iyha kamu sudah boleh keluar sekarang" zhao he.


"kakak yiwen ingin sekali keluar dari sini, yiwen ingin keluar didunia luar. apakah kakak mengijinkan yiwen untuk pergi??" mode mata anjing.


"kenapa kamu ingin keluar kesana, disana berbahaya untuk kita semua" zhao penasaran.


kenapa yiwen memasang muka memelas gitu ya, sangat lucu sekali. ingin rasanya aku mencubit pipinya. guman angelina.


"aku ingin punya pengalaman kak. gak lama kog hanya satu minggu saja yha, boleh yha kak. plisss" jiao semakin memelas.


"ijinkan saja sayank, lagian kita juga akan menyuruh mata² untuk mengawasi yiwen" angelina mencoba meyakinkan suaminya.


"baiklah kamu boleh keluar dari sini. tapi ingat kamu hanya keluar satu minggu saja gak lebih" zhao he.


"nanti aku akan beri kamu kuda terbaik disini dan juga uang untuk kamu" lanjut zhao he.


"makasih kakak" jiao memeluk kedua kakaknya dengan sangat erat. dia senang sekali.


"iyha sayank" angelina dan zhao he mengelus dan memeluk erat adiknya itu.


setelah itu jiao naa segera bersiap-siap. jiao naa kemudian keluar dan melihat kuda sudah ada di depan kediamanya.


asyik kakak sangat baik sekali padaku. guman jiao naa bahagia.


jiao langsung menunggang kuda dan pergi meninggalkan kelompok itu. ia di pandu untuk keluar. setelah itu jiao naa sampai dihutan tempat ia dulu pernah diseret-seret oleh zhao he.


hyakkkkk.


jiao naa pergi dari hutan dan ia menuju ke kota. ia masih ingat jalan untuk kekota. segera ia menyewa penginapan satu malam untuk dia karena hari sudah gelap.

__ADS_1


kruukkkkkk perut jiao naa berbunyi.


haduh ini perut sudah minta diisi lagi. untuk saja kakak sudah memberi uang banyak, kalau tidak bisa-bisa aku mati. batin jiao naa.


jiao naa menuju kekedai makanan disana. ia memesan beberapa makanan, ditengah-tengah ia memesan makanan, ia mendengar ada seorang wanita yang akan di lelang.


"tuan disana ada apa kenapa rami sekali, apa wanita itu akan dijual?" jiao bertanya kepaada pelayan toko itu.


"iyha nona, apa nona orang baru disini?. kenapa kaget melihat itu?." pelayan.


"iyha tuan saya baru disini. oh yha segera siapkan makan di meja sini ya. saya mau melihat kesana"


"baik nona" pelayan itu pergi untuk menyiapkan pesanan jiao naa.


permisi.....permisi...permisi...permisi jiao naa mencoba berjalan kedepan.


"ayo disini ada satu perempuan cantik, masih muda dan dia butuh uang. silahkan tuan-tuan yang mau membelinya. harga saya mulai dari 10 perak." ucap seorang laki-laki.


jiao naa masih mengawasi semuanya. banyak sekali yang menawar gadis itu. bahkan jiao mendengar ada salah satu penawar yang akan menjadikan dia gadis di rumah bordil miliknya.


"10 koin emas ada yang mau menawar lebih tinggi lagi. ayo 10 koin emas pertama......10 koin emas yang kedua...."


"saya 30 koin emas untuk gadis cantik itu" ucap seorang tuan tua.


jiao naa tau tuan itu yang memiliki ruamh bordil. jiao ikut menawar gadis itu.


"saya menawar gadis ini 50 koin emas" jiao naa langsung menaikkan harga.


"apa nona kau serius... baiklah siapa yang berani manawar lebih tinggi lagi.... 50koin emas pertama....50 koin emas kedua dan 50 koin emas....." belom sempat ia menyelesaikan perkataannya tuan itu menawar lagi.


"saya naikkan lagi 70 koin emas "


"saya 100 koin emas " jiao langsung menaikkan harga seorang gadis itu.


"sial kenapa dia menaikkan harga diatas bajetku siapa dia sebenarnya??. akhhhh aku kehilang gadis muda itu sial. rugi besar aku" guman tuan itu.

__ADS_1


" apa ada penawaran terakhir satu dua dan tiga. selamat nona kamu yang berhak membawa gadia ini bersamamu. terserah mau diapakan itu hak kamu."


"baiklah. ini uangnya" jiao naa memeberikan uangnya lalu pergi bersama gadis itu.


jiao naa membawa gadis itu untuk makan bersamanya.


"ayo silahkan duduk dan makanlah dulu. jangan sungkan ataupun malu ya" jiao naa mencoba menenangkan gadis itu.


"tap...tap....tapi nona sa...sa...saya" gadis gemetaran ketakutan. melihat itu jiao naa mencoba mencairkan suasana.


"tenanglah aku tidak akan menjualmu atay memperbudakmu. setelah makan ini kamu bebas pulanglah kekeluargamu pasti mereka mencarimu sekarang" jiao naa mencoba menenagkan gadis itu.


"tapi nona aku....aku gak punya keluarga dan rumahku sudah dihancurkan oleh mereka. apa aku boleh ikut nona aku siap jadi budak nona" gadis itu memegang tangan jiao naa sambil memohon.


"tapi aku gak mau mengikat kamu atau pun memperbudakmu. lagian aku juga baru datang kekota ini jadi aku juga gak punya uang untuk menggajimu. bagaimana kamu akan mengikuti aku."


"aku gak digaji gak apa-apa nona yang penting bisa ikut nona, karena aku tau nona bukan orang jahat"


"baiklah (jiao naa sambil tersenyum manis) kamu jadi sahabatku saja. kenalkan namaku yiwen dan kamu siapa" jiao naa mengulurkan tangannya.


"aku chi xhi nona. tapi apa nona mau berteman dengan orang seperti aku"


dia cantik sekali kalau tersenyum


"kenapa tidak. jangan pangil aku nona lagi panggil saja yiwen yha chi xhi"


"baik yiwen"


mereka melanjutkan makan karena mereka sama-sama lapar sekali.


______________________________________


chen yu didatangi oleh sorang berbaju hitam.


"salam tuan, saya membawa berita tentang nona itu.."

__ADS_1


bersambung..........


__ADS_2