
"hehhh,,, nona jaga mulut kamu walaupun tangan aku sudah ternoda oleh darah manusia tapi aku melakukan itu demi kerajaanku. aku berbeda dengan orang-orang di luaran sana yang membunuh manusia tanpa kita tau apakah itu di sengaja atau bukan!!!. mengerti kamu nona" ucap chen yu dengan perasaan geram.
"Aku gak peduli apa yang kamu katakan yang aku pedulikan sekarang lepasin gue!!! tangan aku sakit tau" ucap jiao naa. dengan sedikit demi sedikit akhirnya ikatan tangan jiao naa terlepas.
"Hehehehehe melepaskan kamu apa aku sudah gak warah melepaskan mata-mata" ucap chen yu dengan nada yang sedikit menyindir.
"jangan sampai menyesal kamu" jawab jiao naa.
bukan jiao naa kalau mau pergi kemana-mana tanpa persiapan. jiao naa yang sudah melepaskan ikatan tangan secara diam-diam dengan pisau yang ia bawa disetiap kali liburan dan tanpa sepengetahuan chen yu.
disaat chen yu lengah jiao naa siap² melarikan diri akan tetapi dihadang oleh chen yu. spontan jiao naa yang dari tadi membawa pisau lipat akhirnya menusuk chen yu dengan pisau itu dan membuat chen yu merintih kesakitan. tusukan pisau jiao naa walaupun tidak dalam tapi jiao naa menusuk chen di titik kelemahan chen yu.
__ADS_1
setelah chen yu merintih kesakitan jiao naa berlari sekencang kencangnya yang akhirnya ia menemukan sebuah kandang kuda di sana ia mengambil salah satu kuda peliharan chen yu. hyaaakkk......hyaaaakkkkk suara jiao menunggang kuda meninggalkan kediaman chen yu.
namun prajurit menghadang jiao naa di pintu gerbang. jiao naa berfikir apa yang harus ia lakukan akhirnya jiao naa turun dari kuda dan menghadapi prajurit dengan kemampuan teakwondonya.
jiao naa merampas pedang dari salah satu prajurit. dia menghabisi semua prajurit yang menghadang dia, lalu jiao naa kembali menunggang kuda dan berhasil meninggalkan kediaman jendral besar chen yu.
**
"bagaimana ini apa yang harus aku lakukan" pelayan kebingungan.
"tolong....... tolong......tolong" pelayan meminta tolong.
__ADS_1
"ada apa bibi du kenapa berteriak begitu dan kenapa anda ketakutan" ucap xiao ding kaki tangan chen yu.
"anuuu anuuu tuan anuuuu jendral tuan jendral" ucap bibi du panik sehingga ia jadi gagap.
"anuu anuuu apaan bi kenapa panik dan jendral kenapa???" ucap xiao ding yg merasakan ada firasat buruk.
"jendral tuan jendral pingsan tuan dan lengan mengeluarkan banyak darah tuan saya takut tuan" ucap bibi du yang wajah nya sudah pucat karena takut.
" apa jendral pingsan???(kaget) sialan apa yang sebenarnya terjadi" ucap xiao ding segera berlari ketempat chen yu.
bersambung....
__ADS_1