Menembus Waktu Demi Cinta

Menembus Waktu Demi Cinta
Episode 3


__ADS_3

sesampainya di apartemen jiao naa langsung merapikan semua barang-barang yang dia bawa dari rumah. jiao naa tinggal di apartemen tidak sendiri ia selalu membawa salah satu pelayanya setiap ia liburan.


walaupun ia terkadang tidak pernah membawa pelayannya tapi kali entah kenapa dia membawa pelayan pribadinya.


setelah semuanya rapi jiao naa langsung mandi. setelah ia mandi jiao naa langsung membaringkan tubuhnya di ranjang dan ia pun tertidur sampai terlelap. melihat jiao naa tidak kunjung turun pelayan pun masuk ke kamar jiao naa dan melihat nona mudanya tertidur pulas sampai ia tidak tega untuk membangunkanya.


hari pun sudah berganti dari malam menjadi pagi, jiao naa langsung bangun dan mandi. setelah itu ia turun kebawah dan melihat sarapan sudah tersedia di meja makan.


"bi ayok makan bersama saya" ucap jiao naa.


"iyha nona muda" ucap pelayan. mereka pun sarapan bersana di meja makan. setelah sarapan jiao naa langsung berpamitan untuk jalan-jalan sama pelayannya.


jiao naa langsung memesan taksi online, tak lama kemudian taksi pesanannya datang dan ia pun langsung masuk. jiao naa langsung masuk taksi tersebut. jiao naa langsung mulai bertanya ke supir taksi mengenai museum yang ingin ia datangi.


"pak di kota jiangnan ini katanya ada museum tentang kerajaan gitu yha pak ?. soalnya saya pernah dengar kalau ada museum terkenal di sini..???" tanya jiao naa.


"iyha nona memang disini ada museum kerajaan yang terkenal dan banyak di kunjungi turis-turis asing. kalo nona mau kesana saya akan anterin nona." jawab pak supir.


"iyha pak saya mau kesana soalnya saya tertarik sekali dengan museum itu."ucap jiao naa.

__ADS_1


tak lama kemudian mereka sampai dimuseum kerajaan itu.


"terima kasih pak sudah anterin saya kesini"ucap jiao naa(sambil membayar uang ongkos taksinya).


"sama-sama nona"ucap sopir taksi(lalu pergi).


jiao naa langsung takjub dan kagum terhadap museum yang ada di depan matanya itu. jiao naa langsung kegirangan akhirnya ia bisa ke museum yang ia pernah impikan. dia pun langsung membeli tiket masuknya yang harganya Rp 350.000,- per orang. setelah itu ia masuk dan ia mulai melihat-lihat isi dari museum itu mulai dari senjata, pedang, tombak, tameng, dekrit kekaisaran dan masih banyak lagi.


jiao naa langsung menuju sebuah ruangan dimana ruangan itu merupakan ruangan peninggalan jendral legendaris pada masa kerjaan liao yin itu. tanpa pikir panjang jiao naa langsung masuk keruangan tersebut.


ia melihat banyak sekali orang yang takjub dengan jenderal chen yu. sama halnya seperti dia takjub dengan jendral itu.


" cantik sekali perempuan ini, walaupun sepertinya wajahnya mirip denganku tapi dia lebih cantik dan berwibawa. apakah dia perempuan yang di cintai oleh jenderal chen yu..?" ucap jiao naa dalam hati.


ia lalu memegang lukisan tersebut dan melihat ada tulisan di pojok kanan bawah. dimana tulisan tersebut menggunakan huruf yang rumit yang mungkin sebagian orang gak tau, tapi beda dengan jiao naa dia sudah mempelajari huruf-huruf yang rumit jadi ia tau huruf tersebut.


"dua cahaya bertemu di titik yang sama, dua hati yang terpisah kini bersatu kembali, rindu yang terpendam kini mulai terobati, masalah-masalah yang ada kini mulai terpecahkan, bintang-bintang kini mulai bercahaya bulan yang redup kini mulai menampakkan cahayanya, di bawah bulan dan di bawah bintang serta di bawah pohon sakura kita berjanji untuk selalu bersama dan tetap saling mencintai walupun waktu memisahkan kita. aku mencintaimu selalu" ucap jiao naa lantang sambil memegang lukisan itu.


tanpa jiao naa sadari ada cahaya putih yang menyilaukan pandanganya. perlahan-lahan jiao naa mulai terserap kedalam cahaya itu dan jiao naa pun berteriak karena ia tidak tau apa yang terjadi padanya.

__ADS_1


" aaaAAAAAAAAAAAA mama papa tolong jiao naa ...... apa-apaan ini kenapa aku bisa terserap kecahaya putih ini dan aku akan di bawa kemana AAAAAAAAAAAAA siapapun tolong aku!!!!" teriakan jiao naa yang sama sekali tidak di dengar oleh pengunjung yang lainya di museum itu.


"BOMMMMM" jiao naa terjatuh dari atas pohon.


"dasar cahaya sialan dan juga ini pohon sialan jadi sakit kan pinggang gue sama punggung gue gara-gara tu cahaya sama pohon. tapi tunggu dech kenapa gue bisa terseret ke cahaya itu yha dan cahaya apa tadi yha kenapa gue bisa langsung nyangkut di pohon dan terjatuh dari pohon" ucap jiao naa sambil kebingungan dan kesakitan.


ia terjatuh di halaman belakang rumah seseorang dan ia tidak tahu kalau dia telah melintasi waktu. tak lama kemudian ada prajurit datang dan menangkap jiao naa. mereka mengira kalo jiao naa adalah mata-mata yang di kirim musuh ke kediaman jendral mereka.


"ehhhh ehhhh apa²an ini kenapa gue di bawa sama orang-orang aneh ini. kenapa firasat gue gak enak yha" ucap jiao naa dalam hati kebingungan sambil menahan sakit di pungungnya.


" ehhhhh ini dimana...? gue mau di bawa kemana...? dan elo itu siapa....? mau menculik saya yha nanti saya panggilkan polisi dan kalian akan di penjara. woyyyy lepasin saya dasar orang aneh" teriak-teriak jiao naa.


"diam dasar cerewet...kamu akan kami bawa kehadapan jendral untuk di introgasi😒." ucap salah satu prajurit.


"heehhhhhh emang gue salah apa coba dasar tikus-tikus gak tau diri😤😤😤" celoteh jiao naa.


"nona tolong anda diam atau kami akan membuat kamu diam ngerti gakk" bentak salah satu prajurit.


bersambung.....

__ADS_1


__ADS_2