
chen yu semakin marah karena ia tidak terima akan syarat yang diajukan oleh jiao naa.
melihat ekspresi chen yu, xiao ding kasihan dan ia meminta agar temanya dikasih syarat yg lain. dan akhirnya jiao naa menyetujuinya.
"baik, aku akan ganti syarat tadi dengan kamu minta maaf kepada temanmu ini. bagaimana??" jiao naa.
"baiklah aku setuju" chen yu akhirnya mengeulurkan tanganya dan memintaa maaf kepada xiao ding.
mereka akhirnya duduk dikursi disatu meja. chen yu terus mengawasi gerak-gerik jiao naa. merasa diawasi jiao naa akhirnya pamitan undur diri menuju kekamarnya.
"baiklah aku mau kekamarku dulu mau istirahat, capek" jiao naa berdiri dari kursinya dan akan meninggalkan mereka semua.
"kenapa kau mau pergi duluan makanlah dulu, makananmu belum habis" chen yu mencoba menghentikan jiao naa.
"tidak aku sudah kenyang" jiao naa melangkah akan pergi menuju kamarnya.
namun disaat jiao naa berjalan melewati dia, chen yu meraih tangan jiao naa dengan cepat. jiao naa yang tadi berjalan maju kini berjalan mundur dengan cepat dan tidak seimbang.
akhirnya jiao naa jatuh tepat dipangkuan chen yu. mereka saling bertatapan satu sama lain tanpa berkedip. sedangkan chi zhi dan xiao ding hanya bisa melotot melihat mereka.
jiao naa dipangku chen yu dan tangan jiao naa memegang bahu chen yu dengan erat. mereka saling bertatapan mata sangat lama mengabaikan teman²nya.
chi zhi yang melihat mereka pun akhirnya mulai jahil.
"tuan mari kita pergi dan tinggalkan mereka disini daripada kita seperti nyamuk" ajak chi zhi.
"mari nona, aku juga merasa iri sama mereka" xiao ding akan pergi dan memegang tangan chi zhi.
__ADS_1
tiba-tiba jiao naa tersadar dan dia pun berteriak.
"Aaaaaaaaaaaaa kenapa aku berada dipangkuanmu" jiao naa segera berdiri dari pangkuan chen yu.
"bukanya kamu yang terjatuh dalam pangkuanku nona" chen yu menjawab jiao naa sambil tersenyum.
enak saja aku yang terjatuh dipangkuanya. kalau bukan karena dia menarik tanganku, mana mungkin aku terjatuh. dasar cowok modus.
batin jiao naa.
"heh aku juga bukan dengan sengaja terjatuh dalam pangkuanmu, kalau bukan kamu yang menarikku duluan." protes jiao naa.
xiao ding dan chi zhi bangkit dari kursi dan pergi meninggalkan jiao naa dan chen yu yang masih berdebat. xiao ding dengan sengaja menabrak jiao naa sehingga jiao naa jatuh dipelukan chen yu.
"maaf jendral kalo aku sengaja biar kalian berhenti berdebat". ucapan xiao ding dalam hati.
sementara xiao ding dan chi zhi pergi, jiao naa yang masih memeluk chen yu karena ulah xiao ding kembali menatap wajah chen yu.
kenapa ada perasaan pernah lihat wajah ini disuatu tempat yha??, tapi dimana ??. tapi pria ini cukup tampan juga. batin jiao na.
"nona apa kamu akan terus memeluk ku sambil duduk dipangkuanku. hehehe" chen yu.
namun jiao naa tidak merespon dia masih asik memandang wajah chen yu. para tamu dan pelayan mengawasu mereka dengan perasaan iri dan juga tersenyum.
"anak muda ini bermesraan didepan umum seperti sedang pamer saja. hahaha" ucapan salah satu pengunjung.
"tapi mereka serasi sekali bila disandingkan yang satu cantik dan satunya lagi menawan." timpal salah satu pengunjung.
__ADS_1
mendengar itu chen yu jadi merasa malu dan dia segera menepuk pundak jiao naa.
"nona lepaskan pelukanmu" chen yu menupuk pundak jiao naa dengan lembut.
"wajahmu tampan sekali tuan membuatku terpana" tanpa sadar jiao naa mengucapkan kata-kata yang membuat chen yu semakin malu.
"nona sadarlah, ihhhhh nona sadarlah" chen yu mencoba melepaskan pelukan jiao naa namun tidak bisa.
jiao naa memeluk chen yu dengan erat, akhirnya chen yu mencoba salah satu cara. chen mengecup bibir jiao naa dengan lembut. sontak kecupan itu membuat jiao naa tersadar.
"apa yang kau lakukan dasar sapi jantan" jiao naa segera bangun dan memarahi chen yu.
"nona kamu sendiri yang tidak mau melepaskan tanganmu dan aku mencoba menyadarkanmu dari pesonaku" ejek chen yu.
"tapi bukan dengan cara seperti itu juga , kenapa kamu harus mencium bibirku. seharusnya cukup dengan melepaskan tanganku saja kan. kenapa harus begitu." jiao naa semakin emosi.
"aku tidak mencium bibirmu nona aku cuman mengecupnya saja dan itu terasa sangat manis" jawab chen yu sambil terkekeh.
BOOOMM ucapan chen yu membuat pipi jiao naa merah karena malu sekaligus merah.
"apa kau bilang dasar sapi jantan tidak tau diri. kamu tau gak kalau aku itu.... aku..." ucapan jiao naa belom selesai sudah di sahut chen yu.
"kalau kamu pertama kali dicium oleh laki-laki di bibir. untung juga aku" sahutan chen yu membuat jiao naa semakin marah dan dia tidak peduli walaupun itu ditempat makan yang penuh dengan pengunjung.
plaaaaakkkkk jiao naa menapar chen yu. lalu pergi meninggalkan chen yu sendirian. chen tu hanya tersenyum melihat amarah jiao naa.
"ini sebenarnya juga cukup sebanding dengan ciuman pertama tadi." ucap chen yu.
__ADS_1
bersambung......