Menemukan Gadis Yang Sangat Mirip Denganku?

Menemukan Gadis Yang Sangat Mirip Denganku?
15


__ADS_3

Oleh sebab itu, Amelia hanya berkata, "Besok aku akan membawamu menemui saudara kembarku, tapi hari ini aku akan menginap di sini Jadi kau cari kamar lain untuk tidur karena aku akan tidur di kamarmu!!!"


Dani yang mendengar ucapan perempuan di depannya yang mengatur-ngatur di rumah orang benar-benar tercengang dan salut pada perempuan itu.


Tetapi ketika dia hendak meneriaki perempuan itu, pintu kamar tiba-tiba diketuk.


Tok tok tok...


💮💮💮


"Hah,, kalian berdua pasti baru saja bertengkar kan?" Tanya Anika yang jelas tahu kelakuan kedua orang itu ketika dia masuk ke kamar dan mendapati keduanya langsung terdiam maka mereka pasti baru saja bertengkar.


Hal seperti itu sudah seringkali dijumpai oleh Anika terhadap kedua orang itu yang tak pernah akur jika mereka ditinggal berdua saja.


Tetapi Amelia langsung tersenyum pada tantenya, "tidak seperti itu, kami hanya berdebat tentang sesuatu saja. Oya tante, Malam ini aku akan menginap di sini, dan Dani sudah setuju Kalau aku akan menggunakan kamarnya." Ucap Amelia yang jelas tahu bahwa jika dia meminta izin pada tantenya maka dia akan langsung diizinkan dan pria yang ada di depannya tak akan bisa berkutik apapun lagi ketika Anika sudah memberinya izin!!!


Sementara Dani yang mendengar Ucapan Amelia yang benar-benar tidak tahu malu langsung melototkan matanya menatap Amelia.


Perempuan lancang, perempuan yang paling menyebalkan di dunia dan perempuan yang membuatnya merasa stres setiap kali bertemu.

__ADS_1


Tetapi Amelia tidak menghiraukan pria itu dan hanya tersenyum pada tantenya.


Anika yang melihat ekspresi putranya hanya ikut tersenyum sambil berkata, "Baiklah, kalau begitu tante akan mengganti sprei dan selimut di sini."


Amelia dengan antusias menganggukkan kepalanya, "tentu saja Tante, aku tidak ingin menggunakan bekas selimut dan sprei milik pria ini karena dia sangat jorok dan bau!!!" Ucap Amelia sambil terkekeh memandang sinis pada pria di depannya.


Itu adalah balasan untuk pria di depannya karena tadinya pria itu juga sudah menghinanya, jadi sekarang mereka impas 1-1!!!


"Kau!!! Aku akan menjadikanmu sate kambing nanti!!!" Geram Dani dengan suara yang pelan mengandung kemarahan karena tentunya dia akan dimarahi oleh ibunya Jika dia memarahi perempuan itu menginap di rumahnya.


Tetapi Amelia hanya tersenyum senang lalu perempuan itu kemudian bersikap seolah-olah tidak terjadi apapun dan lanjut makan.


Baru saja pintu kamar tertutup, maka Dani langsung menggebrak meja dengan kesal lalu menatap Amelia sambil berkata, "Kau benar-benar menyebalkan, lihat nanti aku tidak akan membantumu mengawasi pria itu!!!"


Amelia yang mendengarkan kini tersenyum mengejek, "kalau kau tidak mau membantuku, maka setiap hari aku akan tinggal di sini dan kau harus merelakan kamarmu ini untuk ku pakai setiap hari!!!" Ucap Amelia dan dengan tegas kembali membuat Dani menggertakan giginya.


Tidak ada jalan baginya untuk terus bertengkar dengan perempuan itu, jadi dia hanya berpasrah saja lalu dia memaksakan dirinya untuk mulai makan.


Sementara Amelia yang melihat itu hanya bisa tersenyum dan dia merasa puas dengan pria di depannya, jadi pada hari itu Amelia benar-benar menginap di tempat itu dan bahkan pada malam hari dia masih berada di balkon bersama dengan teropong milik Dani yang ia ambil.

__ADS_1


Sementara saat itu, Dani berdiri di samping perempuan itu dan memperhatikan Amelia yang tampak cantik di bawah cahaya rembulan Dan rambutnya yang berkibar karena angin malam membuat pria itu semakin terpesona.


"Hah,,, sama sekali tidak ada hal yang kudapatkan kecuali kedua orang itu yang terus berada di dalam kamar untuk bercinta!! Dasar pria tua mesum!!" Gerutu Amelia akhirnya melepaskan teropong dari kedua matanya lalu perempuan itu duduk menatap pria yang tampak menatapnya dengan serius.


"Kenapa kau melihatku begitu? Kau masih marah ya karena aku memaksamu untuk mengawasi rumah itu?" Ucap Amelia yang melihat pria di depannya benar-benar memperhatikannya dengan tenang.


Tetapi meski pria itu terlihat sangat tenang, namun Amelia tentunya tidak bisa tertipu dengan sikap pria itu, sebab pria itu memang memiliki kebiasaan seperti itu saat Dani sedang merencanakan sesuatu untuk mengerjainya.


Tetapi Dani menggelengkan kepalanya lalu dia juga ikut duduk menatap Amelia, "aku hanya berpikir, bagaimana bisa perempuan sepertimu memiliki seorang kembaran dan aku sangat penasaran Bagaimana rupa kembaranmu itu. aku hanya membayangkan bahwa kembaranmu mungkin akan lebih cantik darimu," ucap Dani yang kini berasa bahwa mungkin yang dikatakan Amelia itu memang benar sebab tadi ketika dia berteleponan dengan tantenya, tantenya sama sekali tidak khawatir dan sama sekali tidak menanyakan tentang sikap Amelia yang tiba-tiba mengawasi sebuah rumah.


Sementara Amelia, ia langsung tersenyum sambil mengingat kembarannya.


"Hah,,, harusnya aku mengambil satu foto miliknya yang ada di kamarnya ketika aku di luar negeri, dan dia sangat cantik. Aku melihat ada beberapa fotonya bermain piano, Jadi aku yakin dia pasti sangat lembut dan pasti sangat pandai memainkan jari-jari lentiknya di atas tuts piano." Ucap Amelia dengan ekspresi yang terlihat begitu bahagia mengingat kembarannya yang sedang ia ceritakan.


Dani yang mendengar ucapan perempuan itu hanya bisa terdiam, karena dia tak menyangka bahwa ternyata Amelia akan berkata seperti itu sebab awalnya dia pikir bahwa perempuan itu akan marah terhadapnya, tapi ternyata yang terjadi malah sebaliknya.


@info


Terima kasih terus setia membaca novel ini, semoga kalian terus suka ya....! Jangan lupa like, komen dan follow otor agar mendapat follow back dari otor, supaya kita bisa saling mengirim pesan. jangan lupa juga melihat novel otor yang lain, apa lagi novel tamatnya ya... silakan buka profil otor untuk melihatnya...❤️❤️❤️

__ADS_1


__ADS_2