
Melihat itu, David kemudian menghela nafas, lalu dia berkata, "putri kami juga diadopsi dari seorang dokter kandungan yang menawarkan anak adopsi dengan harga 1 miliar."
Ucapan ayahnya benar-benar membuat Amelia terkejut hingga perempuan itu melototkan matanya karena tak percaya bahwa ternyata dia bukanlah anak kandung dari kedua orang tuanya melainkan hanya anak adopsi yang dibeli dengan harga 1 miliar.
"Apa?!" Amelia terdiam di tempatnya dengan wajah tercengang nya.
💥💥💥
Rosiana yang melihat putrinya seperti itu langsung menatap putrinya sambil berkata, "Kami memang mengadopsi mu, tapi kau adalah Putri kesayangan kami, kami tidak pernah menganggapmu sebagai putri yang diadopsi atau yang dibeli, karena kau adalah putri kami yang merupakan anak kami yang paling tersayang."
Ucapan ibunya benar-benar membuat Amelia menangis lalu dia memeluk perempuan itu dengan erat sambil terisak keras.
"Hiks,, hiks,, ibu!!" Amelia menangis dengan rasa marah dan sedihnya, karena tentunya dia marah kepada kedua orang tuanya yang telah menjualnya seharga 1 miliar dan memisahkannya dari seorang gadis yang kemungkinan besar adalah saudara kembar identiknya.
Tetapi dia juga merasa haru dan bersyukur karena dia diadopsi oleh orang yang sangat menyayanginya, bahkan lebih bersyukur lagi ketika dia mengingat bahwa Abigail dan suaminya juga sangat menyayangi Putri mereka hingga dia berpikir bahwa jika dia memiliki saudara kembar identik maka perempuan itu juga memiliki keluarga yang hangat dan bahagia dan tidak pernah kekurangan kasih sayang.
__ADS_1
Semua perasaan itu dituangkan Amelia dalam tangisannya yang sangat keras dan pelukan yang erat terhadap ibunya, Rosiana.
Simon dan istrinya yang melihat itu juga merasa sedih, tetapi mereka sekarang merasa cemas dengan Putri mereka hingga Simon menatap David yang masih tampak tenang meski terlihat jelas bahwa mata pria itu berkaca-kaca.
"Kami kehilangan putri kami di sebuah hutan ketika kami sedang melakukan camping di sana. Saat kami mencarinya, kami malam menemukan Amelia di bawah jurang lalu menyelamatkan dia dan membawa dia ke luar negeri, Karena berpikir bahwa dia adalah putri kami. Untungnya dia tidak terluka para, hanya ada beberapa luka lebam di tubuhnya tetapi dokter mengatakan bahwa luka itu tidak sampai mengancam nyawanya." Ucap Simon langsung membuat David mengganggukan kepalanya.
"Kalau begitu, kita harus kembali menyusuri hutan, Mungkin saja dia masih ada di sana dan tersesat," ucap David langsung diangkuti oleh Simon dan istrinya.
Amelia pun menyekah air matanya lalu dia menatap ibunya sambil berkata, "aku baik-baik saja bu tapi mungkin saja gadis yang hilang di hutan itu adalah saudara kembarku jadi bolehkah kita pergi mencarinya juga?"
Rosiana langsung menganggukkan kepalanya, "tentu saja sayang kita pergi mencari dia," ucap Rosiana kemudian semua orang itu bersiap-siap untuk mencari gadis yang hilang di hutan.
Semua orang menghentikan langkah mereka lalu melihat seorang polisi turun dari mobil dan menghampiri mereka.
"Apakah ini rumah tuan David?" Tanya salah seorang polisi langsung diangguki oleh David.
__ADS_1
"Ya benar, saya yang bernama David, tapi ada apa ini?" Tanya David yang merasa bingung dengan kedatangan orang-orang itu.
"Ada seorang gadis yang tersesat di hutan dan kami menemukan bahwa laporan orang hilang yang anda laporkan beberapa waktu yang lalu sama dengan ciri-cirinya, Jadi kami datang kemari untuk memastikannya." Ucap polisi itu menyerahkan sebuah dompet yang merupakan dompet dari perempuan yang mereka temukan di hutan.
"Ini adalah dompet yang kami temukan di tubuh gadis itu, dan ada juga kalung," ucap polisi itu memperlihatkan sebuah kalung langsung membuat Abigail mengambil barang itu dan menangis tersedu-sedu.
"Hiks,, hiks,, ini barang Putri kita!!" Ucap perempuan itu langsung memeluk suaminya.
"Benar,, ini barang putri kami, tapi, di mana dia?" Tanya Simon pada sang polisi langsung membuat polisi kebingungan.
Tetapi pria itu langsung menganggukkan kepalanya dan berkata, "dia ada di rumah sakit."
Setelah mendengar ucapan polisi, maka semua orang itu bergegas menaiki mobil lalu pergi ke rumah sakit xx untuk melihat gadis yang mirip dengan Amelia.
Begitu tiba di rumah sakit, Amelia yang ikut bersama kedua orang tuanya ke dalam ruangan melihat seorang gadis yang benar-benar mirip dengannya, bahkan sangat kebetulan bahwa saat itu rambut mereka memiliki potongan yang sama persis.
__ADS_1
@info
Terima kasih terus setia membaca novel ini, semoga kalian terus suka ya....! Jangan lupa like, komen dan follow otor agar mendapat follow back dari otor, supaya kita bisa saling mengirim pesan. jangan lupa juga melihat novel otor yang lain, apa lagi novel tamatnya ya... silakan buka profil otor untuk melihatnya...❤️❤️❤️