Menemukan Gadis Yang Sangat Mirip Denganku?

Menemukan Gadis Yang Sangat Mirip Denganku?
41


__ADS_3

"Pemirsa, kasus perdagangan anak yang dilakukan oleh Irfan Madagani telah melalui putusan akhir, dengan ke-50 tersangka telah mendapat putusan hakim untuk hukuman mereka masing-masing. Sementara untuk dokter Irfan sendiri, dan istrinya telah diputuskan mendapatkan hukuman penjara seumur hidup,," ucap sampai membawa acara dari dalam TV langsung membuat Rosiana cepat-cepat mematikan TV saat melihat bahwa Amelia dan Herdiana telah turun dari lantai 2.


"Kalian sudah mau pergi?" Tanya Rosiana.


Amelia menganggukkan kepalanya sembari mendekati Ibunya dan memeluk perempuan itu, "kami sudah mau pergi, aku akan tinggal di sana selama satu minggu lalu kembali lagi ke mari. Ahh,,, Tolong berikan ini pada Dani," ucap Amelia menyerahkan sebuah amplop yang berisi tulisan tangannya untuk pria itu.


Amelia mengambil amplop itu, lalu dia kembali memeluk putrinya dengan lembut dan juga memeluk Herdiana.


"Kalian hati-hati lah di jalan, Maaf Ibu tidak bisa mengantar kalian," ucap Rosiana diangguki oleh Herdiana dan Amelia.


Setelah berpamitan pada Rosiana, kedua saudara kembar itu lalu meninggalkan kediaman keluarga Amelia dan mereka pergi ke bandara untuk berangkat ke luar negeri.


Baru saja keduanya berangkat ketika mobil Dani tiba-tiba saja sampai di rumah tersebut membuat Rosiana menatap pria itu.


"Tante, Aku mau bertemu dengan Amelia, Apakah dia ada di dalam?" Tanya Dani.


"Kau terlambat, dia dan Herdiana sudah berangkat ke bandara untuk pergi ke luar negeri, dia menitipkan ini untukmu," ucap Rosiana menyerahkan amplop pemberian Amelia.


Setelah menerima amplop itu, Dani kemudian membukanya tetapi ketika dia mengingat bahwa perempuanmu itu mungkin akan naik pesawat sebelum tiba di bandara maka dia langsung berpamitan pada Rosiana dan mengejar mobil kedua perempuan itu.


Broommm.....


Bipp....!


Bipp....!

__ADS_1


Pria itu merajukkan mobilnya dengan kecepatan tinggi dan mengakson mobil-mobil yang ada di depannya supaya cepat-cepat memberinya jalan.


dia tidak mau ketinggalan perempuan itu, dia ingin mengatakan perasaannya pada perempuan itu sebelum perempuan itu pergi ke luar negeri sebab Dani tidak tahu sampai kapan perempuan itu akan berada di luar negeri bersama dengan saudara kembarnya.


Akhirnya, saat tiba di bandara Dani cepat-cepat memasuki bandara untuk mencari dua saudara kembar yang akan ke luar negeri.


"Dimana mereka?" Ucap Dani sembari memperhatikan jadwal penerbangan lalu pria itu kemudian berlari lagi ke arah loket pemeriksaan tiket.


"Dimana mereka??" Ucap Dani menggertakan giginya sembari menatap sekelilingnya, namun dia tidak menemukan kedua perempuan itu.


Maka akhirnya, pria itu memutuskan untuk mencari lebih lama lagi sampai akhirnya dia merasa menyerah setelah menyadari bahwa dia sudah berkeliling selama 15 menit namun belum menemukan mereka berdua.


Maka Dani kemudian terduduk di sebuah kursi tunggu dan menyekah keringatnya yang sudah bercucuran.


Tiba-tiba seorang perempuan datang menghampirinya sembari menyerahkan sebuah sapu tangan langsung membuat Dani mendongak dan menatap bahwa ternyata itu adalah Amelia.


"Kau bau keringat tahu!!" Geram Amelia mendorong pria itu sembari memecingkan matanya menatap pria di depannya.


"Pakai ini!" Kata Amelia menyerahkan sapu tangan langsung membuat Dani cepat-cepat mengambil sapu tangan itu dan menyekah keringatnya.


Sembari melihat pria di depannya mengelap keringatnya sendiri, maka Amelia berkata, "kau ini, Aku hanya pergi satu minggu ke rumah tapi kau mengejarku ke bandara seperti orang yang--"


"Karena aku belum mengatakan perasaanku padamu jadi aku harus menyusulmu!!" Sela Dani sembari mengeluarkan sebuah kotak dari sakunya lalu menyerahkannya pada Amelia.


"Itu,, kau akan terlambat kalau masih tinggal lebih lama lagi," ucap Dani lalu pria itu kemudian bergegas pergi meninggalkan Amelia sebab Dia merasa begitu malu.

__ADS_1


Amelia yang mendengar ucapan pria itu terdiam beberapa saat di tempatnya sebelum dia menatap kota kecil yang ada di tangannya lalu dia kemudian membukanya.


Sebuah kalung dengan liontin cincin berada di sana membuat perempuan itu tersenyum menyimpan kotak itu lalu dia kemudian kembali menemui kembarannya dan mereka mengantri untuk pemeriksaan tiket.


Sementara itu, Dani yang kembali ke mobilnya, Dia yang mukul-mukul setir mobil dengan perasaan kesel.


'Aku gila!!! Harusnya tadi aku berlutut di depannya, dan harusnya Aku tidak langsung pergi begitu saja!!' gerutu Dhani pada dirinya sendiri yang mana Dia merasa bahwa dia benar-benar menjadi pria yang paling menyebalkan.


Tetapi, ketika dia menoleh ke samping dia melihat surat dari Amelia yang diberikan oleh Rosiana padanya, lalu pria itu kemudian membukanya.


Dia membaca isi surat itu selama beberapa saat sampai akhirnya dia berteriak sangat keras.


"ahhhh!!!!" Teriakan pria itu langsung memancing semua orang untuk melihat ke arah mobil Dani.


Sementara dan itu, pria itu terus saja berteriak setiap kali dia membaca satu kalimat terakhir pada surat Amelia yang berkata, *Terima kasih. Aku mencintaimu!*


...TAMAT...


...🍣...


...🍣...


...🍣...


@info

__ADS_1


Terima kasih terus setia membaca novel ini, semoga kalian terus suka ya....! Jangan lupa like, komen dan follow otor agar mendapat follow back dari otor, supaya kita bisa saling mengirim pesan. jangan lupa juga melihat novel otor yang lain, apa lagi novel tamatnya ya... silakan buka profil otor untuk melihatnya...❤️❤️❤️


__ADS_2