
"Kenapa belum makan? Nanti kau akan sakit!"ucap Dinda khawatir.
"Aku tidak akan makan sebelum kau makan!"ucap Raka. "Berapa lama aku disini?"tanya Dinda. "Eumm....baru 9 jam kamu disini"ucap Raka. "Apa! Jadi kau belum makan sama sekali?"tanya Dinda khawatir. Karena Dinda tau Raka paling tidak bisa menahan lapar, dia memiliki maag. "Iyah"sahut Raka. Tiba\-tiba BRUKK....
Raka terjatuh, Dinda yang panik langsung teriak dan memencet tombol yang ada disamping ranjangnya. "Dokter.....dokter....dokter...."teriak Dinda histeris. Dokter dan suster pun langsung keruangan Dinda dan membawa Raka untuk diperiksa. Dinda yang dibantu suster naik kursi roda untuk melihat keadaan Raka \(tentu saja dengan susah membujuk suster\). Setelah menunggu beberapa lama dokternya meminta Dinda untuk ikut keruangan nya.
Didalam ruangan dokter
__ADS_1
"Ada apa dok? bagaimana keadaan suami saya?"tanya Dinda khawatir. "Begini nona keadaan pasien sangat membingungkan. Disatu sisi dia pingsan karena belum makan dari pagi. Disisi lain setelah saya memeriksa detail ada yang salah dengan diri pasien"ucap dokter panjang lebar. "APA MAKSUDMU DOKTER!!!"teriak Dinda histeris. "Nona tenang dulu jangan seperti ini nanti keadaan nona akan semakin memburuk. Untuk pasien saya akan mendatangkan psikiater untuk memeriksa nya lebih lanjut"ucap dokter menenangkan Dinda. "Baiklah berapapun biayanya saya akan membayar nya asalkan ada berita lengkap tentang kesehatan suami saya"ucap Dinda lihir. "Baiklah nona silahkan anda kembali keruangan anda"ucap dokter. Dinda langsung pergi keruangan nya dengan dibantu suster. Apa yang harus aku lakukan?ada apa dengan Raka?Tuhan kenapa kau memberikan ku cobaan seberat ini batin Dinda berteriak.
SATU MINGGU KEMUDIAN
__ADS_1
"Raka,,,ucap Dinda lihir. "Di...Din....Dinda"teriak Raka \(wkwkwk udh kyk senetron:v\)berlari memeluk Dinda yang berada didepan pintu masuk ruangan rawat nya. "Ka...kamu dari mana saja?kenapa tidak menjengukku?apa kamu membuang ku?tanya Raka beruntun. "Hei apa yang kau katakan hm? Mana mungkin aku meninggalkan mu?aku tidak meninggalkan mu saat itu aku juga sakit kita dirawat ditempat yang sama hanya berbeda ruangan saja"jelas Dinda sambil mengusap air mata Raka.
"Eum...ehem Nona boleh kita bicara sebentar?"tanya dokter sopan. "Baiklah,,,Raka aku harus berbicara sebentar dengan dokter kamu tunggu sebentar disini ya?"ucap Dinda sambil memeluk Raka. "Huh! Baru saja bertemu kau sudah ingin pergi lagi,,,ucap Raka pergi menuju ranjang rumah sakit"pergilah sana tidak ush kembali juga tidak apa\-apa"lanjut Raka sinis. Ngambek? hahaha lucu sekali dia. Aku kerjain sedikit gpp kan?batin Dinda. "Baiklah aku akan pergi sampai jumpa jaga dirimu baik\-baik karena aku tidak akan mengurusi mu lagi. Bye..."ucap Dinda pura\-pura pergi. "Apa yang kau lakukan!"teriak Raka meloncat dan berlari memeluk Dinda. "Kau jgn pergi...hiks....aku tidak mau sendiri lagi...hiks"tangis Raka pecah. "Hei aku hanya bercanda sayank, aku hanya akan pergi keruangan dokter sebentar kau tunggu sini yah nanti aku balik lagi oke?"ucap Dinda sambil mengecup singkat bibir Raka. "ta...tapi..
oke temen-temen ditunggu kelanjutannya yah
jangan lupa like,komen,tambah ke favorit,vote juga nih karena vote kalian menjadi semangat untuk aku melanjutkan ceritanya. author sayank kalian guys😘
__ADS_1
salam hangat
~•dinda•~