Mengapa Harus Aku Yang Tersakiti

Mengapa Harus Aku Yang Tersakiti
#3


__ADS_3

Hallo guys apa kabar kalian? semoga kalian semua sehat selalu ya dan selalu dilindungi oleh yang maha kuasa. jangan lupa like dan komen😘


~•dinda•~


Hari ini, Raka menepati janjinya. Hah? janji? entahlah, aku tak tahu harus menyebut itu janji atau bukan. Yang pastinya Raka menepati ucapannya untuk menemaniku pergi ke rumah sahabatku.


setelah menempuh perjalanan yang sangat-sangat dekat itu. Aku dan Raka pun sampai di rumah sahabatku beserta suaminya. tak ada rasa ragu, aku pun langsung menekan tombol bel yang ada didekat pintu rumah mereka. lama sekali, begitu luas kah rumah mereka hingga berjalan menuju pintu depan aja begitu lama, begitu pikirku. Aku pun menekan bel nya lagi tanpa perasaan. Ku tekan cepat tombol bel itu hingga aku yakin didalam rumah mereka pasti berisik.


Ting...tong...(bunyi bel)


"Sebentar, "kata orang yang ada didalam rumah.


"Eh, Dinda apa kabar? oh my God Aku nggak nyangka Kamu pulang. Aku kangen banget sama Kamu, "kata orang yang membuka pintu yang tak bukan adalah kak Vinezz sambil memelukku erat.


"Halo, kabarku baik dong, gimana kabar kakak dan keponakanku? "tanya ku tersenyum. setelah sebelumnya menyapa kak Vinezz


"Baik kok, oh ya ini siapa, Din? boleh kali kenalin ke Aku, "kak vinessa mulai menggoda ku.


"Eh... mas, kok masih di sini? kan saya tadi sudah kasih duitnya? "ucapku santai pura-pura terkejut melihat Raka dibelakang ku. Tanpa memperdulikan tatapan Raka yang sangat mengintimidasi. huh! mengerikan, batin ku.


eh gila gue diakuinya tukang ojek yang nyamar jadi pacarnya, awas aja nanti😏,batin Raka.


"hallo ternyata lu gak inget gw yah," kata Raka sambil sekilas berjabat tangan.


"eh emang kamu siapa?" tanya kak vinessa kebingungan.


"tuh kan yank gak bakal ad yang inget sama kamu"kataku sambil tertawa berbahak-bahak.


"oh yah mana 50k nya dan aku boleh makan ice cream kan"kata ku.


~•Flashback on•~


Sebelum kermh kak vinessa "yank taruhan yuk kalo kak vinessa inget aku hadiahnya aku dapet jatah yah tar malem tapi klo kak vinessa gak inget aku kamu dapet 50k dan boleh makan ice cream yang kamu mau, berani gak?" Kata Raka.


"ayokk siapa takut lagi juga siapa yang mw nginget kamu," kata Dinda dengan sinis.


"deal?" Kata Raka menjulurkan tangan.


"oke deal" kata Dinda sambil berjabat tangan dengan Raka.


~•Flashback off•~

__ADS_1


"Iyah-iyah boleh tapi cuma dua cup aja" kata Raka yang sudah ketakutan klo Dinda makan ice cream yah memang Dinda sangat menyukai ice cream dan klo dibolehkan makan ice cream Dinda gak inget kondisi.


"ehem... tamunya gak diajak masuk yank kasian loh anak orng berdiri," kata kak Randy.


"oh Iyah ayok masuk-masuk," kata kak vinessa.


"mau minum apa?" Tanya kak Vinessa.


"apa aja" kata ku dan Raka.


"oh oke aku buatkan dulu"kata kak Vinessa.


"eh aku ikut yah"kata ku.


"gak usah," kata kak vinessa.


"ayolah"kataku memohon.


"hmm...ywdh ayok"kata kak vinessa.


Di dapur


"loh jadi Kaka beneran gak tau dia siapa? Aku kira kakak cuma bercanda doank tadi" kataku.


"jeh ngapain kakak pura-pura gak tau"kata kak vinessa.


"oh Iyah juga yah hehehe, itu Raka"kataku santai.


"jeh si Oneng, Raka mana?"kata kak Vinessa.


"emng Raka mana lagi yang aku kenal?"tanya ku.


"itu Raka orng yang kamu pernah suka dlu?" Kata kak vinessa terkejut.


"Iyah sebenernya masih suka sih sampai sekarang hehehe"kataku.


"huuh dasar oh yah udh berapa lama sama dia?"tanya kak vinessa.


"baru empat bulan"kataku santai (btw kehamilan Dinda baru satu bulan yah guys) "terus om smaa Tante dh tau klo kamu pacaran sama dia?"tanya kak vinessa.


"yah udh lah"kata ku.

__ADS_1


"malah sampai dijodohin"lanjutku tapi sambil bergumam hampir tidak terdengar.


"APA!!"kata kak vinessa.


"apaan dah?" tanyaku.


"kmu beneran dijodohin dengan dia?"kata kak vinessa.


"hmmm"aku hanya berdehem.


"yaudah ah ayok trus temenin aku beli makan"kataku mengalihkan pembicaraan.


"lah kenapa harus kakak kan ada pacar kamu?" tanya kak vinessa heran.


"sama kakak aj dan juga aku sambil nanya-nanya ke kakak soalnya banyak yang harus aku tanyain ke kakak"kataku.


"hmm yaudah kakak bilang ke Randy dulu," kata kak vinessa.


Sesampainya diruang tamu


~•vinessa•~


Aku menyuruh yang lain untuk minum "ayok diminum dlu"tawarku "iyah makasih"kata Raka & Randy "sayank aku boleh gak temenin Dinda beli makan?"tanya ku "ngapain kan ad pacarnya?"kata Randy "gpp lah sayank aku mw kangen²an dlu sama Dinda"kataku "hmm ywdh gpp tapi bentar aj"kata Randy "oke"kataku sambil mengacungkan jempol "ayok kak"kata Dinda "ayok tapi naik motor siapa?"tanyaku "naik motor Raka aja kak"jawab dinda.


~•dinda•~


"Sayank mana kunci motornya?"tanyaku "ini"kata Raka "makasih yah"kataku "hmmm tumben, Iyah smaa² tapi kak vinessa yang bawa motor jangn kamu”kata Raka “iya²”kataku, tapi sampai didepan aku yang mengendarai motor.


Diperjalanan


~•dinda•~


"Kak"kataku "Iyah knp? oh yah tadi kamu mw nanya apa?" Kata kak vinessa "Aldy masih kermh kak vinessa?"Tanyaku "masih kyknya entar juga dia kermh kakak lagi deh"jawab kak nessa "klo Rvin kak?"tanyaku "yah masih lah beb dia kan temennya Randy mungkin hampir tiap hari dia kermh"kata kak vinessa "owh ywdh kita mw beli makanan apa?"tanyaku "lah kan yg mw makan kamu nanya ke aku"kata kak vinessa "kakak gak mw? aku traktir loh"kataku sedikit menggoda "kita beli richeese aj yokk"kata kak vinessa "ywdh ayok" kataku langsung melajukan motor ke tempat rich**se.


Haii guys maaf yah klo banyak typo yang bertebaran jgn lupa like,komen,share, tambahkan kefavorit,dan vote yah.


Salam hangat dari


~•strawberry mangga apple•~


Bye...bye...bye..

__ADS_1


__ADS_2