
gw kangen sama lu Din lu mw gak jdi pacar gw?"tanya Rvin what the... Gak punya otak yah tuh orng. Klo Raka tau abis dia. "Oh, tentu saja..."kata gw " DINDA SILSILIA KURNIAWAN PRATAMA!!!!!".
.
.
.
.
.
~•dinda•~
****** gw pasti dia salah paham nihh. Gw langsung menengok ke belakang dan benar saja Raka ad dibelakang sambil menggendong Caroline. "Kaa aku bisa jelasin"kata gw "pulang..."kata Raka dingin aduhh marah banget pasti nih dia. "Aku bisa jelasin kaa..."kata gw sedikit menunduk "PULANG!!!!"teriak Raka dan dia langsung membalikan badannya untuk plng. Gw yang kaget dengar Raka teriak kyk gitu langsung menyusul nya. Sebelum menyusul gw berpamitan dlu "kak gw pulang dlu yah gawat nih"kata gw ke kak vinessa "dan Lo sampai kapanpun gw gak akan mau jadi pacar Lo"kata gw dingin sambil menunjuk ke Rvin.
#singkat cerita
~•author•~
__ADS_1
Dinda yang baru pulang melihat ruang tamu kosong langsung pergi ke kamar. Dia terkejut melihat Raka sedang duduk dilantai menangis sambil memangku Caroline. Tiba² ada bulir bening menetes ke pipi Dinda "kaa..."ucap Dinda lihir, Raka dengan tatapan kosong menengok ke Dinda sekilas lalu, berdiri menggendong Caroline menuju kamar sebelah.
Dia menidurkan Caroline di tempat tidur dan mengganjal bantal² agar Caroline tidak jatuh.
ia balik lagi ke kamar dan mencuci muka lalu dia naik ke ranjang. Dinda langsung menyusul Raka untuk menjelaskan apa yng terjadi. "Ka... Aku mohon denger dulu"kata Dinda "heh...mau denger apa lagi? Hah?denger klo kamu telah menerima dia gitu? Cihh"Raka berdecihh dan menatap sinis "engga gitu kak, aku mohon denger dlu"kata Dinda tiba² kepala Dinda terasa pusing tapi dia menahannya.
"Besok surat cerai nya akan segera sampai setelah itu kamu bebas"kata Raka "kok kamu ngomong nya gitu sih, aku gak mau cerai sama kamu. Nanti anak bagaimana nasib anak kita? aku gak mau nanti dia di ejek teman-teman kalau dia tidak punya ayah"kata Dinda "soal anak nanti setelah kamu melahirkan dia akan ikut aku. Dan kamu bebas mau nikah dengan siapa pun juga"Raka tersenyum sinis lalu pergi. Sebelum Raka pergi tiba² pengelihatan Dinda menjadi kabur "Raka ak...." BRUKKK Dinda pingsan.
Raka yang mendengar suara orng jatuh langsung menengok ke belakang.
Dia kaget melihat Dinda yang tergeletak dilantai, digendongnya Dinda ke ranjang. Raka menggenggam tangan Dinda yang semakin lama semakin dingin. Diambilnya minyak angin lalu dioleskan ke tangan dan kaki Dinda.
~•DINDA POV•~
Matahari mulai terbenam, kepala ku sedikit pusing dan ada yang menggenggam erat tanganku. Ku lihat ada Raka yang tertidur sambil menggenggam tanganku. Aku tersenyum getir apakah aku harus merasakan sakit hati lagi melihat kamu sama wanita lain saat kita sudah bercerai nanti?batinku dengan meneteskan air mata. "Emm...sayang kamu udh bangun?" Mendengar Raka berbicara aku langsung menghapus air mataku.
Hufffttt..... aku membuang nafas kasar "ka kamu mau kita cerai kan? Oke....aku setuju! tapi anak ini akan tetap jadi anak aku dia kaan ikut aku dan kamu tenang aja aku gak bakal muncul lagi dikehidupan kamu!!!"kataku dingin. JDARRRR.... bagaikan kesambar petir darah Raka seketika berdesir.
"mmm...maksud kamu apa?"tanya Raka "loh kok maksud aku apa? Aku hanya menyetujui apa yang kamu mau. Kamu mau pacaran/nikah sama bitch² diluaran sana aku udh gak perduli,atau kamu mau nikah sama MANTAN kamu juga aku gak perduli."kata ku sambil menekankan kata "mantan".
__ADS_1
"tap..."sayank.....aku pulang....."
Deg~
Deg~
Deg~
Hai temen² aku udh up nih. Jangan lupa like,komen,tambah ke favorit,kasih bintang ⭐⭐⭐⭐⭐,dan vote yak. Terimakasih
Salam hangat dari
~•dinda•~
😚😚😚
__ADS_1