Mengejar Cinta Berujung Tragedi

Mengejar Cinta Berujung Tragedi
Chapter 17 - Belajar Berjama'ah ?


__ADS_3

Setelah beberapa saat mereka akhirnya sampai dikediaman keluarga Maheswara.


Varo turun terlebih dahulu untuk membukakan pintu Rena.


"Silahkan tuan putri." Ujar Varo yang membukakan pintu untuk Rena sambil tersenyum lembut.


"Kumat kamu Var, ngomong ngaco lagi." Ujar Rena yang keluar dari mobil dan berjalan dulu meninggalkan Varo.


Varo menutup pintu mobil dan menyusul Rena yang berjalan masuk kedalam rumah terlebih dahulu.


"Assalamu Alaikum, Rena pulang ayah bunda." Ujar Rena yang masuk terlebih dahulu dan mendapati kedua orang tuanya masih terjaga untuk menunggu Rena pulang diruang tamu.


"Wa'alaikum Salam." Ujar Bryan dan Aqilla bersamaan sambil melihat kearah pintu.


"Loh mana Varo sayang ?" Tanya Aqilla.


"Lagi nutup pintu mobil bun." Jawab Rena sambil mencium tangan kedua orang tuanya secara bergantian.


Tidak begitu lama, orang yang dibicarakan masuk kedalam rumah.


"Assalamu Alaikum om tante." Ujar Varo yang menghampiri Bryan dan Aqilla sambil mencium tangan kedua orang tua Rena.


"Wa'alaikum Salam Var, sini-sini duduk dulu." Jawab Bryan dan Aqilla bersamaan dan Aqilla menyuruh Varo untuk duduk terlebih dahulu.


"Iya tan makasih, tapi Varo mau izin langsung pulang tan, soalnya mommy nunggu dirumah sama Varo belum sholat isya'." Ujar Varo sambil tersenyum.


"Oalah gak sholat disini aja dulu Var, sekalian jama'ah sama Rena, kan Rena pasti juga belum sholat isya', itung-itung belajar jama'ah bareng kalian, siapa tau kalau kamu memang jodohnya Rena Var." Ujar Aqilla yang menggoda Varo dan Rena, sambil tersenyum jahil.


"Ya kalau aku sih gak masalah tan, tapi Renanya mungkin gak mau." Ujar Varo yang meladeni goda.an Aqilla sambil tersenyum jahil kearah Rena.


"Udah-udah kamu pulang aja Var, daripada kamu sama mommy ngomong aneh-aneh lagi." Ujar Rena yang menahan malu agar tidak keliatan oleh mereka sambil mendorong Varo.


"Yaudah om tante Varo pulang dulu ya, Assalamu Alaikum." Ujar Varo yang masih didorong oleh Rena.


"Wa'alaikum Salam Var, hati-hati dijalan jan ngebut." Ujar Bryan dan Aqilla.


Diluar rumah.


"Aku pulang dulu ya sayang, I love you." Ujar Varo yang membisikkan ketelinga Rena dan langsung berlari menuju mobil agar ditidak dicubit oleh Rena.

__ADS_1


"Varo !!!" Teriak Rena yang melihat Varo sudah menancap gas mobil dan melaju pergi dari kediaman keluarga Maheswara.


Didalam mobil Varo tersenyum bahagia, dia bahagia saat menggoda Rena dan melihat tingkah laku Rena.


"Ren tunggu aja, aku pasti bisa dapetin hatimu suatu hari nanti meskipun itu memakan bertahun-tahun tetap akan aku lakukan." Gumam Varo sambil tersenyum.


Varo melanjutkan perjalanan pulang kerumahnya, ditengah perjalanan dia mendapat telfon dari Reno, Varo menepikan mobilnya dan mengurangi kecepatan laju mobilnya untuk menerima telfon dari Reno.


[Assalamu Alaikum Var, gimana kabar lo ?] Tanya Reno.


[Wa'alaikum Salam Ren, Alhamdulillah baik. Kamu sendiri sendiri gimana sama yang lain] Jawab Varo dan balik bertanya.


[Alhamdulillah kita-kita juga baik semua Var] Jawab Reno.


[Ada perlu apa Ren ?] Tanya Varo.


[Enggak cuman mau ngucapin selamat, denger-denger lo udah diangkat jadi CEO] Jawab Reno.


[Iya alhamdulillah Ren, daddyku udah bisa tenang ngelepas perusahaannya karena aku udah bisa dianggap bisa mengurus seluruh perusahaannya] Ujar Varo.


[Alhamdulillah kalau gitu, selamat ya Var, kalau besok luang mampir ke gym ya Var kita pengen ngerayain makan-makan bareng atas pengangkatan lo] Ujar Reno.


[Makasih Ren, gak berani pasti.in bisa enggaknya Ren, tapi insyaallah aku usaha.in besok kesana, kalau emang gak jadi besok aku hubungi] Ujar Varo.


[Santai aja Ren, kayak gak tau aku aja kamu Ren] Ujar Varo yang ikut tertawa.


[Yaudah Var, Assalamual Alaikum] Ujar Reno.


[Iya Ren, Wa'alaikum Salam] Ujar Varo.


Varo menambah kecepatan laju mobilnya, setelah beberapa saat Varo sampai dirumah dan dibukakan pagarnya oleh pak Asep.


"Tit..." Varo membunyikan klaksonnya agar pak Asep tau kalau dia udah datang.


"Sebentar tuan muda." Ujar pak Asep dari kejauhan sambil berlari untuk membukakan pagar.


"Iya pak Asep, pelan-pelan aja." Ujar Varo.


Pak Asep membukakan pagarnya.

__ADS_1


"Selamat datang tuan muda." Ujar pak Asep yang tersenyum sambil menutup kembali pagarnya.


"Iya pak Asep." Ujar Varo.


"Pak Asep minta tolong masukin mobilku ke garasi ya." Ujar Varo yang berjalan masuk kedalam rumah.


"Iya tuan muda." Ujar pak Asep yang memasuki mobil Varo dan memindahkan kedalam garasi.


Didalam rumah.


"Assalamu Alaikum dad mom." Ujar Varo yang berjalan menuju ruang tamu dan mendapati kedua orang tuanya sedang menunggu.


"Wa'alaikum Salam." Ujar daddy dan mommy bersamaan.


"Sini sayang duduk, kamu ceritain apa yang terjadi pas kalian ditaman bermain." Ujar mommy sambil menepuk-nepuk sofa disampingnya untuk memberikan isyarat ke Varo untuk duduk disampingnya.


"Iya mom." Ujar Varo yang menghampiri mereka untuk mencium tangan kedua orang tuanya terus dia duduk disamping mommynya.


"Yaudah sekarang kamu ceritain ke daddy sama mommy." Ujar mommy sambil tersenyum.


"Gini mom, sebenarnya tadi ditaman bermain Sisil sempat hilang, tapi alhamdulillah bisa langsung ketemu." Ujar Varo yang sedikit ragu untuk bercerita kepada kedua orang tuanya.


"Hah Sisil hilang ?" Ujar daddy dan mommy yang kaget mendengar perkataan Varo.


"Terus kenapa kamu ga ngehubungi daddy atau mommy Var ?" Tanya daddy yang masih shock.


"Varo takut kalau kalian khawatir dad mom, mangkanya Varo gak ngehubungi kalian berdua, maaf dad mom." Ujar Varo yang menundukkan kepalanya.


"Iya-iya sayang gapapa, kamu juga gak salah, tapi untuk lain kali kamu wajib ngehubungi daddy atau mommy kalau ada kejadian yang terjadi, inget itu." Ujar mommy yang memeluk Varo sambil menegaskan apa yang dia bicarakan.


"Terus ceritanya gimana kok bisa Sisil hilang ?" Tanya daddy.


"Ceritanya gini dad mom." Ujar Varo.


Varo menceritakan semua yang terjadi pada saat mereka ditaman bermain, mommy dan daddy shock mendengar kejadian tersebut, Varo cerita panjang kali lebar.


Dan setelah cerita Varo izin untuk keatas karena mau mandi dan sekalian mau menunaikan ibadah shalat isya'.


***

__ADS_1


THANKS YANG MASIH NGIKUTIN UPDATE.AN NOVEL GUA MESKIPUN MASIH BELUM KOSISTEN BUAT UPDATENYA, KARENA SAYA BUAT DIWAKTU SENGGANG SAYA, MOHON MAAF JIKA ADA KATA YANG KURANG ENAK DIHATI PARA PEMBACA KARENA SAYA INGIN MEMBUAT SENATURAL MUNGKIN, DAN MOHON MAAF JUGA BILA ADA TYPO TETAPI SAYA SUDAH BERUSAHA MEMBACA ULANG DAN MEREVISI KATA YANG TYPO, JIKA MASIH ADA YANG SALAH NAMANYA JUGA MANUSIA TEMPAT BERKUMPULNYA SALAH 😁


SEKIAN DAN TERIMAKASIH, SALAM AUTHOR.


__ADS_2