Mengejar Cinta Berujung Tragedi

Mengejar Cinta Berujung Tragedi
Chapter 22 - Langsung Operasi


__ADS_3

Setelah hampir 30 menit perjalanan, akhirnya Varo, Niko, dan pak Adam sampai di rumah sakit Boswana.


Mereka langsung masuk dipimpin oleh pak Adam, Varo menyuruh Niko untuk menghubungi kedua orang tuanya agar mereka kesini untuk menjenguk istri dari orang yang menemukan adiknya.


"Ko kamu tunggu diluar, kamu hubungi daddy dan mommy suruh mereka kesini, beritau situasi saat ini, bilang aja istri dari orang yang menemukan sisil dirawat dirumah sakit." Ujar Varo yang langsung mengikuti pak Adam kedalam.


"Baik pak." Ujar Niko yang langsung menghubungi kedua orang tua Varo.


"Pak antar aku keresepsionis terlebih dulu untuk membayar biaya tagihan, agar cepat dilakukan operasinya." Ujar Varo yang berjalan disamping pak Adam.


***


Tut... Tut... Tut...


[Ya Assalamu Alaikum, ada apa Ko] Tanya daddy yang sedang duduk-duduk santai diruang tamu bersama mommy dan Sisil yang sedang asik bermain dengan bibi.


[Wa'alaikum Salam, ini pak, barusan disuruh pak Varo mengabari bapak untuk segera ke rumah sakit Boswana] Jawab Niko.


[Hah rumah sakit !? ada apa dengan Varo Ko !?] Tanya daddy yang langsung panik mendengar kata rumah sakit.


"Ada apa sayang ? Varo kenapa sayang ?" Tanya mommy yang juga langsung menangis mendengar percakapan suaminya dan Niko.


"Bentar sayang, ini juga masih tanya." Jawab daddy yang berusaha menenangkan istrinya.


[Gimana-gimana Ko, apa yang terjadi dengan Varo ?] Tanya daddy sekali lagi.


[Pak Varo aman pak, bapak dan ibu disuruh kemari dikarenakan istri dari orang yang menemukan Sisil pada saat hilang ditaman bermain, sedang sakit dan akan melakukan operasi pak] Jawab Niko dengan tenang.


[Astaugfirullah, alhamdulillah kalau Varo aman, yaudah kita langsung kesana kalau gitu Ko, makasih atas informasinya] Ujar daddy.


[Iya pak sama-sama, kalau begitu saya tutup dulu pak, Assalamu Alaikum] Ujar Niko.


[Iya Ko, Wa'alaikum Salam] Ujar daddy.


"Gimana sayang ? Varo kenapa ?" Tanya momny yang sedikit bertambah tenang ketika mendengarkan percakapan suaminya.


"Varo aman sayang, yang dirumah sakit itu istri dari orang yang menemukan sisil hilang pada saat ditaman bermain kemaren, kita disuruh kesana sama Varo sayang." Jawab daddy yang sambil mengelus kepala mommy.


"Alhamdulillah kalau gitu, semoga keluarga kita selalu dilindungi dari mara bahaya amin." Ujar mommy.

__ADS_1


"Amin sayang." Ujar daddy.


"Yaudah sayang kita langsung kerumah sakit sekarang, Sisil kamu disini main aja ya sama bibi." Ujar daddy yang mendekat ke Sisil dan menggendongnya.


"Iya dad." Ujar Sisil.


"Pinter sekali anak daddy ini." Ujar daddy yang mencium Sisil dan langsung menurunkan lagi.


"Mommy tinggal ya sama daddy Sil." Ujar mommy.


"Iya mom." Ujar Sisil yang kembali asik bermain.


"Bi tolong diawasi ya Sisil, kami tinggal dulu kerumah sakit." Ujar mommy.


"Iya nyonya." Ujar Bibi.


***


Varo mengurus masalah biaya untuk istri pak Adam dan sekalian Varo ganti penanganan ke layanan VVIP agar terurus segala kebutuhannya.


Sehabis menyelesaikan masalah biaya, Varo dan pak Adam segera pergi ke ruang operasi milik istri pak Adam, karena istri pak Adam telah dipindah keruang operasi setelah Varo menyelesaikan pembayaran dan langsung melakukan operasi pengangkatan sel kanker.


"Pak Adam yang kuat, bapak harus percaya kepada dokter yang menangani dan berdoa kepada yang maha menyembuhkan, semoga operasinya berjalan lancar tanpa suatu kendala apapun pak." Ujar Varo yang memberikan semangat kepada pak Adam sambil tersenyum.


"Amin... Ya Allah, sekali lagi terima kasih nak Varo untuk segala bantuannya." Ujar pak Adam sambil menangis.


"Tidak apa-apa pak, segala perbuatan baik akan dibayar dengan kebaikan lain pak, ini karma bapak karena selalu berbuat baik kepada orang lain." Ujar Varo yang tersenyum sambil mengelus punggung pak Adam.


Akhirnya daddy dan mommy Varo tiba dirumah sakit, setelah mereka bertanya tentang tempat istri pak Adam keresepsionis, mereka langsung menuju tempat operasi, tidsk begitu lama akhirnya meraka berada ditempat operasi.


"Varo." Panggilan daddy dari kejauhan.


"Daddy mommy." Ujar Varo yang langsung berdiri dan melihat kesumber suara.


"Gimana operasinya Var ?" Tanya daddy.


"Masih belum tau dad, baru setengah jam operasi dimulai."


"Dimana orang yang menyelamatkan Sisil nak ?" Tanya mommy.

__ADS_1


"Ini mom, namanya pak Adam." Jawab Varo yang sambil menunjukkan pak Adam.


"Pak Adam sebelumnya saya mau mengucapkan terima kasih banyak atas bantuan bapak menemukan putri kami, dan semoga istri bapak diberikan kelancaran atas operasinya amin." Ujar mommy yang tersenyum.


"Iya pak kami sungguh-sungguh berterima kasih atas bantuan bapak, meskipun sedikit semoga bantuan ini bisa membantu pak Adam." Ujar daddy yang tersenyum.


"Sama-sama pak buk, saya juga berterima kasih atas seluruh bantuannya, semoga Allah membalas dengan imbalan yang berlipat ganda." Ujar pak Adam yang tersenyum haru.


"Amin." Ujar Varo, daddy, dan mommy bersamaan.


***


Setelah menunggu hampir 2 jam tanda operasi diatas pintu ruangan operasi menyala hijau(tanda bahwa operasi sudah selesai), tidak begitu lama setelah tanda berubah hijau, dokter yang menangani operasi keluar untuk memberikan informasi atas berjalanannya operasi tersebut.


"Permisi siapa wali dari ibu ini ?" Tanya dokter.


"Saya suaminya dok, gimana operasinya dok ?" Jawab pak Adam yang langsung bertanya balik dengan kekhawatiran yang tampak diwajahnya.


"Untuk operasi alhamdulillah berjalan lancar pak, untungnya segera dilakukan operasi sebelum sel kanker menjadi ganas, kalau sel kanker sudah menjadi ganas kami semua akan angkat tangan hanya sang pencipta yang bisa memberikan mukjizat." Jawab dokter yang tersenyum sambil menepuk pundak pak Adam.


"Alhamdulillah ya Allah, hamba bersyukur atas keberhasilan operasi istri hamba, semoga engkau selalu merahmati kami." Ujar pak Adam yang langsung sujud syukur ketika mendengar keberhasilan atas operasi istrinya.


"Alhamdulillah." Ujar Varo, daddy, dan mommy.


"Dad mom, Varo mau ngobrol dengan dokternya dulu, kalian bisa duluan pulang atau menjenguk istri pak Adam terlebih dahulu." Ujar Varo yang berjalan bersama dokter yang menangani operasi sambil berbincang.


"Iya Nak." Jawab mommy."


Setelah itu beberapa suster keluar dari ruang operasi dan membawa istri pak Adam untuk dipindahkan keruangan VVIP agar bisa menjalani pemulihan yang maksimal.


"Ayo pak kita kesana juga." Ujar daddy yang mengajak pak Adam mengikuti suster yang ingin memindahkan istrinya.


Akhirnya daddy, mommy, dan pak Adam berjalan menuju ruangan pemulihan.


***


THANKS YA YANG MASIH NGIKUTIN NOVEL GUA, MAAF KALAU GAK BISA UPDATE SERING DIKARENAKAN SIBUK KERJA, JADI KALAU ADA WAKTU LUANG SEDIKIT LANGSUNG BUAT HUHU.


MAAF JIKA ADA KATA YANG TYPO ATAU SALAH DIBEBERAPA HURUF KARENA WAJAR MANUSIA, TAPI SAYA SUDAH BERUSAHA MEREVISI, SERTA UNTUK KATA-KATANYA SEMOGA COCOK UNTUK PEMBACA SEMUA, SEMOGA SUKA YA.

__ADS_1


SEKIAN DAN TERIMAKASIH, SALAM AUTHOR.


__ADS_2