Menggantikan Sang Antagonis

Menggantikan Sang Antagonis
17


__ADS_3

***


sedangkan Bella , Nadia dan Amell sudah berada di gerbang sekolah menunggu jemputan Amell yang tadinya sudah di kabari akan pulang lebih awal .


*tin


tin*


mobil pun datang . mereka bertiga segera masuk ke dalam mobil dan meninggalkan sekolah menuju rumah Amell


tak berapa lama , mereka telah sampai di rumah Amell . terlihat rumahnya yang besar serta tanaman-tanaman indah yang menghiasi taman depan rumahnya .


mereka bertiga turun dari mobil , dan berjalan memasuki rumah Amell dan bersiap untuk mengganti seragam sekolah .


"kalian duluan aja , aku mau telpon Mami dulu" ucap Bella , dan duduk di sofa ruang tamu .


"okh" sahut Amell dan Nadia , lalu meninggalkan Bella di ruang tamu sendirian .


setelah mengabari Maminya kalau dia akan pergi berbelanja dengan Amell dan Nadia , Bella segera menaiki tangga menuju kamar Amell dia juga mengganti seragamnya dengan baju yang sudah di siapkan Amell . tentunya pakaian yang dikenakannya termasuk pakaian yang masih baru dan belum disentuh sama sekali oleh Amell begitu juga Nadia yang juga memakai pakaian yang masih berlabel.


setelah mengganti seragam mereka , ketiga sekawan itu pergi dengan mobil yang sama dengan mobil yang menjemput mereka tadi . bedanya....., saat ini mereka diantar ke-mall pusat perbelanjaan di kota Y .


sesampainya di Mall , terlihatlah gedung besar yang menjadi pusat perbelanjaan di kota Y ini dan tanpa berbasa-basi , mereka bertiga memasuki Mall itu yang tengah ramai oleh pengunjung yang tengah berbelanja .


"kita mau belanja apa?" tanya Nadia bingung karena sedari tadi mereka berdua hanya berkeliling-keliling seperti orang nggak jelas .


"emmm.... disana aja !" ucap Bella ketika melihat toko buku yang dipenuhi oleh rak-rak yang berjejer rapi di dalamnya .


dan tanpa menunggu jawaban Amell dan Nadia , Bella langsung saja berlari memasuki toko itu , yahhh dia memang suka sekali sama yang namanya BUKU .


Nadia dan Amell bahkan heran dengan keantusiasan Bella yang suka sekali dengan buku , bahkan sempat saling bertatapan sebelum menyusul Bella yang sudah memegang sekitar lima buku di tangannya .


"Bella !, kami akan berkeliling mencari baju" ucap Nadia


"yasudah , aku akan memilih beberapa buku lagi" ucap Bella


"ok , nanti ketemu di Cafe Xxxx ya" ucap Amell , lalu berlalu pergi dengan Nadia untuk berbelanja .


setelah selesai memilih beberapa buku , Bella segera membayar buku yang hendak ia beli ke kasir .


Bella berjalan melihat-lihat isi Mall dengan membawa paper bag yang berisi buku yang tadi ia beli , niatnya dia akan membeli beberapa peralatan sekolah dan juga barang-barang lainnya .


setelah tiga sekawan berbelanja sesuka hati mereka , akhirnya mereka bertiga berkumpul di sebuah Cafe di dalam Mall .


"banyak sekali belanjaan kalian berdua !" ucap Bella heran sambil meminum kopi yang ia pesan .


"biasalah" ucap Nadia sambil tertawa

__ADS_1


"nanti aku bakalan dijemput cama pak Bambang kalem , jadi nggak bisa pulang bareng sama kalian" ucap Bella


"yaudah kalau gitu , nanti aku sama Nadia pulang berdua aja" ucap Amell


setelah menghabiskan makanan mereka Bella , Amell dan Nadia keluar dari Mall berpikir untuk segera pulang . sedangkan Bella dia di jemput oleh supirnya .


"akhhh , lelah sekali" ucap Bella lesu , kemudian menjatuhkan tubuhnya ke-kasur .


bruk


Bella melirik jam Beker yang berada di atas laci samping tempat tidur yang menunjukkan pukul satu siang , akhirnya ia memilih tidur siang .


tak terasa kini malam hari pun tiba , Bella keluar dari kamarnya untuk makan malam bersama keluarga nya , dan setelah selesai makan malam , Bella langsung kembali ke kamarnya untuk mengerjakan beberapa tugas sekolah .


"akh , akhirnya selesai juga" ucap Bella , kemudian membereskan buku-buku yang berserakan .


Bella beranjak dari duduknya , lalu keluar dari ruang belajar dan mengambil handphone nya yang tadi di charger setelah itu keluar kamar untuk mengambil air minum di dapur .


"lho , kok Mami ada di dapur ?" tanya Bella yang melihat Mami Sinta di dapur .


"oh , ini mau ngambil cemilan buat papi sama Stev" jawab Mami Sinta sambil menata cemilan di sebuah piring .


"memang Papi sama kak Stev ngapain ?" tanya Bella lagi , tangannya mengambil botol minum di kulkas , lalu meminum air di dalamnya .


"tadi Mami lihat sih lagi main catur" jawab Mami Sinta


"jadi penasaran" ucap Bella lirih , kemudian menyusul Mami Sinta menuju teras rumah . Bella ingin melihat Papi dan kak Stev bermain Catur .


Bella melihat kakaknya yang kesulitan menandingi Papinya bermain Catur . bisa dilihat dari bidak Catur yang dimiliki kakaknya telah hilang banyak dimakan oleh bidak Catur yang dimainkan oleh Papinya .


"kakak kalah ya" ucap Bella mengejek sambil tertawa . dan itu membuat kakaknya kesal karena di ejek


"heh , palingan kamu juga nggak bisa" tantang kakaknya sambil menatap Bella remeh


"ngeremehin ya" ucap Bella


"coba aja kalau bisa" ucap kak Stev sambil tersenyum remeh , lalu bangkit dari duduknya dan menyuruh Bella melanjutkan permainan .


"heh. ini mah kecil" ucap Bella sambil menjentikkan jarinya , lalu mengambil alih bidak Catur yang dimainkan kakaknya .


"Papi pasti kalah" ucap Bella meremehkan Papinya


"heh coba aja kalau bisa" tantang si Papi


*tak


tak

__ADS_1


tak*


"Skak" ucap Bella setelah meletakkan benteng di sebrang bidak raja milik Papinya


"udah ?" tanya Papi tenang


"ya belum lah , kan rajanya masih bisa gerak" ucap Bella sambil tersenyum kikuk .


*tak


tak


tak*


"Skak Mat" ucap Papi setelah meletakkan Mentri yang membuat raja milik Bella tak bisa berkutik dari tempat dia berpijak


"hahahaha , kamu aja kalah" ucap kak Stev menertawakan Bella


"nggak... nggak , harus tanding ulang" ucap Bella tak terima


"Halah , ngaku aja kalau udah kalah" ucap Kak Stev meremehkan Bella sambil tertawa mengejek .


"ini harus tanding ulang , ini....ini nggak adil , kan tadi punya kakak banyak yang udah di ambil sama papi , jadi harus tanding ulang" Bella masing nggak terima kalau dirinya di kalahkan , jadi memaksa untuk bertanding sekali lagi .


"yaudah , sekali lagi" ucap Papi mengalah


"okh , kali ini pasti aku menang" ucap Bella


"palingan nanti kalah lagi" ucap kak Stev mengejek


Bella mencoba berkonsentrasi dan menghiraukan ejekan kakaknya , kali ini dia mencoba untuk tenang dalam bermain .


*tak


tak*


"Skak Mat" ucap Bella senang , bahkan dia melompat dari duduknya , kemudian pergi dari balkon sambil bersorak


"yeah , menang huhuuhhu" ucap Bella menyoraki dirinya yang menang .


Papinya yang di kalahkan melongo , lalu meneliti kembali bidak Catur yang dimainkan . kakaknya juga ikut meneliti bidak Catur yang tadi dimainkan adiknya .


"dia beneran menang" ucap kak Stev tak percaya


***


bersambung

__ADS_1


__ADS_2