
*****
sepasang kali yang mengenakan sepatu keluar dari dalam mobil , Bella melangkahkan kaki nya menuju pintu rumah yang masih tertutup .
"Mamah" Bella memanggil Mamahnya , dan langsung membuka pintu lalu masuk ke dalam .
"TAADAA"
*****
ok lanjut 🔽
Bella terkejut , karena teriakan Mamanya , dia menoleh ke arah Mamanya yang memperlihatkan sebuah manekin yang di pasangi gaun cantik .
"wah" tanpa sadar , Bella mengagumi gaun itu , yah kan memang cantik
"gimana dek , suka kan" ucap Mamah
"ini buat siapa Mah ?" tanya Bella , tangannya ingin menyentuh gaun itu , tapi terhenti dan dan tak jadi memegangnya .
Mamah yang melihat itu malah merasa sedih
"kenapa gk jadi di pegang dek , adek gk suka yah" ucap Mamah dengan nada sendu , menurutnya Bella tak menyukai gaun yang ia Desain , padahal itu khusus untuk anak tercintanya itu .
"eh , Mamah kok sedih gitu , Bella suka kok , gaun buatan Mamah bagus banget , Bella kan gk tau ini punya siapa" ucap Bella menenangkan Mamahnya , dia tak mau Mamahnya bersedih .
"ish , ini itu buat Bella" ucap Mamah sambil memegang gaun itu .
"ya ampun Mamah kok repot-repot sih , bikinin gaun buat Bella" ucap Bella sambil meletakkan tas nya di sofa .
"nggak repot kok sayang , ini itu bentuk rasa sayang Mamah ke kamu" ucap Mamah sambil memeluk Bella .
"ok , yaudah disimpen dulu aja , nanti Bella pakek kalo ada acara khusus" ucap Bella , dia membalas pelukan Mamanya .
Bella melihat jam tangan yang bertengger di tangannya , sudah menunjukkan pukul 14:37 , dia pun melepas pelukan Mamahnya perlahan .
"Mah , Bella laper" ucap Bella lirih
"ya ampun , kenapa gk bilang dari tadi sih Bell , kan anak kesayangan Mamah jadi laper" ucap Mamah panik , dia segera menarik tangan Bella menuju Ruang makan .
"Bik , itu gaunnya di simpen ya" ucap Mamah Bella , sambil menarik tangan Bella dan berjalan menuju Ruang Makan .
sesampainya di meja makan , Mamah mendudukkan Bella di sebuah kursi dan mengambilkan Bella makanan , lalu Mamah duduk di samping Bella .
"ayo makan Bell , nih Mamah temenin" ucap Mamah sambil mengambil lauk dan menaruhnya di piring .
Bella mengangguk dan segera makan .
di saat makan , Bella teringat tentang ajakan Nadia untuk latihan Karate tadi di kantin sekolah , dia berniat meminta izin Mamahnya .
"Mah" panggil Bella
"hm" sahut Mamah sambil menoleh ke arah Bella
"gini , Bella mau ikut latihan kara.." ucapan Bella terpotong oleh ucapan Mamahnya
__ADS_1
"gk boleh , Mamah gk izinin" ucap Mamah sambil meletakkan sendok dan garpu yang ia pegang
"loh , kenapa Mah" tanya Bella
Mamah menghela nafas dan menjawab pertanyaan Bella
"huft , Nanti Mamah takut kalo kamu gk sanggup ngejalanin latihannya" ucap Mamah dengan Nada sendu .
Bella melihat Mamahnya
"tapi..." ucap Bella terpotong lagi
"tetep , gk boleh , Mamah gk mau kamu celaka" ucap Mamah Keukeh pada keputusannya .
lalu Mamah pergi meninggalkan Bella di meja makan dan naik ke atas dan masuk ke dalam Kamar .
"Mamah kenapa sih , kok marah gitu" ucap Bella yang melihat Mamahnya pergi meninggalkannya dan masuk ke dalam kamar .
Bella yang merasa sudah gk mood untuk Makan pun meninggalkan meja makan juga dan mengambil tas nya di ruang tamu , lalu melangkah masuk ke dalam kamarnya .
di dalam kamar
Bella melemparkan tas nya ke kasur dan menjatuhkan punggungnya di atas ranjang , dia mengambil ponselnya dan juga beberapa cemilan yang ia masukkan dalam tas .
"Mamah tadi kenapa ya" tanya Bella pada dirinya sendiri , dia tengah memikirkan apa yang tadi Mamahnya ucapkan di meja makan .
"huft , nanti coba minta izin sama papa deh" ucap Bella , lalu dia menyalakan ponselnya dan mengirim pesan ke Nadia .
'Nad , aku gk di bolehin sama Mami nih' isi pesan Bella , dia beranjak dari ranjang , lalu berjalan ke arah kamar mandi dan segera mandi .
Ting
suara notifikasi pesan yang masuk dari ponsel Bella , dia melihat dan membaca pesan balasan dari Nadia
'bujuk sekali lagi Bell , kalo gk boleh sama Tante Santi ya gpp , aku sama Amel juga gk jadi ikut' isi pesan dari Nadia , Bella meraih ponsel nya dan mengetik beberapa kata .
'loh , kenapa Nad ?" tanya Bella tapi dalam bentuk chat lalu mengirimnya ke Nadia .
"kok malah jadi gini" Bella bingung sama isi chat dari Nadia .
Ting
Bella mendapat balasan dari Nadia , isinya
'susah senang , kita tanggung bersama' dan ada juga emoticon senyum di akhir kalimat .
ih pengertian banget ya , pengen deh dapet temen kyk gitu 🙃
akhirnya Bella mengerti , dan dia tersenyum melihat kepedulian sahabatnya itu lalu membalas pesan Nadia 'Makasih' isi pesan yang tertulis .
"pengertian banget , gk nyangka , seorang Ariana Merry dapet sahabat yang peduli kayak gini" batin Bella , dia kemudian melanjutkan Belajarnya .
setelah lama belajar , akhirnya pada pukul 16:15 Bella mengakhiri belajarnya , dan membereskan buku-buku yang berserakan di atas kasur lalu meletakkannya di meja belajar .
Bella meregangkan ototnya yang pegal karena kelamaan duduk dan dia berjalan keluar dari kamarnya menuju dapur , dia melihat Mamahnya tengah memasak menyiapkan makan malam , dia pun menghampiri Mamahnya .
__ADS_1
puk
Bella menepuk pelan bahu Mamahnya .
merasa ada orang yang menepuk bahunya , Mamah menoleh , dan mendapati putrinya tengah tersenyum ke arahnya .
"kalo Mamah gk setuju gk papa kok , Bella gk bakalan ikut" ucap Bella sambil tersenyum ke arah Mamahnya .
Mamah yang merasa bersalah karena egois dengan keputusannya menitikkan air matanya , dan beralih memeluk Bella .
"maafin Mamah Bell , Mamah terlalu egois , hiks" ucap Mamah sambil menangis dan memeluk erat Bella .
Bella membalas pelukan Mamahnya dan salah satu tangannya mengelus punggung Mamahnya supaya tenang dan berhenti menangis .
"udah , Mamah jangan nangis , kalo Mamah gk izinin gk papa kok , Bella turutin kemauan Mamah" ucap Bella menenangkan sambil terus mengelus punggung Mamahnya .
akhirnya Mamah tenang dan berhenti menangis , lalu melepaskan pelukan secara perlahan .
"Mamah izinin Bella , Mamah gk mau Bella sedih" ucap Mamah lalu tersenyum
"serius kan , Mamah izinin Bella" ucap Bella antusias
"iya sayang" ucap Mamah lagi
"HOREE" teriak Bella saking antusiasnya dan loncat-loncat sambil ketawa .
Mamah menggelengkan kepalanya melihat tingkah Bella , lalu melanjutkan masaknya dan mengabaikan Bella yang loncat-loncat gk jelas , walau dalam hati ikut bahagia melihat putri kesayangannya bahagia .
Bella berhenti meloncat dan duduk di sofa ruang tamu sambil mengatur nafasnya yang memburu akibat terlalu lelah meloncat-loncat .
"malah kayak anak kecil aja , loncat-loncat gk jelas" ucap Bella dan berusaha melupakan kejadian konyol ini .
"eh , Bik-Bik" panggil Bella yang melihat pembantu yang lewat .
"ada apa Non" tanya Bibik sopan
"tolong ambilkan minum di dapur yah Bik" pinta Bella dan langsung di angguki Bibik .
tak lama , Bibik membawa sebuah botol Aqua ukuran sedang dan memberikannya ke Bella .
"ini Non , Bibik langsung pamit yah , mau nyiapin makan malam dulu" ucap si bibik , lalu membungkuk dan berjalan menuju dapur dan membantu Mamah Santi memasak .
"makasih ya bik" ucap Bella sebelum bibik benar-benar meninggalkan ruang tamu .
skip malamnya .
mereka tengah berkumpul dan makan malam bersama diselingi dengan canda tawa dan lelucon yang dibuat Bella dan Steven kakaknya .
****
Bersambung
udah dulu lah , tangan aing pegel 😂😂
JANGAN LUPA BUAT DUKUNG DAN SUPPORT AUTHOR 😀 ✌🏻
__ADS_1
like nya dong 😘