Menggantikan Sang Antagonis

Menggantikan Sang Antagonis
08


__ADS_3

*****


sepasang kali yang mengenakan sepatu keluar dari dalam mobil , Bella melangkahkan kaki nya menuju pintu rumah yang masih tertutup .


"Mamah" Bella memanggil Mamahnya , dan langsung membuka pintu lalu masuk ke dalam .


"TAADAA"


*****


ok lanjut 🔽


Bella terkejut , karena teriakan Mamanya , dia menoleh ke arah Mamanya yang memperlihatkan sebuah manekin yang di pasangi gaun cantik .


"wah" tanpa sadar , Bella mengagumi gaun itu , yah kan memang cantik


"gimana dek , suka kan" ucap Mamah


"ini buat siapa Mah ?" tanya Bella , tangannya ingin menyentuh gaun itu , tapi terhenti dan dan tak jadi memegangnya .


Mamah yang melihat itu malah merasa sedih


"kenapa gk jadi di pegang dek , adek gk suka yah" ucap Mamah dengan nada sendu , menurutnya Bella tak menyukai gaun yang ia Desain , padahal itu khusus untuk anak tercintanya itu .


"eh , Mamah kok sedih gitu , Bella suka kok , gaun buatan Mamah bagus banget , Bella kan gk tau ini punya siapa" ucap Bella menenangkan Mamahnya , dia tak mau Mamahnya bersedih .


"ish , ini itu buat Bella" ucap Mamah sambil memegang gaun itu .


"ya ampun Mamah kok repot-repot sih , bikinin gaun buat Bella" ucap Bella sambil meletakkan tas nya di sofa .


"nggak repot kok sayang , ini itu bentuk rasa sayang Mamah ke kamu" ucap Mamah sambil memeluk Bella .


"ok , yaudah disimpen dulu aja , nanti Bella pakek kalo ada acara khusus" ucap Bella , dia membalas pelukan Mamanya .


Bella melihat jam tangan yang bertengger di tangannya , sudah menunjukkan pukul 14:37 , dia pun melepas pelukan Mamahnya perlahan .


"Mah , Bella laper" ucap Bella lirih


"ya ampun , kenapa gk bilang dari tadi sih Bell , kan anak kesayangan Mamah jadi laper" ucap Mamah panik , dia segera menarik tangan Bella menuju Ruang makan .


"Bik , itu gaunnya di simpen ya" ucap Mamah Bella , sambil menarik tangan Bella dan berjalan menuju Ruang Makan .


sesampainya di meja makan , Mamah mendudukkan Bella di sebuah kursi dan mengambilkan Bella makanan , lalu Mamah duduk di samping Bella .


"ayo makan Bell , nih Mamah temenin" ucap Mamah sambil mengambil lauk dan menaruhnya di piring .


Bella mengangguk dan segera makan .


di saat makan , Bella teringat tentang ajakan Nadia untuk latihan Karate tadi di kantin sekolah , dia berniat meminta izin Mamahnya .


"Mah" panggil Bella


"hm" sahut Mamah sambil menoleh ke arah Bella


"gini , Bella mau ikut latihan kara.." ucapan Bella terpotong oleh ucapan Mamahnya

__ADS_1


"gk boleh , Mamah gk izinin" ucap Mamah sambil meletakkan sendok dan garpu yang ia pegang


"loh , kenapa Mah" tanya Bella


Mamah menghela nafas dan menjawab pertanyaan Bella


"huft , Nanti Mamah takut kalo kamu gk sanggup ngejalanin latihannya" ucap Mamah dengan Nada sendu .


Bella melihat Mamahnya


"tapi..." ucap Bella terpotong lagi


"tetep , gk boleh , Mamah gk mau kamu celaka" ucap Mamah Keukeh pada keputusannya .


lalu Mamah pergi meninggalkan Bella di meja makan dan naik ke atas dan masuk ke dalam Kamar .


"Mamah kenapa sih , kok marah gitu" ucap Bella yang melihat Mamahnya pergi meninggalkannya dan masuk ke dalam kamar .


Bella yang merasa sudah gk mood untuk Makan pun meninggalkan meja makan juga dan mengambil tas nya di ruang tamu , lalu melangkah masuk ke dalam kamarnya .


di dalam kamar


Bella melemparkan tas nya ke kasur dan menjatuhkan punggungnya di atas ranjang , dia mengambil ponselnya dan juga beberapa cemilan yang ia masukkan dalam tas .


"Mamah tadi kenapa ya" tanya Bella pada dirinya sendiri , dia tengah memikirkan apa yang tadi Mamahnya ucapkan di meja makan .


"huft , nanti coba minta izin sama papa deh" ucap Bella , lalu dia menyalakan ponselnya dan mengirim pesan ke Nadia .


'Nad , aku gk di bolehin sama Mami nih' isi pesan Bella , dia beranjak dari ranjang , lalu berjalan ke arah kamar mandi dan segera mandi .


Ting


suara notifikasi pesan yang masuk dari ponsel Bella , dia melihat dan membaca pesan balasan dari Nadia


'bujuk sekali lagi Bell , kalo gk boleh sama Tante Santi ya gpp , aku sama Amel juga gk jadi ikut' isi pesan dari Nadia , Bella meraih ponsel nya dan mengetik beberapa kata .


'loh , kenapa Nad ?" tanya Bella tapi dalam bentuk chat lalu mengirimnya ke Nadia .


"kok malah jadi gini" Bella bingung sama isi chat dari Nadia .


Ting


Bella mendapat balasan dari Nadia , isinya


'susah senang , kita tanggung bersama' dan ada juga emoticon senyum di akhir kalimat .


ih pengertian banget ya , pengen deh dapet temen kyk gitu 🙃


akhirnya Bella mengerti , dan dia tersenyum melihat kepedulian sahabatnya itu lalu membalas pesan Nadia 'Makasih' isi pesan yang tertulis .


"pengertian banget , gk nyangka , seorang Ariana Merry dapet sahabat yang peduli kayak gini" batin Bella , dia kemudian melanjutkan Belajarnya .


setelah lama belajar , akhirnya pada pukul 16:15 Bella mengakhiri belajarnya , dan membereskan buku-buku yang berserakan di atas kasur lalu meletakkannya di meja belajar .


Bella meregangkan ototnya yang pegal karena kelamaan duduk dan dia berjalan keluar dari kamarnya menuju dapur , dia melihat Mamahnya tengah memasak menyiapkan makan malam , dia pun menghampiri Mamahnya .

__ADS_1


puk


Bella menepuk pelan bahu Mamahnya .


merasa ada orang yang menepuk bahunya , Mamah menoleh , dan mendapati putrinya tengah tersenyum ke arahnya .


"kalo Mamah gk setuju gk papa kok , Bella gk bakalan ikut" ucap Bella sambil tersenyum ke arah Mamahnya .


Mamah yang merasa bersalah karena egois dengan keputusannya menitikkan air matanya , dan beralih memeluk Bella .


"maafin Mamah Bell , Mamah terlalu egois , hiks" ucap Mamah sambil menangis dan memeluk erat Bella .


Bella membalas pelukan Mamahnya dan salah satu tangannya mengelus punggung Mamahnya supaya tenang dan berhenti menangis .


"udah , Mamah jangan nangis , kalo Mamah gk izinin gk papa kok , Bella turutin kemauan Mamah" ucap Bella menenangkan sambil terus mengelus punggung Mamahnya .


akhirnya Mamah tenang dan berhenti menangis , lalu melepaskan pelukan secara perlahan .


"Mamah izinin Bella , Mamah gk mau Bella sedih" ucap Mamah lalu tersenyum


"serius kan , Mamah izinin Bella" ucap Bella antusias


"iya sayang" ucap Mamah lagi


"HOREE" teriak Bella saking antusiasnya dan loncat-loncat sambil ketawa .


Mamah menggelengkan kepalanya melihat tingkah Bella , lalu melanjutkan masaknya dan mengabaikan Bella yang loncat-loncat gk jelas , walau dalam hati ikut bahagia melihat putri kesayangannya bahagia .


Bella berhenti meloncat dan duduk di sofa ruang tamu sambil mengatur nafasnya yang memburu akibat terlalu lelah meloncat-loncat .


"malah kayak anak kecil aja , loncat-loncat gk jelas" ucap Bella dan berusaha melupakan kejadian konyol ini .


"eh , Bik-Bik" panggil Bella yang melihat pembantu yang lewat .


"ada apa Non" tanya Bibik sopan


"tolong ambilkan minum di dapur yah Bik" pinta Bella dan langsung di angguki Bibik .


tak lama , Bibik membawa sebuah botol Aqua ukuran sedang dan memberikannya ke Bella .


"ini Non , Bibik langsung pamit yah , mau nyiapin makan malam dulu" ucap si bibik , lalu membungkuk dan berjalan menuju dapur dan membantu Mamah Santi memasak .


"makasih ya bik" ucap Bella sebelum bibik benar-benar meninggalkan ruang tamu .


skip malamnya .


mereka tengah berkumpul dan makan malam bersama diselingi dengan canda tawa dan lelucon yang dibuat Bella dan Steven kakaknya .


****


Bersambung


udah dulu lah , tangan aing pegel 😂😂


JANGAN LUPA BUAT DUKUNG DAN SUPPORT AUTHOR 😀 ✌🏻

__ADS_1


like nya dong 😘


__ADS_2