Menggantikan Sang Antagonis

Menggantikan Sang Antagonis
03


__ADS_3

****


"sungguh menyiksa , kepalaku serasa pecah" ucap Ana lalu bangkit dari duduknya dan mengambil handuk dan berjalan menuju kamar mandi lalu segera membersihkan badan nya yang lengket karena keringat yang telah membanjiri tubuhnya .


****


setelah selesai dengan mandinya itu , Ana keluar dengan memakai piyama dan berjalan menuju walk in closed , setelah pintu terbuka terlihatlah banyak sekali koleksi-koleksi pakaian , sepatu , celana dll .


sepertinya pemilik asli tubuh yang di pakai oleh Ana adalah pemboros dan suka shopping karena terlihat dari banyaknya pakaian yang masih memiliki label , artinya itu baru di beli dan belum terpakai .


akhirnya Ana memilih menggunakan Hoodie dan celana pendek . setelah itu dia berjalan keluar dari walk in closed menuju sofa tadi tempat ia duduk .


Ana melihat jam yang ada di dinding menunjukkan pukul 03:20 masih terlalu pagi , dia mulai mengingat kembali tentang kehidupan yang telah di jalani oleh pemilik tubuh asli yang ia tempati .


"nama dari pemilik tubuh ini adalah Bella Anindita Lin , terdengar familiar" Ana mulai mengingat-ingat kembali nama yang terdengar familiar itu , dia sepertinya sangat familiar dengan nama itu .


"ah ya aku ingat , nama ini adalah nama yang aku berikan pada tokoh Antagonis dalam cerita yang aku buat dan ceritanya berhenti di tengah jalan karena aku yang sudah ma*ti , dan kisah hidupnya sama dengan yang aku deskripsi kan di dalam cerita itu" ternyata itu dia , Ana mengingatnya dan ternyata dia memasuki sebuah novel dan novel itu adalah karangannya sendiri , tsk sungguh ironis .


**


masih ingat dengan chapter sebelumnya kan , Ariana adalah seorang penulis novel , dan di mana ia frustasi memikirkan kisah kelanjutan dari cerita yang ia buat saat inspirasi nya hilang . itu dia , dia memasuki sebuah cerita yang ia buat sendiri . alur yang dia kisah kan dalam novel hampir sama , tapi novel itu telah berhenti di tengah jalan karena Ana belum sempat menamatkan cerita itu dikarenakan sebuah kecelakaan yang menimpanya dan membuatnya kehilangan nyawa.


**


Ana membelalakkan matanya , takdir seperti memainkan nya , tapi dia bisa apa hanya bisa pasrah dan menjalaninya dengan ikhlas


"bukankah cerita itu berhenti di tengah jalan , berarti aku bisa mengubah takdir si Antagonis ini" dia senang bukan main bahkan sampai loncat-loncat dan tertawa gak jelas .


****

__ADS_1


penjelasan sedikit tentang hidup Bella Anindita Lin


Bella adalah seorang anak yang sombong , dingin , pemboros , dan pendendam . sekali seorang menyinggungnya maka akan mendapatkan sebuah balasan beruntung jika orang itu tak menampakkan dirinya , jika orang itu tak sengaja bertemu dengannya lagi , maka orang itu akan memiliki kesialan di hidupnya jika terus bertemu dengan Bella .


Bella masih sekolah , dia masih berada di bangku SMA kelas 1 (masih murid baru) dan dia menjadi primadona di sekolah karena kecantikannya dan sifatnya itu yang dingin dan acuh tak acuh menambah kharismatik dalam dirinya .


Bella juga cukup berprestasi , walaupun sifat dan sikapnya yang sangat buruk itu tapi tak membuatnya untuk berhenti dengan yang namanya belajar dia tak ingin mengecewakan Papa , Mama dan Kakaknya . tapi yang sulit sekali di hilangkan dari diri Bella adalah suka Mem bully dia akan mem bully siapapun yang telah menyinggung nya di sekolah .


Bella juga punya teman dan mereka selalu bersama Bella , temanya itu tidak seperti teman yang lain , yang munafik dan suka membicarakan nya di belakang , tapi mereka adalah teman yang setia , mereka mendukung apa yang di lakukan Bella dan membantu Bella jika dia memiliki kesulitan mereka tetap bersama Bella , bahkan dalam hal mem bully siswa/i di sekolah mereka juga turut serta . walaupun perbuatan yang mereka lakukan tidaklah benar tapi mereka tetap mendukung satu sama lain .


sungguh pertemanan yang mengesankan , dan tentunya jangan di contoh , contohlah sesuatu yang menurutmu baik untuk di contoh .


Bella masih memiliki keluarga yang utuh dari ayahnya yang bernama Nathan Herry Lin ibunya yang bernama Santi Auliani Gerrard Dan kakak laki-laki nya yang bernama Yordan Steven Gerrard (pakek nama marga kakek dari ibunya) *author kurang paham sama nama marga gitu cukup membingungkan , jadi intinya gitu lah . pusing jelasin*


Ayahnya Bella seorang pengusaha sukses nama perusahaan itu adalah Lin company dan kakaknya , dia menjadi CEO dari perusahaan kakek nya Gerrard Company sedangkan ibunya Bella adalah seorang Desainer ternama di kota Y.


****


"sepertinya gk akan mudah kalau jadi Bella" ucap Ana , Lal bangkit dari duduknya dan berjalan menyusuri kamar pemilik tubuh asli .


"aku penasaran dengan kamar ini , sampai-sampai keluarga nya pun gk boleh masuk hihihihihi" Ana tertawa cekikikan setelah mengatakan itu , dia ingat betul dengan ingatan yang masuk ke dalam otak nya . di situ , Bella tidak memperbolehkan seorang pun masuk ke dalam kamar nya .


Ana mulai menelusuri ruangan itu , dia membuka sebuah pintu dan terlihatlah sebuah ruangan untuk belajar terlihat rapi dan bersih



dan ada juga rak-rak buku . Ana melangkahkan kaki nya mendekati rak tersebut . terlihatlah banyak sekali buku-buku yang berjejer rapi dari buku pengetahuan , dan juga ada banyak sekali Novel bermacam-macam genre .


"pengoleksi buku ternyata" Ana hanya melihat dan sesekali memegangi buku-buku itu . di sebelah rak buku terdapat tirai berwarna putih dan Ana membuka tirai tersebut . ternyata ada ruangan lagi Ana melihat disitu terdapat sofa untuk bersantai yang kebetulan di letakkan di dekat jendela jadi bisa untuk melihat pemandangan yang ada di luar .

__ADS_1


terdapat juga beberapa piala dan juga medali yang di letakkan di atas laci dan beberapa piagam yang telah di beri bingkai dan di letakkan dinding sebagai pajangan .


"cukup pintar dan berbakat" ucap batin Ana lalu dia keluar dari ruang itu dan berjalan meninggalkan ruang belajar .


"ini masih terlalu pagi dan aku tidak bisa tidur . dari pada pada tidur mending aku menyiapkan pelajaran besok" ucap Ana , dia bangkit dari tidurnya yang gk jelas itu dan kembali memasuki ruang belajar dan menyiapkan apa saja yang akan di bawa besok dan mempelajari materi pelajaran .


akhirnya setelah 1 jam belajar kembali mengingat materi pembelajaran anak SMA sekarang Ana sudah mengingatnya yah mengingat . dia adalah seorang Dosen soal belajar tentunya hanya butuh waktu untuknya mengingat kembali materi-materi yang di pelajari anak SMA.


"huft" Ana meregangkan badan nya setelah satu jam duduk di kursi itu membuat badan nya pegal-pegal .


Lalu Ana membereskan buku yang berserakan dan menata buku-buku pembelajaran hari ini lalu memasukkannya ke dalam tas .


"akhirnya selesai , tinggal mandi , sarapan lalu berangkat" ucap Ana dan berlalu meninggalkan ruang belajar dengan membawa tas nya . setelah itu dia berjalan menuju kamar mandi dan membersihkan diri nya .


setelah mandi dan berganti seragam , Ana turun ke bawah menuju dapur dan menyiapkan sarapan serta bekal nya sendiri , ana lebih suka membawa masakan dari rumah menurutnya lebih sehat dan tentunya menghemat pengeluaran . sifatnya yang yang penghemat ini sangat beda jauh dengan sifat Ana yang pemboros .


karena jam yang menunjukkan pukul 05:15 ini masih pagi jadi karena waktunya untuk berangkat sekolah masih lama , maka Ana lebih baik memasak sarapannya sendiri dan memasukkan sebagian masakannya ke dalam kotak makan . tentunya dia memasak dalam jumlah porsi sedikit hanya untuk dirinya seorang .


"sudah jadi" Ana meletakkan kotak makanannya di atas meja dapur dan ia segera sarapan pagi .


*****


BERSAMBUNG ✌🏻


di chapter selanjutnya kita akan panggil Ana dengan sebutan Bella


NEXT CHAPTER , JANGAN LUPA BUAT DUKUNG AUTHOR


bye bye 👋🏻

__ADS_1


__ADS_2