
***
"entah dari siapa ini?" ucapnya lirih sambil melihat kardus yang lumayan besar dihadapannya itu.
setelah kurir pengantar barang itu pergi, Bella segera menyuruh orang untuk membawanya kedalam rumah.
Bella mengitari kardus yang masih tersegel di depannya, memang besar, tadi saja saat dia mencoba mengangkatnya sudah terasa berat jadinya dia menyuruh orang untuk membawanya masuk kedalam.
*Srrakkkk
Crreek
Sraaak*
Bella membuka secara perlahan kardus besar itu, dan malah menemukan banyak kotak lainnya. dia yang melihat itu menepuk dahinya.
"banyak banget kotaknya, emang niat ya orang yang ngirim" ucapnya lesu.
"eh itu ada boneka!!" ucap Bella ketika melihat boneka berwarna biru yang dibungkus oleh plastik transparan.
"tapi aku suka warna Green" dia melihat boneka yang indah itu, kemudian meletakkannya ke lantai dan mengeluarkan sekiranya dua belas kotak dari kardus besar tadi.
"bikk" panggil Bella sedikit berteriak.
salah satu pembantu menghampiri Bella.
"iya non" jawab bibik sopan dam jl sedikit membungkukkan badannya.
"ini diberesin ya bik, saya mau angkat kotak-kotak Ini dulu ke atas" ucap Bella, kemudian mulai mengangkat beberapa kotak kecil menuju kamarnya setelah itu mengangkat beberapa kotak yang masih di ruang tamu sampai akhirnya semua kotak telah berada di dalam kamarnya.
Bella tak langsung membuka kotak-kotak itu, tapi dia keluar dari rumah untuk mengambil buah mangga yang telah di petik oleh pak Satpam tadi.
"udah pak?" tanya Bella ketika melihat pak satpam yang duduk lesehan di bawah.
"udah non, ini ada sekitar dua puluh lima buah yang udah matang non" ucap pak satpam yang seketika berdiri melihat nonanya yang sudah ada di depan matanya.
"yaudah, kalau gitu bapak ambil lima buah, yang dua puluh saya bawa masuk ya!" ucap Bella berbinar ketika sudah mencium aroma mangga.
"makasih non" ucap pak satpam senang, yah senang bisa menikmati mangga yang dia petik tadi.
"biik" panggil Bella ketika sudah sampai di dapur, kedua tangannya memegang keranjang buah yang berisi mangga, lalu meletakkannya di meja dapur.
"bikin rujak yuk bik!!" ajak Bella
"eh non Bella, aduh wanginya...buah mangga nya abis dipetik tadi ya non?" ucap bibik, kemungkinan dia mrlihat pak satpam yang lagi petik buah mangga di depan.
__ADS_1
"iya bik, ini dikupas ya mangganya, tapi jangan banyak-banyak nanti sisain buat Mami" ucap Bella, lalu beralih membuka kulkas mencari-cari buah lain untuk menemani mangga yang akan dirujak.
Bella mengambil Bengkoang, Melon, Nanas, Apple, Mentimun dan juga buah semangka.
"loh non, kok ambil buah semangka, emangnya enak ya kalau dirujak?" tanya si bibik
"ya nggak lah bik, buah semangkanya buat dimakan biasa aja. lagian aneh kalau semangka dijadiin rujak" ucap Bella sambil meletakkan buah yang dia ambil ke meja.
"em enak bik" seru Bella ketika memakan buah mangga yang dicochol dengan sambal rujak.
"benarkah!! kalau gitu bibik mau coba ah" ucap si bibik, panggil saja bik Ningsih
"iya non, manis asem campur pedes" ucap Nok Ningsih menilai rasa.
"Bella mau bawa rujaknya ke kamar bik, ini di paruh aja, yang sebagian disini buat makan yang lain, yang sebagian Bella bawa" ucap Bella kemudian makan rujak lagi.
"yaudah, bibik taruh di wadah biar nanti non Bella gampang bawanya" ucap bik Ningsih
"makasih ya bik, kalau gitu Bella keatas dulu" ucap Bella berlalu pergi sambil membawa rujak itu bersamanya.
"huft....kamarku jadi berantakan gini kan" ucap Bella ketika sudah sampai di kamarnya. dia ingin membuka kotak-kotak tadi sambil memakan rujak.
"mulai dari ini dulu" ucapnya sambil mengambil kotak.
sraaak
"eh surat??" lirihnya pelan lalu membuka surat itu.
......isi surat......
^^^for Bella Anindita Lin^^^
^^^^^^from Gu Gu and Gu Zhang ^^^^^^
...*•~⬛~•*...
...Maaf keponakanku sayang, Gu Gu (bibi) dan Gu Zhang ( paman) tidak bisa datang di pesta ulangtahun mu ...
...karena ada urusan mendadak yang tidak bisa dilewatkan...
...jadi Gu Gu mengirim paket ke rumahmu...
...itu adalah hadiah kecil dari Gu Gu dan Gu Zhang. ...
diterima ya sayang, Gu Gu dan Gu Zhang akan kerumahmu tahun baru nanti.
__ADS_1
...*•~⬛~•*...
^^^TTD^^^
^^^💋^^^
tanda tangannya berupa ciuman dari bibiknya yang menggunakan lipstik tebal supaya bekas ciumannya itu membekas sempurna.
(aku nggak mau mbayangin🤦🏼♀️)
"oh ternyata dari bibi di China, apanya yang hadiah kecil!, ini saja sudah membuat kamarku berantakan" ucap Bella kesal, lalu melirik kalender dalam kotak yang sudah dibuka di bulan Agustus. sudah dua bulan yang lalu, sedangkan sekarang sudah bulan Oktober.
"ahh, ada lima gantungan kunci" ucapnya sambil mengambil gantungan yang berukir pasangan yang mengenakan pakaian tradisional China, sedangkan tiga lainnya berukirkan bunga persik.
Bella mulai membuka kardus yang besar. disana terdapat lima setel Cheongsam yang dibuat khusus untuknya, ukurannya sudah dipaskan dengan tubuh Bella saat ini. dan juga ada dua pasang sepatu yang cocok jika dipakai dengan Cheongsam tadi.
lalu Bella membuka kardus besar lainnya. isinya adalah beberapa cemilan khas asal China, juga ada tiga kotak kue bulan kesukaannya, dan juga manisan buah. setelah itu Bella membuka kardus sedang yang didalamnya terdapat lima belas parfum dari bunga mawar, persik, dan lavender.
Bella membuka kardus lainnya sambil memakan rujak.
di dalam kotak lainnya dia mendapati Laptop dan Smartphone baru , lalu ada juga dua setel sweter rajut, lalu kipas tradisional yang cocok digunakan saat memakai Cheongsam, dan juga krim kulit yang bagus saat digunakan sebelum tidur yang dapat mencerahkan kulit si pemakai.
Bella juga mendapat perhiasan berupa Kalung Emas yang berukiran namanya, serta gelang dan cincin giok, lalu ada juga hiasan dinding yang unik, hiasan dinding yang bisa menyala saat gelap. dan juga mendapat lampu tidur.
di kotak terakhir, dia mendapatkan peralatan sekolah seperti buku, bolpoin, pencil, tas dll.
"akhhh pusing....." ucap Bella ketika mendapat banyak sekali hadiah dari bibiknya yang berada di China.
setelah itu, Bella merapikan kekacauan yang ia buat sendiri. Cheongsam dan Sweter rajut dari bibinya dia simpan di ruangan penyimpanan baju, perhiasan yang dia dapat diletakkan di laci meja rias, lima belas parfum dia tata di sebuah wadah dan letakkan di atas meja rias, alat tulis lainnya dia letakkan di ruang belajar, boneka berwarna biru yang dia dapat tadi dia letakkan di atas kasur, lumayan buat di peluk saat tidur.
"akhirnya selesai" Bella berucap lirih sambil menjatuhkan tubuhnya di sofa, makanan yang dia dapat dikeluarkan dari dalam kardus dan diletakkan di atas meja depan sofa.
"ini ada tiga kotak kue bulan, yang satu akan kuberikan ke kakak sepupu besok. emmm yang satu buat kak Stev apa aku makan semua ya??" tanyanya pada diri sendiri.
"bodo lah, kalau kak Stev liat ya kasih aja, tapi kalau dia nggak Nemu berarti dua kotak kue bulannya buat aku aja" putusnya dengan gamblang.
"eh udah sore aja, nggak nyangka bisa selama itu beresin ini semua" ucap Bella ketika melihat jam dinding yang sudah menunjukkan pukul lima sore. kali ini kamarnya sudah bersih dari kotak-kotak yang berserakan tadi.
"mandi dulu lah, biar wangi" ucapnya berlaku pergi ke kamar mandi.
***
Bersambung
udah dulu deh, maaf kalau alurnya lambat, nanti setelah ini alurnya bakalan othor buat sedikit lebih ceper, biar nggak bosen kalau baca.
__ADS_1
see you next time guys 😂 and good nigh