
***
happy reading
***
kini Bella tengah berjalan santay menuju kelasnya tapi...
Brukh
"Akhh"
Bella hanya terhuyun ke belakang, sedangkan orang yang menabraknya terjatuh kelantai.
"KALO JALAN TU PAKEK MATA, KOTOR GINI KAN BAJU GW" bentak orang yang menabrak Bella tadi.
"Hellloh.... dimana-mana orang kalau jalan pakai kaki keles, kamunya aja yang jalan nggak liat-liat, kalo baju kamu kotor ya mana ada urusannya sama aku, orang kamu yang nabrak duluan kok, udah tau jalanan sini lebar, masih aja sok kechentilan gunain matanya buat liat jalan biar nggak slalu nabrak orang terus" ujar Bella dengan sinis sambil menatap tajam perempuan yang menabraknya, lalu berlalu pergi begitu saja meninggalkan perempuan tadi yang kesal.
"enak aja mau nyalahin orang sembarangan huh" gumamnya sambil terus berjalan menuju kelas.
sesampainya di kelas, Bella langsung saja masuk tanpa permisi yang membuat beberapa orang yang berada di kelas terkejut karena kedatangan Bella yang tiba-tiba.
"apa! liat-liat!!" ucap Bella yang mendapat tatapan beberapa teman dikelas yang menatapnya.
"eh eh. nggak liat kamu kok , cuman lihat jadwal piket hari ini aja" ucap salah satu dari mereka dan menunjuk jadwal piket di dinding yang kebetulan ada di belakang Bella. yah mana ada yang berani sama Bella di kelas ini!.
Bella menghiraukan mereka, dan duduk di bangkunya.
tak berapa lama, datanglah si Amell yang bar-bar bersama Nadia memasuki kelas.
"Hay Yoo Bella" sapa Amell , sedangkan Nadia sudah duduk di bangkunya .
"hmm" Bella hanya berdehem sambil melirik Amell sekilas, lalu melanjutkan memainkan handphone nya.
Amell yang mendapatkan perlakuan seperti ini hanya memutar bola matanya malas. Nadia yang melihat itu menertawakan Amell yang dicuekin Bella. dia sudah tau kalau hal ini akan terjadi.
"Bella nggak asik issh" ucap Amell kesal, lalu mendaratkan pa*tatnya di bangku biasa dia duduk.
"biasa lah Mell, pagi-pagi gini Bella mana ada Mood buat ngeladenin kamu yang berisik" ucap Nadia memberi pengertian dan sambil meledek Amell.
"oh ya Bell, kabarnya kakak sepupu kamu gimana?" tanya Nadia sambil menopang kepalanya menggunakan tangan.
"aku belum melihatnya sejak kejadian dia di Bully di jalan, bahkan Chat WA saja belum dibalas dari kemarin-kemarin" jawab Bella, dia meletakkan handphone bye di laci meja.
__ADS_1
"ah...apa mungkin dia di kurung di rumah?" ucap asal Amell yang mungkin saja benar.
Bella yang mendengar itu terdiam. apa Benar sepupunya Sisca di penjara dalam rumahnya sendiri?? dan kenapa juga Chat nya sama sekali tidak dibalas, satu pun tidak!!.
*kriing
kriing
kriing*
"uh" lamunan Bella buyar karena suara Bel. dia hanya melamun sedari tadi.
Tak berapa lama, seorang guru memasuki kelas, dan mengajar serta pembelajaran kepada para murid di kelas.
kini jam pembelajaran untuk para murid di sekolah telah usai, Bella serta kedua sahabatnya berjalan beriringan keluar dari sekolah, sesekali mereka membicarakan sesuatu di tengah perjalanan.
"eh oh ya!!! besok kan weekend, gimana kalo kita jalan-jalan" ajak Nadia dia berucap dengan gembira.
"aku nggak ikut, udah bosen jalan-jalan terus, palingan juga yang dilihat cuman itu-itu aja nggak ada bagusnya" ucap Bella malas. mereka terus berjalan sambil ngobrol.
"ayolah, kita cari tempat-tempat yang hits akhir-akhir ini gimana?" bujuk Nadia yang memang suka jalan-jalan di luar.
"udah lah Bad, kalo Bella nggak mau y jangan di paksa" ucap Amell dengan nada malas.
"iiih, masak weekend nggak ada seru-seruan sih" ucap Nadia sebal
"aaaa nggak, nggak boleh....kalau jalan-jalan pokoknya kita bertiga harus bareng, kalau besok kamu nggak bisa, yaudah lain kali aja" ucap Nadia akhirnya membuat kesimpulan kalau tidak jadi pergi jalan-jalan.
"nah kan gitu enak, lagipula besok aku juga ada acara kumpulan keluarga. hehehehe" ucap Amell cengengesan
"kalian kok pada pergi sih, yaudah kalau gitu besok aku temenin kakak di butik deh" ucap Nadia sedikit kesal.
ngomong-ngomong, Nadia ini punya kakak perempuan, dia punya sebuah butik di luar kota. dan kebetulan besok kakaknya bakalan pergi meninjau perkembangan butiknya saat ini.
"yaudah kan, beres akhirnya pada punya tujuan buat weekend besok. dahh aku duluan kalau gitu" ucap Bella berjalan menuju jemputan nya.
"yaudah Mell kita pulang aja, tuh jemputan kamu!" ucap Nadia berlaku pergi sambil menunjuk sebuah mobil yang biasanya datang untuk menjemput Amell.
***
Akhirnya setelah menempuh perjalanan kurang lebih 25 menit dari sekolahnya menuju rumah, kini Bella telah sampai di rumahnya. dia segera menuju ke kamarnya, lalu melakukan rutinitasnya seperti biasa, setelah itu turun dari kamarnya menuju dapur.
"bill" panggil Bella yang kini melangkahkan kalinya menuju dapur yang kebetulan ada seorang pelayan disitu.
__ADS_1
"ehh! iya non, mau apa?" tanya si bibik dengan sopan, maklum lah, sama majikan kalau kasar-kasar bisa di pecat dia. walaupun jadi pelayan di sini, tapi gajinya juga lumayan.
"udah waktunya makan siang bikk, udah masak belom, perut Bella udah keroncongan" ucap Bella polos dan duduk di kursi dapur.
"ini non hampir matang" ucap si bibik menahan tawa ketika melihat wajah Bella yang polos.
"cepetan ya bikk" ucap Bella memaksa, kini kedua tangannya sudah memegang sendok dan garpu bersiap untuk segera memakan hidangan makan siang hari ini.
si bibik terkekeh pelan, lalu menggelengkan kepalanya dan mulai fokus lagi memasak, dan menghidangkan lauk yang sudah matang ke hadapan Bella yang sudah siap untuk menyantapnya.
setelah makan siang, Bella keluar dari rumahnya untuk melihat-lihat bunga mawar yang tengah mekar di taman depan rumah. keberuntungannya kali ini, dia melihat buah Mangga yang sedang matang asli dari pohonnya.
"wahhh kayaknya enak nih" seru Bella, kemudian melihat-lihat sekeliling mencari kayu panjang bersiap memaneh mangga yang matang.
"Nonaaa" teriak seseorang dari belakang, Bella menoleh dan mendapati satpam yang seharusnya berjaga di pos nya tapi kenapa malah kesini!.
"ada apa pak?" tanya Bella
"itu.... hufft di hufft dephan" ucapnya ngos-ngosan
"pelan-pelan pak, tarik nafas.......buang......tarik lagi.......buang......." ucap Bella menggerakkan tangannya naik turun, dan di ikuti oleh pak satpam.
"jadiii??" tanya Bella yang sudah melihat pak satpam yang mulai tenang.
"di depan ada kurir nona, katanya ada barang yang dikirim ke nona, dan harus tanda tangan langsung" jelas pak Satpam
"oh gitu..... Hem kalau gitu saya kesana, bapak disini petik buah mangga nya yang udah Mateng. disana masih ada yang jaga kan?" tanya Bella.
"ada non, masih ada Pardi yang jaga di pos nemenin kurir tadi" jawabnya, kemudian mendongak ke atas yang menampakkan buah mangga yang matang kekuningan. hah.... pasti nikmat ini.
Bella beranjak dari situ dan meninggalkan pak satpam disana yang bersiap memetik buah mangga yang matang. dia berjalan menuju gerbang rumah yang disana terdapat kurir yang saat ini lelah menunggu tanpa ada kepastian....Eeakk .
"cari saya?" tanya Bella pada si kurir yang lumayan ganteng.
"iya mbak, ini ada yang ngirim paket, silahkan tanda tangan disini" ucap si kurir sambil menyerahkan bolpoin ke Bella.
Bella yang mendapatkan paket entah dari mana itu mengangkat bahu acuh, dan menandatangani paket yang sudah sampai dirumahnya.
"entah dari siapa ini?" ucapnya lirih sambil melihat kardus yang lumayan besar dihadapannya itu.
***
Bersambung guys π
__ADS_1
hayoo itu paket dari siapa??
jangan lupa likeππ» bye bye ππ»