
**Seorang gadis cantik yang bernama AMELIA SARI ia sejak kecil sudah berada di panti asuhan ketika ia beranjak Remaja Amel bertanya kepada Ibu panti yang megurusnya tentang perihal dimana kedua orang tua nya, Ibu panti mengatakan bahwa kedua orang tua nya sudah meninggal sejak ia lahir
Amel tidak bertanya lagi tentang keberadaan kedua orang tua nya
Sekarang Amel sudah berusia 18 dan sudah lulus dari SMA ia bertekat ingin segera keluar dari panti untuk mencari pekerjaan dan sesegera mugkin ia ingin berkuliah
Hal yang tak terduga terjadi kesalahan pahaman keluarga CEO di perusahaan tempat ia bekerja Amel bekerja sebagai OB di sebuah perusahaan terbesar di kota itu, nama CEO perusahaan itu adalah DEVIT AGARA PUTRA seorang CEO terkenal tapi sudah menjadi Duda dan memiliki satu orang putri yang masih kecil
Hari itu Amel hanya sedang megepel ruangan Tuan Devit karena Amel tidak hati-hati Amel terpeleset dan akan jatuh tapi saat bersamaan Tuan Devit masuk ke ruangannya karena terkejut Devit menangkap Amel dan mereka pun jatuh dengan posisi Devit di bawah Amel di atas dan bibirnya saling menyentuh
Dan sialnya lagi Mama Devit datang dan mempergoki Putra nya itu Mama Devit tanpa pikir panjang lagsung ingin putra nya menikahi Gadis itu
Jujur Amel mendengar keputusan dari Mama Devit dadanya terasa sesak, karena tiba-tiba ia harus menikah
__ADS_1
Ia berfikir bagaimana dengan masa dempanku yang sudah aku susun dengan rapi apa semua itu akan sia-sia, bahkan ini hari kerja pertamanya tapi sialnya kejadian yang tak sengaja membuat ia harus menikah
Bagaimana dengan cita-cita ku untuk menjadi seorang dokter apa akan sirna begitu saja
Amel hanya mampu menangis dengan semua keputusan Mama Devit
Sedangkan Devit juga pasrah dengan apa yang sudah menjadi keputusan Mamanya, ia tidak menyangka jika harus menikahi orang yang tidak ia cinta bahkan ia juga memikirkan putri kecilnya apa putri ku akan menerima sosok baru di hidupnya
"Mama tau apa yang sedang kau pikirkan "ucap Mama Devit yang melihat Putra nya melamun
" Aku yakin putri mu akan sangat bahagia jika memiliki seorang Bunda "lanjut Mama Devit datang megeles punggung Devit
Devit pun hanya tersenyum kecut dan mengangguk pasrah
__ADS_1
Mama Devit beralih menatap Amel yang sedang menangis dan juga nampak sedang memikirkan sesuatu
" Nak kenapa kau menangis apa ada yang sedang kau pikirkan, oh ya namamu siapa"ucap Mama Devit tiba-tiba Amel pun tersentak melihat Mama Devit ada di depannya
"saya hanya sedang memikirkan masa depan yang sudah saya susun rapi sejak saya duduk di bangku SMP, cita-cita saya pun mugkin tidak akan pernah tercapai, nama Saya Amelia Sari Nyonya"jawab Amel dengan sopan dan kembali meneteskan airmatanya
"tidak usah sedih setelah menikah lanjutkan kuliah mu agar apa yang kamu susun sejak dulu tidak sia-sia Mel, dan satu lagi paggil aku Mama karena aku akan menjadi ibumu"ucap Mama Devit yang seketika membuat tangisan Amel berhenti
"Nyo... Eh maksutnya Mama apa yang di katakan Mama serius"jawab Amel Canggung dan sedikit ragu dengan memanggil Mama
"saya serius, jadi jangan sedih lagi ya"ucap Mama Devit dengan membelai pucuk kepala Amel dengan lembut Amel mengangguk dan tersenyum
Terimakasih selamat membaca semuanya 🤗🤗🤗🤗
__ADS_1