
Devit dan Amel pun masih asik saling berpelukan di taman belakang sampai mereka lupa waktu
Yang ternyata jam sudah menunjukkan pukul 3 dini hari
Pelayan pun mghampiri Amel dan Devit karena Putri dan Mama Rani mencari nya
"maaf Tuan Nona,saya menganggu Tuan dan Nona di paggil Nyonya Rani dan Non Putri "ucap Pelayan itu
" saya segera kesana "jawab Amel, pelayan itu pun undur diri
" ayo Mas Mama sama Putri mencari kita "ajak Amel
Devit nampak berat untuk megkit dari taman belakang karena sudah nyaman
" Hmm baik lah "jawab Devit ia pun tak lupa megandeng tangan Amel
Mereka pun sampai di ruang Tv, di dapati Mama Rani dan Putri sedang menyaksikan acara Tv
" Bunda sama Ayah dari mana "tanya Putri yang melihat ke hadir Amel dan Devit
" Bunda sama Ayah tadi dari taman belakang "jawab Amel dengan penuh Cinta dan kelembutan
" pantas saja aku cari in gak ada "ucap Putri
" Maaf ya Sayang "Amel membelai kepala Putri
Mama Rani pun melihat penampilan Devit yang masih memakai Jas yang tadi pagi
" kamu baru pulang vit "tanya Mama Rani
" gak Ma udah dari tadi siang "Jawab Devit
Mama Rani menaikkan alisnya" kalo udah dari tadi, kenapa masih pakai jas "ujar Mama Rani
" di taman belakang Devit lupa waktu jadi gak sempet ganti baju "ucap Devit ia cegegesa
Sedangkan Mama Rani geleng-geleng kepala melihat tingkah anak semata wayang nya
" ya udah sana ganti baju mu dulu, Mel mau juga "titah Mama Rani
Devit dan Amel pun mengangguk mereka lalu pergi menuju kamar nya
Mereka pun sudah di kamar Devit pun ke kamar mandi sedang kan Amel menunggu dan menyiapkan baju untuk sang suami
Devit yang sedang di kamar mandi sudah merencanakan untuk mengajak Amel makan Malam yang pasti Makan Malam Romantis
Tak butuh waktu lama Devit pun keluar dari kamar mandi dan bergantian dengan Amel untuk mandi
Gaun yang di pesan Devit sudah datang ia juga miapkan nya di atas ranjang dan di beri surat dari Devit dan Devit pergi ke restoran terlebih dulu
Amel keluar dari kamar mandi tapi ia tak melihat Devit
Dan matanya melihat gaun yang begitu bagus Amel pun melihat ada sebuah surat
__ADS_1
Isi surat nya adalah
πsayang pakailan gaun ini, pasti kau sangat cantik jika memakai ini
"surat dari Devit Tersayang muπ"
Amel pun tersenyum melihat isi surat itu, ia langsung memakai baju yang sudah di siap kan oleh sang Suami
Kemudian Amel turun ke bawah di ruang tamu sudah ada Mama Rani sedangkan Putri di kamar sedang megerjakan pekerjaan sekolah nya
Mama Reni tersenyum melihat menantu nya yang begitu cantik "Ma Mas Devit kemana" tanya Amel yang sudah duduk di samping Mama Rani
"entah lah, Mama juga tidak tau "jawab Mama Rani bohong, sebenar nya Mama Rani tau kalo Devit mengajak Amel untuk makan makan
Tiba-tiba saja seorang supir masuk ke dalam dan menghampiri Mama Rani dan Amel
" Maaf Nona mari ikut saya, Tuan Devit sudah menunggu "ucap supir itu memberi hormat pada Amel
Amel pun nampak kebingungan ia pun melihat Mama Rani, Mama Rani pun mengangguk mengisyaratkan Amel untuk ikut dengan supir itu
Ia pun akhirnya mengikuti supir itu yang lagsung di bawa untuk masuk mobil
Dan ternyata di dalam sudah ada pelayan wanita
Setelah sudah dekat dengan restoran pelayan wanita itu meminta ijin pada Amel untuk menutup matanya sesuai perintah Devit
Amel pun menurut saja karena itu yang menyuruh Devit, Amel pun di bawa masuk ke sebuah Restoran yang di dalam sudah ada Devit yang menunggu
Devit membuka penutup mata milik Amel "selama datang Sayang" ucap Devit saat membuka penutup mata milik Amel
Amel pun terpesona melihat tempat yang di pilih kan olh sang Suami
"ya ampun Mas ini sangat Indah "ucap Amel mata ia berbinar melihat nya
" apa kau suka Sayang "ujar Devit memeluk Amel dari belakang
" sangat suka Mas "jawab Amel antusias
(baju yang di kenakan Devit)
(baju yang di kenakan Amel)
Devit pun menyuruh Amel duduk dan mereka pun menunggu makanan nya
Tak henti-hentinya Amel mengagumi tempat yang untuk makan malam
" kenapa Mas gak memberi tau ku kalo mau makan malam "tanya Amel
__ADS_1
" kalo Mas kasih tau kamu ya namanya gak kejutan dong "jawab Devit
" iya Sih "ucap Amel tersenyum malu
Makan yang di pesan pun datang" selamat menikmati Tuan dan Nona "ucap pelayan sambil menaruh semua makanan di meja
Dan kemudian pelayan itu undur diri" Sayang aku mau di suapin "rengek manja Devit
" balik lah sekarang buka mulut nya lebar-lebar"ucap Amel menyondor kan satu sendok makana
Dengan senang hati Devit menerima nya, alhasil adegan suap-suapan terjadi
Makan pun selesai mereka tidak lagsung pulang tapi mereka memilih menghabiskan waktu berdua di tempat itu terlebih dahulu sambil mengobrol
"Mas.. "
" iya Sayang ada apa "jawab Devit
" Terimakasih untuk semua ini, Amel baru pertama kali merasakan semua ini, Terimakasih Mas "ujar Amel yang lagsung memeluk Devit
" Aku kan selalu membuat mu merasakan ini terus Sayang "ucap Devit Iya membalas pelukan Amel
" Mas jika aku memberi tau tetang hubungan kita dengan Sahabat Amel, apa boleh "tanya Amel hati-hati takut ia merusak suasana
Devit pun nampak berfikir sejenak" boleh dong, dan di waktu det ini aku akan mengadakan acara resepsi untuk kita, agar semua orang tau kalo Mas memiliki Istri yang begitu cantik "ucap Devit
" tapi apa Mas tak malu aku hanya anak yatim piatu dan hanya seorang OB di perusahaan Mas "ujar Amel
" buat apa Mas malu, Mas tak peduli apa kata orang "jawab Devit degan penuh keyakinan membuat Amel lega
" Terimakasih Mas sudah mau menerima ku apa adanya "ucap Amel kembali memeluk Devit
" iya Sayang, tapi apa kamu tidak malu pada teman-teman mu karena menikah dengan seorang duda yang sudah memiliki anak satu "sekarang giliran Devit yang bertanya
" tidak Mas buat apa Amel malu "jawab Amel penuh dengan ketulusan
Devit pun tersenyum mendengar ucapan Amel" ya udah yuk pulang "ajak Devit Amel pun mengangguk
Mereka pun turun dengan menaiki live dan mereka juga terus bergandengan tangan
Saat sudah di bawah Amel heran kenapa restoran begitu sepi ia pun memutuskan untuk bertanya nanti
Mereka pun sampai di pikiran mobil supir pun membuka kan pintu untuk Tuan dan Nona nya
Jangan lupa
Like
Komen
Vote
Favorit kan juga ya ππ
__ADS_1