
Mereka berdua pun sampai di kediaman Devit, saat masuk ia melihat Mama Rani yang terlihat khawatir
Amel pun mendekati sang Mama dan di ikuti Devit, Amel berkata"Ma, Mama kenapa kok panik "Amel jadi khawatir dengan sang mertua
Mama Rani pun mengatur nafas nya agar lebih tenang dan menjawab pertanyaan Amel" Putri Sakit "Amel dan Devit terbelak mereka lagsung berlari menuju kamar Putri
Saat mereka sudah di dalam kamar Putri nampak sedang terbaring di atas kasur, benar saja wajah Putri sangat pucat
" Mas ayo bawa Putri ke rumah sakit, aku takut Putri kenapa-kenapa "Amel pun jadi ikut panik
" tenang kan dirimu Sayang, Dokter peribadi keluarga akan segera datang "Devit memeluk Amel agar Amel lebih tenang
Amel pun mengangguk walaupun ia tetep takut jika Putri sampai kenapa-kenapa
Tak berselang lama Dokter pun datang dan di ikuti Mama Rani dari belakang
" syukur lah anda sudah datang, tolong cepat priksa Putri ku "ucap Amel yang merasa lega dokter akhirnya datang
" baik Nona "jawab Dokter Radit
Dokter Radit pun memeriksa Putri degan teliti Dokter pun selesai memeriksa
Lalu berkata" Putri hanya demam, saya akan membuat kan resep Obat untuk nya "
Amel, Devit dan Mama Rani bernafas lega untung bukan sakit yang parah
Setelah menulis resep Dokter pun undur diri dan di antar Mama Rani
Amel mendekati Putri" hei Sayang ini Bunda, maaf in Bunda karena tak bisa menjaga kamu "ujar Amel tak di sangka air mata nya lolos begitu saja
Putri pun terbagu" Bunda..... "ucap Putri lirih
" kamu sudah bangun, apa yang kamu rasakan yang sakit bagaimana bilang sama Bunda"ucap Amel yang benar-benar cemas dengan anak sambung nya itu yang sudah seperti anak kandung nya sendiri
Devit yang melihat itu merasa bahagia melihat sikap Amel yang begitu menyayangi Putri kecil nya itu dengan begitu tulus
"Bunda maaf kan Putri, karena merepotkan Bunda "ucap Putri rapuh
" No, gak boleh bilang begitu, Bunda tak pernah merasa di repot kan, Putri itu anak Bunda jadi jangan kata kan itu lagi "ujar Amel ia mencium semua wajah Putri
Putri tersenyum" Bunda aku tidur lagi ya, Bunda juga istirahat, Ayah jaga Bunda "ucap Putri mengingat kan Ayah nya
Devit pun mendekati Putri dan mencium pucuk kepala Putri" selamat Malam Princes Ayah "ujar Devit penuh cinta
Mereka pun keluar dari kamar Putri menuju kamar mereka, saat sudah kamar Amel pun membersihkan diri nya lalu bergantian dengan Devit
Mereka pun sudah siap tidur dengan baju piyama yang senada
" Mas aku mau tanya sesuatu boleh "ucap Amel
" boleh dong Sayang, mau tanya apa hmm "jawab Devit
" tadi kok di restoran sepi ya padahal biasa nya rame lo Mas"ucap Amel
__ADS_1
"karena Restoran itu sudah Mas sewa untuk kita berdua "jelas Devit
" lain kalih jangan seperti itu lagi ya Mas, uang milik Mas itu buta masa depan anak-anak kita nanti jadi sekarang jangan mengeluarkan uang banyak hanya untuk hal-hal yang tidak penting "Amel memberi pengertian pada Devit
Devit pun terbelak dengan ucapan sang Istri, pasal nya harta nya tidak akan habis 7 turunan bahkan harta Devit tidak habis hanya untuk menyewa sebuah restoran untuk satu malam
Tapi Devit hanya megiyakan ucapan Amel, ya Amel belum tau berapa harta Devit bahkan harta itu tak bisa di hitung
Dan akhirnya mereka setelah merbincang cukup lama mereka pun tidur dengan pulas
......🌌🌌🌌🌌🌌......
Ke esokan pagi nya Amel bangun terlebih dahulu seperti biasa nya
Ia ke dapur untuk membantu Bibi memasak dan tak lupa membutkan bubur untuk Putri
Setelah semua selesai jam menuju kan pukul setengah enam pagi
Amel pun membangun kan Devit untuk melaksanakan kewajiban nya
"Mas ayo bangun, sholat dulu baru tidur lagi "Amel megoyang-goyangkan tubuh Devit
Tapi Devit hanya megeliat Amel yang melihat itu hanya bisa geleng-geleng kepala
Saat ia ingin pergi tiba-tiba tangan nya di tarik sampai ia jatuh di atas tubuh kekar Devit
" Mas ih lepasin "Amel memberontak tapi sayang usaha nya gagal
" biar lah seperti ini dulu Sayang ini sangat nyaman "ucap Devit dengan suara khas orang mengigo
Seketika posisi Amel menjadi di bawah dan Devit di atas, wajah nya tersenyum nakal
" beri aku Kiss dulu "pinta Devit dengan Lembut
Dengan malu-malu Amel mencium bibir Devit sekilas dengan gerak cepat Devit mel***t
" Ummmm"
Pagi hari ini mereka melakukan adu mulut tapi adu mulut nya yang membuat mereka nikmat
Nafas Amel pun mulai habis "hoss hoss"
"mas ih aku kan jadi susah nafas nya, udah sana buruan Sholat "Amel mendorong tubuh Devit
Devit tersenyum melihat istrinya begitu imut jika sedang marah
Devit pun lagsung kemara mandi untuk mengambil air wudhu, dan setelah itu ia melakukan kewajiban sebagai seorang muslim
Sedangkan Amel di bawah sedang menyiapkan makan
Setelah itu ia membawa semagku bubur untuk Putri yang sedang sakit
Amel pun lagsung masuk ke dalam kamar, nampak Putri sudah bangun tapi tetep berbaring
__ADS_1
"hai sayang sudah bangun "tanya Amel
" sudah Bun "jawab Putri
Amel menduduk kan Putri" makan dulu ya Sayang, bunda sudah membuat kan bubur untuk mu "ujar Amel, putri pun mengangguk
Amel mulai menyuapi Putri, putri makan dengan lahap
Selesai makan Putri minum obat dan kembali beristirahat
Setelah selesai megurus Putri Amel keluar dari kamar Putri untuk sarapan pagi dengan Mama Rani dan Mas Devit
Amel menaruh piring kotor itu di dapur terlebih dahulu, ia pun lagsung ke meja makan untuk sarapan
"bagaimana Mel, apa putri sudah sehat "tanya Mama Rani
" sudah Ma sekarang sudah tidur setelah minim obat "jawab Amel sambil mengambilkan nasi dan lauk untuk Mama Rani dan Devit
" Mas hari ini aku gak kerja dulu ya "ucap Amel
" kamu gak usah kerja lagi, minggu depan kamu lagsung kuliah saja "ujar Devit
" tapi Mas..... "
" tidak ada penolakan Sayang "tegas Devit
" iya bener apa kata Devit, kamu tak usah bekerja lagi lagsung kuliah saja "jelas Mama Rani
Amel pun mengangguk pasrah mereka pun melanjutkan sarapan nya tanpa ada pembicaraan apa pun
Sarapan pun selesai Amel mengantar Devit sampai depan pintu
Devit megecup pucuk kepala Amel
Cupp
Amel tersenyum dengan kebiasaan baru sang suami yang romantis
"Assalamualaikum, mas berangkat dulu "pamit Devit
" Waalaikumsalam Mas, hati-hati ya "jawab Amel
Terimakasih yang sudah membaca
Jangan lupa
Like
Komen
Vote
Favorit kan juga 😊
__ADS_1
Maaf jika lama up nya 😊