Menikah Dengan Seorang Duda Kaya

Menikah Dengan Seorang Duda Kaya
Hari kelulusan


__ADS_3

Di sebuah panti asuhan ada seorang gadis yang sudah sangat rapi nan cantik tapi tetap sederhana keluar dari kamar nya dan menuju ke sebuah ruangan


Di Ketuk lak pintu ruangan itu Tok tok tok(suara ketukan pintu)


"masuk "ucap seseorang dari dalam balik pintu, Amel pun masuk dan duduk di samping seorang wanita baruh baya, yang tak lain Ibu panti yang selama ini merawat Amel namanya adalah Ibu Bella


" Eh rupanya kamu Mel, wah sudah dandan rapi dan cantik bengini mau kemana sih"ucap Ibu Bella dengan sedikit megoda Amel,


Amel pun jadi tersipu malu "Ibuk bisa aja, hari ini di sekolah Amel akan pengumuman antara lulus dan tidaknya, jadi Amel kesini mau minta doa sama Ibuk agar Amel lulus dan bisa cepat bekerja" ucap Amel menjelaskan kepada Ibu panti


"kalo itu pasti Ibu doa kan dan Ibuk yakin pasti kamu lulus karena kamu anak yang pinter " jawab Ibu panti dengan megengam tangan Amel dengan lembut


" Terimakasih Ibuk,Amel berangkat dulu ya bu Assalamualaikum " pamit Amel dengan mencium punggung tangan Ibu Panti


" Waalaikumsalam Nak, hati-hati di jalan"jawab Bu Panti Amel pun hanya mengangguk dan segera pergi karena takut telat.


Kita beralih ke panti asuhan yang menjadi rumah Amel, panti asuhan ini tidak terlalu besar kamar untuk anak-anak hanya ada dua ruangan yang satunya kamar kusus cowok yang satunya lagi kusus cewek di panti asuhan itu hanya menampung 20 anak sepuluh anak laki-laki yang sepuluhnya lagi anak perempuan dan salah satunya Amel


Amel menjadi anak tertua di panti itu jadi Amel selalu menjaga adik-adiknya, di panti asuhan ini tidak ada donatur tetap jadi panti asuhan berjualan bahan-bahan makanan pokok


Selain kamar untuk anak-anak juga ada kamar untuk Ibu Panti dan yang membantu Ibu Panti selain itu ada juga tepat belajar untuk anak-anak karena tidak bisa pergi ke sekolah di karenakan ke kekurangan biaya


Jadi anak-anak yang sudah waktunya sekolah hanya akan belajar di panti dan di dampingi guru yang suka rela mengajar anak-anak panti


Amel pun juga ikut serta mengajari adik-adiknya belajar membaca dan menulis


Bahkan dulu Amel bisa bersekolah karena mendapatkan beasiswaa samping dia lulus SMA karena Amel anak yang pandai jadi tak heran jika mendapatkan beasiswa


_-----------------------------------------_


Kita beralih ke Amel yang sudah sampai di sekolahnya, sesampainya di sana Amel sudah di sambut dengan sahabat-sahabatnya


"akhirnya yang di tunggu dateng juga"ucap salah satu sahabat Amel yaitu Indah


"sori-sori, udah lama nunggu nya ya"tanya Amel dengan menatap satu persatu sahabatnya itu


"iya udah lama banget tau"sahut Desi yang baru saja keluar dari toilet


"gak usah dengerin apa kata Desi kita juga baru sampai kok"ucap Anis yang melirik tajam ke arah Desi

__ADS_1


"santai dong tu mata, gua kan cuma bercanda, lo gak marah kan Mel " Desi yang merasa mendapat lirikan tajam dari Anis pun bicara dengan memoyongkan bibirnya ke depan karena kesal


" gue gak marah kok, udah dong jangan cemberut gitu, nanti kalo tiba-tiba ada yang cium bibir lo gimana"ledek Amel yang membuat Desi tambah kesal sedangkan Anis dan Indah tertawa melihat ekspresi Desi yang tambah cemberut


"udah yuk ikut duduk di sana acara nya sudah mau mulai"ajak Amel dan di angguk i sahabatnya


Mereka ber empat sudah duduk berdampingan, acara pun di mulai dengan sambutan dari kepala sekolah


Selesai pidato Kepala Sekolah yang sangat membosankan itu akhirnya waktu yang ditunggu-tunggu akhirnya tiba


"saya akan mengumumkan bahwa Siswa dan siswi dari sekolah SMA Cempaka Putih dinyatakan_"ucap Wakil kepala sekolah itu sengaja menghentikan bicaranya agar semua murit merasa penasaran


Deg


Deg


Deg


"dan semua dinyatakan LULUS"lanjut Wakil kepala sekolah dan semua siswa berteriak karena mereka semua lulus


"semua kembali lah duduk, acara belum Selesai " ucap Kepala Sekolah dan semua murid duduk kembali


Setelah penyerahan Hadih semua murit pun di bubarkan karena acaranya sudah selesai


" selamat ya Mel lo memang hebat"ucap Anis dan megacung kan jemlolnya


"iya Mel lo paling thebes pokoknya"ucap Indah dengan memeluk Amel di ikuti dengan Desi dan Anis


"terus rencana lo setelah ini apa Mel "tanya Desi setelah drama berpeluang seperti teletabus


" rencana gue sih mau kerja, buat bisa masuk kuliah"jawab Amel yang sedikit berfikir, Desi mengangguk paham


"kalo lo Dah"tanya Desi kepada Indah


"gue kerja dan udah gak ada kepikiran kuliah sih "jawab Indah sedikit ragu


" kalo lo Nis gimana "tanya Desi lagi tapi tertuju pada Anis


" gue lagsung kuliah sesuai ke ingin nyokap sama bokap "Jawa Anis santai

__ADS_1


" nah sekarang lo Des setelah ini gimana "sekarang giliran Indah yang tanya Desi


" gue juga lagsung kulihah "jawab Denis


" tapi kalian kuliahnya gak ke luar negri kan"tanya Amel yang sedikit memasang wajah sendu


"gak Mel gue gak kuliah di luar negeri mugkin gue ke keluar negeri kalo sudah masuk S2 baru ke Amerika"jawab Anis sembari menangkan Amel


"gue juga gak kuliah di luar negeri kok"Desi menimpal Kata-kata Anis


"yang penting kita saling tetap berkomunikasi terus agar persahabatan kita tetap utuh"sahut indah


"wah-wah ada yang sedang bahagia ni, anak Panti asuhan pinter juga"ledek seseorang yang membuat Amel, Anis, Indah, Dan Desi menoleh ke arah sumber suara


"iri lo, iri bilang bos papalepapale"seru Desi degan nada megejek


"apa gue iri sama ini orang, gak level tau "jawab Rika dengan sinis dan jijik


" Eh banyak ba**t lu, kalo gak level gak usah deket-deket, mingat sono hus hus hus"ucap Anis yang sudah emosi degan kelakuan Rika, Anis mengusir Rika dan ke dua temannya seperti mengusir Ayam


"sut Nis udah gak usah di tagapin biarin aja "ucap Amel sedikit berisik di telinga Anis


" halah sok pendiam lo, yuk gaessss kita pergi dari sini gue udah mulai gatel ni deket -deket orang gak level "ucap Rika dengan menatap Amel dan yang lainnya tidak suka


Anis pun sudah megepalkan tangannya karena sangat emosi, tapi tangannya di pegang Amel


" sudah Nis, biarin aja, yuk mending pulang "ajak Amel dan di angguk i ke tiga temannya


Baru saja satu langkah ada yang memanggil


" Amel......... "teriak seorang laki-laki yang berlari mendekati Amel dan temannya


Sontak membuat Temannya dan juga Amel menoleh ke arah sumber suara dan ternyata.....


-


-


-

__ADS_1


-


__ADS_2