
Sore itu bella dan hendra membawa wirawan ke Rs di kotanya,ayah bella pun diperiksa dan memang ada gangguan di area jantung.
karna bella takut terjadi hal yang tidak diinginkan akhirnya ia memilih agar ayahnya dirawat inap,sebenarnya ayah bella tidak ingin dirawat karna menurut penuturan dokter ia hanya harus istirahat dan jangan terlalu banyak fikiran.Tapi bella bersikeras agar ayahnya dirawat minimal 2hari lah,karna wirawan sangat ingin menimang cucu akhirnya ia harus menuruti semua perkataan bella.
"Ayah istirahat yah,kita tunggu diluar"ucap bella pada ayahnya.
Kini bella dan hendra tengah duduk di luar kamar rawat ayahnya,"Duh laper lagi belum makan dari siang"keluh bella."dra,gw beli makan dulu ke kantin ya,tar gw bawain juga buat lo"ucap bella pada hendra.
"oh yaudah hati² ya bel." bella pun berlalu meninggalkan hendra.
Dikantin."pak pesen nasi kuning 2 bungkus aja,sama air mineralnya 2"
"iya neng ditunggu yah" ucap penjual
saat berbalik badan bruuugh bella menabrak seseorang dan terjatuh."eh mbak maaf maaf ayo saya bantu bangun"ucap seseorang itu
"aduh mas liat liat dong kan saya jadi jatuh"
jawab bella kesal.Saat bella melihat wajahnya ia merasa tidak asing dengan pria yang sudah menabraknya."BELLAA" ucap pria itu,"Kamu bella anatasya kan?"sambungnya antusias.
"eh lo kevin,yang waktu itu nembak gw dikampus kan?"
"iya aku kevin,yang dulu ngejar²kamu hehe"
"lu dokter disini?"tanya bella karna melihat seragam kevin yang digunakan
"eh iya aku jadi dokter spesialis bedah+papah aku direktur di Rs ini" jelas kevin
"Neng ini nasi kuning sama air mineralnya"potong penjual dan memberikan sebuah bungkusan.
"oh iya,makasih pak ini uangnya!"sambil menyerahkan sejumlah uang.
"lo pesen 2 buat siapa?"tanya kevin
Bella bingung haruskah ia memberitahu tentang statusnya yang mempunyai suami.
ah ia tidak siap mengatakannya."oh ini sekalian buat tukang kebun yang jagain ayah" ucap bella kikuk.Lagi lagi bella berbohong entah apa yang difikirkanya,kemarin ia sudah berjanji akan menerima hendra,tapi sekarang bahkan ia tidak memberitahu bahwa statusnya sudah menikah.
"Yaampun ayah kamu dirawat?,sini duduk dulu bel kita kan udah lama gangobrol"
mereka pun akhirnya duduk dan saling bertukar cerita mengenang saat mereka kuliah dulu.
Dilain tempat ada hendra yang sedang menunggu istrinya,"duh bella kemana ya,katanya beli makan doang tapi lama,apa jangan jangan dia kenapa napa lagi" hendra khawatir.
__ADS_1
'bella hendra' panggil wirawan dari dalam,hendra yang mendengarnya segera menghampiri wirawan "iya ayah,mau sesuatu?" tanya hendra lembut
"bella mana?"tanya wirawan.
"bella bilang dia mau beli makanan dulu"
"oh gitu,yaudah dra bantu ayah minum obat"
Hendra pun membantu wirawan minum obat glek glek wirawan meminum obatnya,
"dra ayah minta maaf ya kalau bella suka nyakitin kamu dan nyusahin kamu"ucap wirawan tiba²
"ayah gaperlu bilang gitu,bella kan istri hendra jadi sudah seharusnya hendra menerima semua sikapnya"
"iya ayah tau kamu baik,makasih ya udah mau sabar sama bella,dan ayah tunggu cucunya loh!"
"haha iya yah,hendra usahain"
Tak lama bella masuk ke ruangan ayahnya,ia melihat sang ayah sedang tersenyum bersama hendra,oh bahagia rasanya melihat ayahnya tersenyum dan ceria.
"eh bel,kamu udah kembali,"ucap hendra saat melihat bella masuk.
"heeh nih makanan buat lo" bella memberikan bungkusan pada hendra,
"gw udah makan dikantin tadi"
"oh pantes lama,yaudah aku makan dulu ya.makasih bel" ucap hendra sambil tersenyum dan keluar ruangan.
"ayah gimana,udah mendingan?"tanya bella
"udah ayah kan cuma butuh istirahat aja,bel kamu liat kan perlakuan hendra ke kamau?lembut, sopan, dan manis.ayah tau kamu belum melakukan tugas mu sebagai istri,jadi ayah minta bel,mulai sekarang hiduplah selayaknya pasangan,hargai perasaannya"wirawan sangat berharap anaknya akan menerima jodoh yang telah ia pilihkan.
deg ayahnya tau bahwa ia belum melakukan kewajibanya, bella mematung seketika,apa yang diucapkan ayahnya memang benar,tapi entahlah ia kadang merasa sudah siap tapi kadang ia merasa benci kepada hendra,padahal kalau difikirkan hendra tidak salah apapun.
dua hari berlalu, bella dan hendra membawa ayahnya pulang kerumah,
"ayah harus istirahat terus walaupun udah ga dirawat" ucap bella sambil membaringkan wirawan ke kasurnya,
"iya ayah sudah sehat,makanya hendra bella segera kasih ayah cucu,biar ayah ada yang nemenin main"ucap wirawan tegas.
bella dan hendra saling melirik,oh bahkan wajah bella sudah memerah memikirkannya.
malam tiba dan tentu saja bella dan hendra tidir satu kamar,toh mereka juga pernah melakukannya di desa, drrrrtt drrtt hp bella berdering, "Hallo?"
__ADS_1
"hallo mbak,saya mau kasih tau kalau pesanan yang kita dapat menjadi sangat banyak, untuk jumlah pemasukan dan sebagainya belum dikerjakan,apa mbak masih lama dikota?"
"oh iya meta maaf ya,eemm saya pulang besok tapi mungkin mulai masuk kerja lusa,kamu bereskan saja datanya dan nanti saya akan kerjakan"
"oh iya mbak kalau begitu,maaf ya mengganggu mbak bella!"
"gapapa,yaudah saya tutup ya!"
bella sadar betul dengan posisinya sebagai pegawai,ia tidak bisa meninggalkan tanggung jawabnya,ya memang bulan ini sudah mau memasuki bulan ramadhan banyak pesanan yang harus diurus, pengeluaran dan pemasukan harus terus dicek agar tidak terjadi kesalahan pendataan yang berakibat peternakan akan merugi.Itu semua tugas bella dan untuk itu ia memutuskan untuk pulang besok.
"ada apa bel,siapa yang menelpon?"ucap hendra sembari memeluk pinggang bella daei belakang,bella kaget ia merasa malu dan tidak nyaman,oh apakah ia harus melakukannya sekarang "eemm meta,dia minta kita pulang,karna dipeternakan lagi sibuk"ucapnya tegang.
"eemm yaudah kita pulang besok"sambil mencium leher bella.
"dra jangan gitu,ayo kita tidur,aku cape besok juga harus pulang kan" ucap bella sambil melepas pelukan hendra.
Pagi tiba,seperti biasa pagi hari diawali dengan sarapan bersama,"ayah kita balik ke desa siang ini,ayah jangan lupa minum obat dan istirahat ya" ucap bella disela sela makanya,
"yah,cepet banget kalian pulangnya"
"ayah tau sendiri,ini udh mau bulan ramadhan peternakan lagi sibuk,bella kan pegawai disana jadi gabisa seenaknya" jelas bella
mereka lanjut menyantap sarapanya tanpa ada pembicaraan lagi.
siang menjelang bella dan hendra berpamitan kepada wirawan untuk pulang.
"ayah jaga kesehatan ya,bella sayang ayah"ucap bella dan disambut pelukan oleh ayahnya,
"saya juga pamit yah"ucap hendra bersalaman pada wirawan.
."iya kalian berdua hati²ya,secepatnya buatin ayah cucu yang banyak.oh iya kalian dianterin supir aja,kasian dia nganggur kan ayah udah gapernah kemana mana".
bella lega akhirnya ia tidak perlu naik bus lagi,ia tidak akan mencium bau bau yang aneh,dan tidak ada yang berisik pastinya.
mereka berangkat dari pukul 13.00 dan sampai kurang lebih 1jam ke desa.
sesampainya dirumah bella langsung tidur,perjalanan yang cukup panjang membuatnya cape.sedangkan hendra memilih melihat kebunnya yang cukup lama tidak ia rawat,membersihkan rumput liar dan ya sedikit bercocok tanam.
holla guys im back🌻
ada yang nunggu autor ga? Oh ngga y:)
mohon maaf jika banyak typo dan tanda baca yang kurang sesuai:)
__ADS_1
terimakasi sudah membaca:)