
pagi sekali hendra menyiapkan masakan untuk sarapan ia dan istrinya,begitu senangnya bahkan saat memasak hendra terus tersenyum,dan jadilah 2porsi nasi goreng sederhana dengan telor mata sapi diatasnya.
"bella pasti suka,aku kan buatnya dengan cinta hee"
ceklek pintu kamar bella terbuka disana sudah nampak bella membawa handuk yang pasti ia bakalan mandi.
"bak udah diisi air belom ? "tanyanya pada hendra yang sedang menata sarapanya."udah ko neng aa udah isi tadi pagi"
"lo bisa ga si gausah panggil gw kaya gitu,gw gasuka,gw benci sama lo"
deg hati hendra serasa disayat mendengar penuturan dari mulut bell,rasanya ia sangat gagal menjadi suami yang bella inginkan,ya wlaupun ia tau bella belum menerimanya,tetapi perkataan bella tadi sangat tidak sopan bukan kepada suaminya,setidaknya dia harus menghormati.
hendra hanya mengusap dadanya agar sabar,
ia tidak berkecil hati,ia yakin suatu saat nanti bella pasti mau menerimanya.
bella sudah bersiap dengan stylenya memakai kemeja putih dan rok hitam sepaha,
itu memang pakaian kantornya saat dikota ia hanya punya pakaian seperti itu.
Gambaranya ya guys:)
Saat bella keluar kamar,hendra melongo memandangi bella dari atas sampai bawah dan sebaliknya,"bel kenapa kamu pake baju kaya gini,ini juga rok kecil banget kaya punya anak SD"ucap hendra tiba²,ya ia tidak rela jika nanti tubuh bella dilihat orang lain
__ADS_1
"ini namanya style kantor,lo aja yang katro dasar kampungan,gausah urusin hidup gw deh,mending lo urusin aja tuh sapi² dipeternakan"
huh hendra harus sabar,ia gamau kalau nanti ribut sama bella "oke tapi sekarang ayo kita sarapan ya,aa udah masakin terus abis itu kita berangkat bareng"jawab hendra sangat lembuuut.
"gw galaper,lagian siapa juga yang mau bareng sama lo"
"BELLA,kalau kamu gasuka saya seengaknya kamu hargai peran saya sebagai suami,saya
mencoba bersikap baik sama kamu ! "emosi hendra sudah memuncak ia tidak bisa sabar lagi,perkataan bella sangat menyayat hatinya,
"Ko lo bentak gw,lagian gw gaminta buat lo baik sama gw"balas bella tak kalah emosi.segera bella berangkat keluar rumah meninggalkan hendra yang terduduk memandangi nasi goreng dengan ceplok telor berbentuk love,hendra kira pagi ini ia akan sarapan bersama istrinya,dan mendapat pujian atas masakannya.ternyata ekspektasi hendra terlalu tinggi,ia bahkan sekarang bertengakar dengan bella,,yatuhan ia sangat menyesal telah membentak bella tadi,seharusnya ia masih bisa bersabar dengan sikap bella.
diperternakan bella sudah duduk diruanganya ia melihat ada data pemesanan yang belum diurus,segera ia lihat dan kerjakan,sebetulnya bella masih memikirkan pertengkarannya tadi pagi,ia bingung apakah ia terlalu kasar pada hendra yang jelas² sudah bersikap baik kepadanya,tapi rasa bencinya menutup itu semua,bella fikir ini semua salah hendra karena menyetujui perjodohan ini.
krukuk krukuk perut bella berbunyi,ia lapar karna tadi pagi tidak sarapan,sekarang jam 11 belum waktunya istirahat,tapi bella sangat lapar jadi ia memutuskan pergi kekantin yang ada dibelakang.
"wuuh mas hendra hot bangeeet" ucap seorang pekerja perempuan yang lewat,hendra hanya tersenyum ramah membalasnya,"wikwiw mas hendraa cakep amat si kalau lagi keringetan gini"uca pekerja perempuan lagi sambil mecolek dagu hendra.
"ah mbak sarah bisa aja" jawab hendra ramah.
ternyata ada seseorang dibalik pohon memperhatikan hendra dengan tatapn tak suka,ya itu bella ia habis membeli roti hendak menuju ruanganya namun tidak sengaja melewati area ternak sapi,
bella pergi keruanganya dengan tatapan kesal
" so kecakepan banget si jadi cowok,lagi kerja kuga ngapain buka baju didepan umum segala,iiiiih nyebelin" bella marah² diruanganya sendiri.
__ADS_1
jam menunjukan pukul 16.00 waktunya bella pulang baru ia keluar gerbang,hendra memakai motor antiknya menghampiri bella
"neng ayo pulang bareng"ucap hendra tersenyum,
~hah gw gamungkin naik motor butut itu,males banget ! tapi kaki gw pegel banget pinggang juga,,mana jalan pulang lumayan lagi,oke kali ini terima aja bel~
"oke gw mau pulang bareng lo,,anggap aja ini permintaan maaf lo karna udah bentak gw tadi pagi"bella sejujurnya gengsi ikut tumpangan hendra karna jelas² mereka belum baikan,tali yaudah lah toh bella cape kalau harus jalan kaki.
sesampainya dirumah bella langsung masuk,hendra mengejar bella dan menarik tanganya" bel tunggu,aa minta maaf karna bentak kamu tadi pagi"pandangan mereka bertemu,entah mengapa bella rasanya ingin menangis,dan yahh air matanya mulai turun,hendra panik melihatnya" bel kamu kenap ko nangis,ada yang sakit oh iya maaf kamu gasuka aku bilang aa ya,? "bella menggeleng."terus kenapa dong,aku ada salag apa gimana si"hendra frustasi..
huuaaa bella menangis kencang dan memeluk hendra,,hendra tertegun ia masih belum sadar,tapi secepatnya ia membalas pelukan bella."kamu jaahh hiks hatt orang tuaku belum pernah bentak aku kaya tadi hiks" ia tak tau alasan ia menangis kencang seperti ini,tapi rasanya nyaman dipelukan hendra." oh maaf ya bel,aku gabisa kontrol emosiku,janji deh tar gakaya gitu lagi jadi maafin aku ya"ucap hendra lembut sabil mengelus rambut bella. Bella sadar segera ia mendorong hendra "lo nyari kesempatan mulu ya,kalau minta maaf ya minta maaf jangan pegang² gw"
"loh bel tadi kamu loh yang peluk aku duluan"
"ga gamungkin,udah lah nyebelin lo" bella malu segera ia masuk kamar.
"tapi kita udh baikan kan ? "hendra berterika diluar kamar.
"Berisik lo pergi sana" teriak bella takalah berisik didalam kamar.
oh No apa sebenarnya yang terjadi pada bella kenapa ia tiba² menangis kencang dan memeluk hendra.
holla guys aku up malem,maklum baru selesai
maaf ya kalau banyak typo ! 😇
__ADS_1
terimakasih sudah membaca:)