Menikahi Pria Miskin

Menikahi Pria Miskin
Part8


__ADS_3

Pukul 21.07 bella dan hendra memutuskan pulang,karna keadaan desa yang sudah sepi membuat mereka leluasa dan ya bella masih memakai pakaian yang robek hanya saja atasanya memakai sweeter hendra.


saat dijalan pulang bella kagum melihat bintang yang sangat banyak, "wah gila gw baru liat bintang sebanyak ini" ucap bella tiba² berhenti dijalan.


"yah biasanya kalau banyak bintang gini besok bakalan cerah"timpal hendra


"gw jadi kangen sama mamih"bella tiba² teringat akan mamihnya yang sudah meninggal.


"jangan sedih dong bel,kan sekarang kamu istri aku tanggungjawab aku,mungkin kamu belum bisa nerima aku tapi aku bakalan tetap sayang sama kamu" ucap hendra sambil menarik bella kepelukanya,awalnya bella kaget tapi lama² ia merasa nyaman dan membalas pelukan hendra cukup lama sampai " iiissh modus lu peluk² gw" bella mendorong hendra dan meninggalkannya.


Bella merasa ia takut akan nyaman dengan hendra,ia merasa belum siap.


Sesampainya dirumah hendra membuka kunci pintu dan bella masuk kekamar begitu saja,hendra menggelengkan kepalanya.


didalam kamar 'bel apaan si kenapa lo deg degan gini' setelah ia sadar "oh astaga gw bahkan lupa kalau kamar belum diberesin,gw tidur dikamar hendra lgi deh" ucapnya sembari melihat kamar yang berantakan,setelah selesai mengambil baju bella langsung masuk kekamar hendra dan saat bella membuka pintu "aaaaaaaaaaa" teriak bella,hendra yang membelakangi bella akhirnya refleks memutar badan, bella kaget sejenak matanya meloto melihat kearah ************ hendra "aaaaaaaaaaa" teriaknya menyadari apa yang barusan dilihat,hendra segera mengambil handuk dan menutup badan bawahnya,


" duh bella kamu kalau masuk kamar orang ketuk pintu dulu dong!"


"ya kan gw gatau,gw tdi liat lu kedapur dikira mandi"


"ya aku emang mau mandi tpi ini baru buka baju"ucapnya santai


Pipi bella sudah memerah


"yaudah sana mandi" ucap bella kesal.


akhirnya hendra berlalu mandi,bella berbaring dikasur fikirannya masih tertuju kepada benda pusaka hendra panjang dan cukup besar,aah bella sangat malu,apalagi dia melihat badan hendra sangat bagus,walapun tidak terlalu berbentuk.


cukup lama hendra mandi.dan sekarang ia kembali kekamar "bel sana mandi,airnya udah aku siapin,toh kamar juga mau aku pake buat ganti baju tar kalau kamu liat itt....."


"STOP" bella memotong ucapan hendra,


ia tau hendra akan membahas kejadian tadi.

__ADS_1


segera bella bangun dan berjalan keluar kamar."gamau sekalian megang bel?"goda hendra dan mendapat tatapan tajan dari bella.


saat dikamar mandipun bella terus memikirkan kejantanan hendra,'bagaimana jika benda itu masuk ke....' bella sadar akan fikirannya dan segera mandi,ia tidak mau terlalu memikirkannya.


selesai mandi dan berpakain bella kembali kekamarnya hendra tok tok tok "dra gw mau ngomong"teriak bella


"apasi bel,udah malem ini kamu mending tidur" ucap hendra sambil membuka pintu


"justru itu,gw tidur dikamar lo lagi kamar gw kan belum sempet diberesin"


"oalah iya,,yaudah ayo"ajak hendra


"eeiitt lo tidur diruang tamu sana!"


"bel ruang tamu karpetnya lagi dicuci belum kering,masa aku tidur dilantai tar kalau aku masuk angin kamu yang repot"


'iya juga kalau dia sakit kan gw repot ' fikir bella,"yaudah deh kita tidur barengan lagi,,tapi awas macem²" ancam bella.


dan merekapun tidur,tetapi tidak dengan bella,ia mengintip hendra dan ternyata lelaki tersebut sudah pulas,bella menggeser badanya berhadapan dengan hendra.


Bella pov


Entah kenapa aku suka memandangi wajahnya yang terlelap,setelah kufikir fikir dia memang tampan pantas saja banyak yang mengidolakan nya didesa.Aku kesal jika mengingat saat dia makan beesama wanita lain,hatiku jadi kesal.kutatap setiap lekuk wajahnya ternyata sangat sempurna,bulu mata lentik,halis yang cukup tebal,mata sipit,wajah yang beraih,kulit coklat yang membuatnya terkesan sexy.


kembali lagi aku berfikir tentang perkataan ayah yang ingin mempunyai cucu,dia bahkan masih sering menceramahiku agar menerima hendra,dan perkataan teman ku saat dipasar ia benar aku memang seharusnya menerima hendra sebagai suamiku,toh wlapun memang hendra tak bisa memberiku barang mahal,rumah mewah,emas,berlian,mobil,


tapi saat bersamanya aku merasa aman dan nyaman ia juga sangat mendukungku walapun setelah kufikir aku sangat jahat padanya,selalu berkata kasar dan tidak menghargainya, bahkan aku belum memberikah apa yang sudah menjadi Hak nya,tetapi ia tidak pernah memaksa bahkan meminta.Selama tinggal bersamanya aku juga tidak kelaparan bahkan kurasa aku mulai terbiasa.Jadi sudah kuputuskan Aku akan mulai menerimanya.


Bella Pov end.


bella mengecup singkat dahi hendra dan mengatakan"Maaf kan aku,mari kita mulai semua dari awal" setelah mengatakan itu bella tertidur memunggungi hendra.


Mata hendra terbuka ia tak percaya bella mengatakan itu,Rasanya jantungnya akan copot, Ya hendra memang belum tidur ia hanya pura² saat bella membalikan badanya,hendra juga hanya diam saat wajahnya dibelai bella,padahal benda pusakanya sudah mengeras tetapi ia masih bisa tahan,Saat bella mengatakan sesuatu tadi rasanya hendra ingin bangun dan berteriak saking bahagianya," i love you my wife" ucap hendra dibalik selimut lalu ia ikut terlelap.

__ADS_1


Pagi Sekitar jam 06.30 bella bangun dan mendapati bantal disebelahnya kosong,ya hendra sudah tidak ada segera bella bangun dan memcarinya kedapur tetapi juga tidak ada ia pergi ke luar rumah dan ya ia melihat hendra sedang menjemur kasur dan bantal² yang ada dikamar bella.


"loh bel udah bangun,ini kasurnya aku udah jemur,biar malem kamu bisa tidur dikamar kamu" ucap hendra saat melihat bella berdiri didepan pintu.


Tatapan bella tak suka ia belum rela jika nanti malam tidak tidur dengan hendra.


"kalau lo gamau tidur sama gw ya bilang,dasar katro" ucap bella sinis dan meninggalkan hendra,segera bella mandi dan bersiap.


"ko bella marah ya,aku kan gangomong salah,tadi malem katanya mau mulai dari awal,tapi masih aja jutek" ucap hendra bingung pada dirinya sendiri.


saat mau berangkat pun bella tidak mau diajak bareng naik motor dengan hendra,ia bersikeras ingin berjalan saja,alhasil hendra ikutan berjalan deh sama bella.


"lo ngapain si ngikutin gw,kenapa ga pake motor aja" ucap bella kesal


"Aku maunya bareng sama kamu,lagian kamu kenapa si,perasaan selamem biasa aja,sekarang malah jutek?" tanya hendra dan oh astaga mukanya imut sekali saat mengucapkan itu fikir bella.


"udah lah gw buru²!" ucap bella mengalihkan pembicaraan.


saat sampai di dipeternakan bella tetap acuh bahkan langsung menuju ruangannya,tetapi ia teringat sesuatu dan kembali ke mengampiri hendra,ia mengangkat tangan hendra dan menciumnya,hendra tertegun kaget tetapi kemudia tersenyum sedangkan bella masuk keruanganya,hendra pun langsung menuju kandang ayam.


saat diruangan bella juga tersenyum ia merasa sangat bahagia karena berhasil menjalankan satu kewajiban seorang istri.sampai tiba² dddrrrtt drrrttt drrt


"Hallo pak,APA?,ko bisa?,Oh iya saya kesana hari ini juga"


Bella panik segera ia mengambil tasnya dan menemui hendra.


Holla readers🌻


Aku curhat dikit,Sumpah ya aku kesel banget niatnya mau ku update sebelum jam 12 malam,tapi tiba² mati lampuu dan gada sinyal huhu😭


Alhasil aku harus nunggu sampai listrinya nyala,dan udah lewat jam 12 aku baru update:) ya walaupun gapenting si,soalnya novelku jg gada yang nungguin😂tapi tetep ko aku bakal selsaikan ceritanya.


Btw maaf kalau banyak typo dan tanda baca kurang sesuai:)

__ADS_1


Terimakasi telah membaca:)


__ADS_2