Menikahi Pria Miskin

Menikahi Pria Miskin
Part 15


__ADS_3

annyeong...


minggu ini aku up 2x hwehe


semoga ga bosen sama alurnya ya..


aku gabakaln buat konflik cerita ini beraatt ko.


karna aku juga gasuka, aku bakalan buat konflik tipis tipis aja oke!


jangan lupa komen,like and vote kalau kalian suka....


Happy reading~


Hendra dan bella tiba di kediaman ayah bella sore hari, wirawan yang sudah mendapat kabar kedatangan mereka pun menyambut diteras.


"ayaaahhh.... " bella segera memeluk wirawan.


"Nak, kalian sudah sampai, kenapa lama sekali? "


"Ck.. jalanan macet yah,ayah liat penampilanku sekarang?!sudah sangat kacau" bella menunjukan muka kusut nya.


"emm hendra gimana kabar kamu? " hendra menyalami mertuanya.


"hendra baik yah" sambil tersenyum ramah.


"yaudah ayo ayo masuk..bawa tas kalian"


lalu wirawan masuk mengajak mereka duduk berbincang bincang.


"ayah bella ke atas dulu mau mandi, udah gerah banget nih lengket"


"yaudah, eh iya bel karna Pembantu ayah udah cuti hari ini, jadi kamu yang masak makan malam ya! ..hendra sini dulu ayah mau ngobrol" wirawan mengajak hendra duduk di ruang Tv.


Bella hanya mengangguk.


"gimana gimana, bella sudah menerima kamu belum? "


hendra gelagapan, sebenarnya akhir akhir ini sifat bella berubah lagi jadi kasar.


"hubungan kami sudah jauh lebih baik yah. " jawabnya sopan.


"syukurlah, ayah khawatir bella masih menyakiti kamu sampai sekarang"


"ngga ko yah, kami baik baik aja dan bella juga sudah menerima hendra yah" tidak yah bella belum menerima hendra batinnya.


"iya, ayah minta maaf atas perlakuan bella ke kamu yah dra, tapi ayah juga mohon sama kamu jangan tinggalin bella walaupun anak ayah itu Belum jadi istri yang baik" ya wirawan memang cemas dengan watak anaknya itu, ia yakin bella sudah sangat menyakiti hendra.


"ayah tenang aja, hendra sudah sangat sayang sama bella dan hendra juga tidak ada niatan untuk meninggalkan bella" ucap hendra lembut sambari memegang tangan mertuanya.


"terimakasih nak, ayah tau kamu pria baik"


"ayah gaperlu berterimakasih, itu sudah kewajiban Hendra."


lalu wirawan memeluk menantunya


"yasudah pergi kekamar, mandi dan istirahat nanti turun buat makan malam"


hendra Mengangguk.


Didalam kamar hendra tidak melihat bella, oh mungkin bella sedang dikamar mandi fikirnya,

__ADS_1


tok tok "Bel.. bella kamu didalam? " hendra mengetuk pintu kamar mandi, namun tidak ada sahutan. hendra membuka pintu dan memang tidak ada bella didalam, ia panik apa jangan jangan bella diculik, hendra memeriksa jendela dan benar jendela itu terbuka, bisa saja bella beneran diculik.


ia segera menutup jendela dan berbalik.


hendra mematung, mulutnya menganga melihat pemandangan didepanya.


itu bella istrinya sedang membongkar tas yang ia bawa tadi, tpi penampilanya sungguh membuat hendra tegang, bella hanya memakai dalam saja, ya dalaman merah yang kontras dengan kulitnya. Hawa dikamar tidak panas tapi hendra sangat berkeringat.


Bella belum menyadarinya, karna ia sebenarnya juga memakai headset,jadi ia tidak dengar ada orang masuk, tapi sedetik kemudian bella sadar ada yang memperhatikanya dari arah jendela.


"aaaaaaa....... mesum" bella segera menutupi dadanya menggunakan kain yang ia ambil dari tas itu.


hendra menatap kain yang diambil bella diikuti oleh tatapan bella,


"aaaaa keluar mesuuummm! "


brak hendra segera berlari keluar kamar.


"hendra ada apa? ayah mendengar bella berteriak." teriak wirawan dibawah,


wirawan yang sedang memberi makan ikanya itu juga kaget mendengar bella berteriak.


"ng nggapapa yah tadi ada kecoa" balas hendra yang masih didepan pintu kamar.


Didalam kamar, bella segera memakai bajunya dengan wajah memerah seperti kepiting rebus, ia juga syok dengan apa yang ia pegang tadi, bella memang asal mengambil saking paniknya, ternyata yang ia ambil adalah daleman hendra. Ugh ia sangat malu sekarang, lagian siapa suruh hendra masuk tanpa mengetuk pintu, eh hendra yang tidak mengetuk atau bella yang tidak mendengar.


saat bella keluar kamar hendra masih setia berdiri didepan pintu.


ceklek bella keluar kamar.


"kamu udah ganti bajunya? "tanya hendra.


bella hanya memasang wajah juteknya, lalu turun untuk memasak makan malam,


Bella melihat kulkas dan ternyata bahanya tidak lengkap,ia melihat daging ayam, sayuran dan ada udang juga jadi ia memutuskan untuk membuat sayur sop dan Ebi furai.


sekitar 1jam bella bergelut didapur dan akhirnya masakanya sudah siap,ia menata nasi, sayur sop, Ebi furai, buah buahan dan air putih dimeja.


"huftt akhirnya selesai juga" bella menarik nafas dalam.


sudah saatnya makan malam, bella yang tengah menyusun piring melihat ayahnya keluar kamar,


"ayah.. ayo makananya sudah siap" teriak bella dari meja makan, lalu wirawan menghampiri bella dan duduk dimeja makan.


"waahh bella yang memasak ini? " tanya wirawan kagum.


bella mengangguk bangga.


"ternyata benar bella ayah sudah dewasa" ucap wirawan sambil memagang rambut bella.


saat bella hendak duduk "ett jangan duduk dulu panggil suami mu makan malam" cegah ayahnya.


bella hampir lupa bahwa dirumah ini juga ada suaminya hendra.


saat bella membuka pintu kamar, ia diperlihatkan pemandangan saat suaminya sedang tertidur.lalu bella mendekatinya ia duduk dipinggiran ranjang, bella mengusap wajah tampan suamianya, wajahnya sangat teduh. Bella berfikir apakah ia tega menyakiti laki laki yang sudah bersikap baik padanya selama ini, disatu sisi ia memang nyaman dengan hendra, disatu sisi lagi ia juga ingin mewujudkan impian nya dulu.


bella menepuk pelan tangan suaminya,


"dra bangun, ayo makan malam" ucapnya lembut.


hendra yang merasa tidurnya terganggu, berusaha membuka mata,

__ADS_1


"hhmm, iyaa"


"Ck ayo buruan, ayah udah nungguin" bella menarik tangan hendra agar bangun.


"iya ayoo aku mau cuci muka dulu". hendra segera berlalu kekamar mandi.


Makan malam wirawan kali ini sangat membahagian, karna ia ditemani putri dan menantunya, wirawan sungguh bersyukur kepada tuhan karna sudah membuat hati bella luluh. Wirawan sebenarnya tidak menduga pernikahan putrinya akan bertahan lama, mengingat sikap bella yang menentang pernikahan itu,wirawan berfikir paling 3bulan penikahan putrinya itu berlangsung.


Hari Raya tiba, semua umat yang merayakanya sangat bahagia bisa bertemu dan silaturahmi bersama sanak saudara. Begitu juga dengan keluarga wirawan, lebaran kali ini ia tidak hanya berdua bersama bella, tapi sekarang juga sudah ada hendra menantunya, walaupun belum ada cucu.


Mereka sekarang sedang berkumpul diruang Tv setelah melakukan ziarah ke makan ibu bella.


"yah tante dan om gabakalan kesini? " tanya bella.


"iya kemarin mereka menelepon, katanya lebaran kali ini gabisa kesini karna kan tante mu punya bayi baru 4bulan, jadi mereka khawatir jika bepergian jauh."


"HAH!! tante hamil lagi? bukan anaknya udah besar ya yah?!"


"haha... ayah juga kaget pertama mendengarnya, tapi kenyatanya begitu sepupumu punya adik lagi selisih 18th!" ucap wirawan.


Bella lumayan kaget mendengar kabar itu, pasalnya umur tante nya sudah diatas 30th tapi ternyata masih mau punya Anak.


"jadi kapan kalian juga akan punya anak? " tanya wirawan tiba tiba.


bella dan hendra saling berpandangan. sepertinya bella salah sudah membahas ini.


keesokanya bella hanya berbelanja kebutuhan dapur ditemani suaminya, tentu saja itu perintah ayah tercintanya, lagipula hendra bisa mengendarai mobil, jadi bella pumya supir. bella juga mengajak hendra untuk berbelanja baju ke butik yang sudah buka.


karna sekarang masih suasana lebaran banyak toko yang masih tutup, ditambah suasana jalanan cukup sepi.


"nanti berhenti didepan ya, gw mau beli kue kesukaan ayah dulu, kayanya buka"


"Ayo.. ngapain dimobil aja? " ajak bella


"aku juga harus ikut beli kue? " tanya hendra bingung.


"Ck Ya iyalah gw gatau kue yang lo suka kaya gimana! lo pilih sendiri aja ayo cepet"


hendra tersenyum, oh ternyata bella juga mau membelikanya kue, hmm manis sekali istrinya itu.


seharian jalan jalan diluar membuat bella dan hendra tertidur pulas dengan cepat.


clek ponsel bella berbunyi, menandakan pesan masuk.


Bella yang samar samar mendengar nya pun bangkit untuk melihat ponsel.


"euumm siapa sih yang ngechat gw malem malem gini"


'aku pengen ketemu kamu bel, kamu ada dikota kan? besok kita ketemu yah di restoran *********** jam 10 pagi, aku tinggu kamu'


bella tersenyum membaca pesan itu.


'iya aku pasti datang:)'


sedangkan suami masih tertidur pulas.


Hai guys, mohon maaf ya jika banyak typo


part ini blm ada konflik hwehe..


terimakasih sudah mampir...

__ADS_1


Salam buat semuaa... 🌻


__ADS_2