
hallo, selamat tahun baru 2023 yeeyy..
pokonya sehat terus buat kita semua ya..
and finally aku up hehe,,
emng ceritanya slow update guys jadi aku up sesempetnya aku and semood nya aku aja gitu, karna jujur realife sibuuk buanget:(
so happy reading sayangkuu...
Bella(poompui)
Hendra(Tay Tawan)
Dilain tempat, hendra menjalankan aktivitas nya seperti biasa. Namun tidak dipungkiri Hendra sangat rindu dengan kehadiran istrinya Bella. hendra sempat menelpon istrinya minggu lalu,hanya untuk mendengar suaranya, namun bella tidak mengangkat,
Hendra fikir bella sudah tidak ingin terlibat dengannya lagi.
Sedangkan bella, ia bahkan tidak pernah keluar kamar, ia tidak membuka ponsel atau laptop nya. ia tidak memeriksa pesan masuk atau pekerjaan nya, ia benar² hanya duduk dibalkon kamar dan melamun,menangis sudah menjadi kegiatanya setiap hari, makanan pun selalu diantarkan oleh pembantu, itu pun kadang ia makan kadang ia sentuh pun tidak, ayahnya juga tidak pernah menemuinya.
Wirawan Pov.
sudah hampir 3minggu mantu ku pulang kerumahnya meninggalkan anaku disini, aku tau benar kekecewaan yang di alaminya, karna itu aku tidak berani menghalanginga pergi waktu itu. akupun jelas sangat kecewa pada anaku bella,namun tetap saja dia anaku' melihatnya terus melamun dan menangis membuat hatiku sakit, ayah mana yang rela melihat putri sematawayangnya hidupnya hancur. Namun tetap saja aku tidak bisa mendekatinya,biarlah seperti ini dulu aku juga ingin dia berfikir tentang kesalahnya.
Tapi pagi itu, saat aku sedang menyirami tanaman,aku tidak sengaja melihat dia melamun terduduk dibalkon kamarnya,wajahnya pucat mata dan hidungnya merah yang menandakan bahwa ia habis menangis semalaman. Akhirnya pertahananku runtuh. Aku berniat mengantarkan sarapan yg biasanya simbak yang mengantarkanya kekamar bella.
ku ketuk pintu kamarnya tok tok tok
"Bel ayah boleh masuk?"
Wirawan Pov end.
Bella membuka pintu kamarnya "ayah.."
"boleh ayah masuk nak?"
"ayo yah masuk.."
lalu wirawan masuk dan duduk di sofa kamar bella,ia menaruh nampan berisi makanan dimeja,
"sini nak duduk.." wirawan menepuk sofa di sampingnya.
"bella gapapa?" wirawan mengelus kepala bella.
lalu bella memeluk ayahnya sembari menangis.
"bella minta maaf yah, bella salah hiks"
"denger bel,(wirawan mengangkat wajah bella dan menghapus air matanya), bella tau kan ayah sayang banget sama bella, ayah gabisa marah lama sama bella, Tapi sekarang kasusnya beda bel, bella bukan cuma mengecewakan ayah tapi juga mengecewakan suamimu bel, bahkan kamu dosa besar kepadanya. Lihat yang kamu perbuat sampe dia memutuskan pulang sendiri tidak membawamu, Tapi walapun kecewanya besar dia tidak menceraikanmu, dia memilih untuk pergi karna dia ingin yang terbaik buat kamu,"
__ADS_1
"tapi justru hendra ninggalin bella ga bikin bella merasa lebih baik yah hiks"
"ayah ngerti, tapi gimana dia tau bella gamau ditinggalin sma dia kalau bella nya menunjukan sikap yang sebaliknya, seperti kejadian kemarin Dia fikir bella ga butuh dia karna bella dekat dengan pria lain, dia sayang sama bella, jadi ayah harap bella tau apa yang harus kamu perbuat sekarang, jangan cuma nangis menyesali,tapi bella tidak buktikan padanya."
Kemudian bella berfikir benar apa yang dikatakan ayahnya.
"Dengar nak, peternakan kacau karna banyak dokumen yang belum kamu tangani, tadinya ayah yang akan langsung kesana. Tapi ayah berikan kesempatan buat kamu, sekarang kamu mandi, dandan yang cantik dan urusin kerjaan kamu, yang paling penting selesaikan masalahmu dan suamimu, ayah akan suruh supir buat antar kamu kesana"
Bella mengangguk, dan memeluk wirawan.
"makasih ayah"
Sedangkan dipeternakan, bagian office bingung harus berbuat apa dengan dokumen yang deadline nya sudah dekat, mereka tidak bisa menyelesaikan pekerjaan karna atasan mereka tidak ada kabar, sudah satu minggu ini mereka mencoba menghubungi bella namum tidak bisa/tidak diangkat, terpaksa mereka menghubungi wirawan, namun bos besar nya tersebut bilang bahwa bella yang akan bertanggung jawab.
dibagian lapangan dan produksi juga sedikit terhambat karna keterlambatan konfirmasi dari atasan.
Saat hendra sedang membereskan jerami, ia melihat mobil hitam milik ayah mertuanya memasuki gerbang peternakan, ia memang mendengar dari anak office bahwa mertuanya yang akan datang langsung meninjau.
Tapi saat pintu dibuka, keluar seorang wanita cantik dengan dress hitam yang membuatnya terlihat sexy, rambut yang tertiup angin, dan Wow itu ternyata bella,
jantung hendra berdegup kencang, perasaan itu sama saat ia melihat bella pertama kali ke peternakan, hendra tidak bisa mengalihkan pandanganya pada bella. Namun kemudian bayu menepuk pundak hendra,
"wes toh dra, samperin sana istrimu tercinta"
"naon sih bay, biarin aja atuh dia kan kesini buat kerja". hendra kemudian melanjutkan pekerjaan nya dengan bibir terus tersenyum,
"udah bay, buruan ini angkut ke gudang. "
Bella segera membawa tas nya menuju ke ruangan nya, benar saja baru ia masuk ruangan ia sudah melihat dokumen menumpuk dimejanya,
kemudian disusul oleh meta pegawai officenya yang membawa sejumlah dokumen di tanganya,
"selamat pagi menjelang siang bu"
"siang met" karna sebenarnya sudah pukul 10.37
"ini bu saya mau ngasih tau buat dokumen mana aja yang harus ibu duluin"
"yaudah kalo gitu, yang mana yang deadline nya dalam waktu dekat? "
"ini saya udah pisahin, yang tengah harus dikonfirmasi besok, Yang tumpukan map biru 3hari lagi, map kuning 4-5 hari, ya.. "
"Oke wait.... " bella memotong penjelasan meta,
"gini, yang tengah ini saya kerjain sekarang, sisanya kamu tolong pindahin ke meja tamu, karna saya gabisa kerja kalo ini semua numpuk dimeja okey! "
"hehe baik bu"
Waktu berlalu, pukul 13.00 waktunya semua bekerja kembali setelah beristirahat, tiba tiba hendra diberitahu oleh salah satu pegawai office, bahwa ia disuruh keruangan bella sekarang. Hendra sebetulnya senang tapi kenapa bella ingin menemui hendra di jam kerja seperti sekarang.
lalu ia segera pergi ke ruangan bella.
__ADS_1
Diruangan bella sedang menunggu hendra sembari membaca dokumen,
tok tok tok.
"masuk"
hendra masuk menghadap bella,
"bu bella manggil saya?" tanyanya sopan
bella melepas kacamata kerjanya, "iya hendra silahkan duduk. coba kamu baca ini, yang digaris bawahi"
lalu bella berdiri untuk menjelaskan maksudnya memanggil hendra,
"sesuai yang tertulis disurat, mereka menawarkan kerjasama agar kita mau jadi penyuplay telur bebek, karna kamu yang tau kondisinya jadi saya minta pendapat kamu, telur bebek kita bagus kualitasnya, dan mereka tau itu. kamu liat disitu tertulis jumlah yang harus kita kirim perhari berikut dengan nominal harga yang mereka ajukan, gimana menurut kamu? "
"emm menurut saya sih, mereka tau kualitas telur kita bagus, tapi nominal yang mereka ajukan sangat sedikit mungkin kalo di naikin5% dan mereka setuju kita ambil aja, kebetulan stok telur bebek perhari ga banyak juga kan, jadi kalau mereka gamau, masih banyak customer lain yang mau kan"
hendra menyerahkan kembali dokumen pada bella.
"emm okey" bella mencatat kesimpulan dari hendra,karna posisi bella sedang berdiri otomatis saat bella menulis di meja tubuhnya jadi menungging, dan hal itu sukses membuat hendra menelan ludah, ia benar benar ingin menyentuhnya, namun ia tahan. entah mengapa semenjak ia melakukan pertama kali dengan bella, hendra jadi sering birahi, bahkan kadang tidak terkontrol yang mengharuskan ia menuntaskan sendiri.
seperti sekarang tangannya terangkat untuk meremas pantat bella,
"aww" bella terkejut.
"hendra apa apaan sih, ini dikantor! sakit tau" bella kesal.
"duh maaf bel, ga sengaja kelepasan"
"jangan dikantor, nanti aja dirumah" bella keceplosan berbicara seperti itu.
seketika mata hendra melotot, kemudian memeluk pinggang bella dan berbisik
"aku tagih dirumah, jangan nangis minta berhenti nanti"
tubeh bella menegang,
cup Hendra mencium bibir bella lalu berlari keluar.
gilaaakk bella lemas, jantungnya berdebar kencang,wajahnya memerah mendapat serangan mendadak dari hendra.
Bersambung...
kiw kiw hendra mau belah duren nih yee...
gimana nih hendra sama bella udh mau baikan hehe, abisnya hendra neror autor mulu dimimpi suruh cepet² bikin mereka baikan haha...
makasih buat support nya jangan lupa tanggapi ya..
see you..
typo bertebaran:)
__ADS_1