
tok tok "bel makananya udah siap nih,makan bareng yu",ceklek...bella berlalu pergi kedapur tanpa bicara kepada hendra.hendra bingung kenapa bella tiba² jadi dingin lagi.
mereka makan tanpa ada pembicaraan,bella menghabiskan makananya duluan dan hendak pergi meninggalkan hendra"bel tunggu,kamu kenapa ngediemin aku kita kan gada masalah sebelumnya" ujar hendra.
"gw gapapa,dan lo jangan so baik sama gw ngerti!!"ucap bella meninggalkan hendra,
hati hendra sakit mendengar penuturan istrinya itu,ia berfikir apakah harus ia mundur?hendra sakit hati,kebaikannya tidak pernah dihargai oleh istrinya.
Pagi tiba,saat bella bangun dan bersiap ia tidak menemukan hendra,sarapan yang biasanya hendra buat juga tidak ada,bella pun mengecek motornya hendra dan ya motornya tidak ada menandakan bahwa hendra sudah berangkat kepeternakan.bella bersiap dan segera pergi juga,saat sampai bella melihat ada hendra sedang berbincang dengan temannya bayu,saat bella melewati mereka hendra tidak peduli ia bahkan tidak menyapa,bella bingung apakah ia harus senang karna hendra menjaga jarak dengannya atau harus sedih karna ia didiamkan oleh suaminya,fikiran itu terus berkecambuk difikiran bella sampai ia masuk keruangannya.tidak ingin memikirkan itu lagi bella segera mengambil berkas dan mengerjakannya.
hendra pov
pagi² sekali aku meninggalkan rumah bukan tanpa alasan,aku pergi secepat itu untuk menghindari bella,ya setelah kufikir mungkin aku turuti saja keinginannya,dia ingin aku berhenti peduli denganya,akan kulakukan walapun sangat sakit.
tadi saat aku berbincang dengan temanku bayu,kulihat bella baru sampai dipeternakan dia terus saja melihatku aku khawatir dia akan marah karna melihatku sepagi ini jadi kubuang muka dan acuh padanya,jujur saja aku sangat tidak nyaman bersikap seperti ini tapi bella menginginkannya jadi akan kukabulkan.saat bella melewatiku dia tidak menghiraukanku jadi aku merasa lega kukira dia akan menanyaiku karna aku tidak bilang akan berangkat sepagi ini.yasudahlah ekpektasiku sangat tinggi dan aku memilih untuk memulai pekerjaan ku memberi makan hewan ternak.
hendra pov end
waktu makan siangpun tiba bella tidak punya teman kecuali meta,ya dia gadis desa ini yang bekerja sebagai asisten bella,mereka tidak terlalu dekat namun siang ini meta mengajak bella makan siang diwarung langganannya.
"mba bella mau makan siang bareng ndak,?"
"mmm boleh deh kita makan dimana?"
"kita kewarung mbok minah aja mba disitu makananya enak semua,murah lagi"tawar meta sambil tersenyum.
"yaudah yu saya ikut"
mereka pun pergi lewat gerbang belakang pasalnya warung mbok minah dekat jika lewat situ.saat bella asik jalan sambil ngobrol sama mete ia melihat suaminya tengah makan dengan wanita dibawah pohon rindang,saat itu bella melihat rantang bawaan dari wanita itu,ia yakin bahwa wanita itu segaja mengantarkan makanan untuk suaminya,bella terdiam mematung ia tidak suka melihat suaminya makan makanan orang lain,apalagi mereka tertawa bersama.
__ADS_1
"mbak bella ayoo kenapa diam" ajak meta yang baru sadar karna bella berhenti mendadak.
"o oh iya ayo met,awas aja kamu hendra"
sore menjelang bella sudah bersiap akan pulang,namun lagi² fikirannya tertuju kepada hendra apakah sebaiknya ia pulang bareng atau pulang sendiri.bella memutuskan untuk mengintip hendra dikandang ayam ia melihat hendra tengah sibuk membersihkan tempat itu ya tandanya hendra belum akan pulang,terpaksa bella pulang duluan.
saat dirumah bella kembali terbayang saat hendra makan dan tertawa bersama wanita lain bella sangat kesal,ia tidak ingin kalah saing ya bella fikir ia akan membereskan rumah dan masak untuk makan malam nanti.
segera bella mandi dan memakai pakaian yang lumayan sexy,entah apa yang merasukinya yang pasti bella tidak ingin suaminya menyukai wanita lain.
gambaran bella ya guys:)
selesai dengan membereskan rumah jam menunjukan pukul 17.54 namun hendra belum pulang juga bella fikir mungkin hendra sedang lembur karna ini akhir bulan jadi banyak ternak yang akan diimpor keberbagai kota,bella memutuskan untuk lanjut memasak karna bahan seadanya bella hanya membuat sayur dan telor balado.setelah cukup lama didapur akhirnya hidangan ala chef bella jadi ia merasa bangga,pasalnya jarang sekali ia masak.terdegar suara motor mendekati rumah bella yakin itu hendra,segera ia pergi untuk melihatnya.
"oiya gw udah masak,lo mau langsung makan?" hendra tertegun matanya hampir copot saking terkejutnya,apakah benar yang didepannya adalah istri kasarnya.
" eh woy lo ko ngelamun si"
"eh i iya sa saya mau ganti baju dulu baru makan"jwb hendra kikuk
"oke gw siapin ya"
hendra berlalu begitu saja ia masih tidak percaya bella melakukan itu semua.
akhirnya bella dan hendra makan dengan tenang,"gimna enak ga masakan gw"ujar bella tiba².hampir saja hendra tersedak kaget,ia fikir kenapa bella jadi bertingkah seperti ini,bagus si tapi kalau tiba² rasanya sangat aneh." e enak ko,kenapa kamu nanya gitu emnag penting?"
"lo mah kan gw pengen tauu aja" makan malam berlanjut.pukul 01.23 saat semua orang terlelap hujan deras mengguyur desa bella merasa badanya sangat dingin perlahan ia buka matanya "aaaaaaaaaa"bella teriak sangat kencang.hendra yang mendengarnya segera bangun tok tok tok"bel kenapa ada apa ko teriak si?" hendra panik.ceklek bella membuka pintu lagi² hendra terkejut tubuh bella basah kuyup area dadanya sangat licin dan mengkilap hendra menelan ludahnya susah payah matanya tak berkedip melihat pemandangan yang indah dihadapannya,
__ADS_1
"lo liat tuh kasurnya basah gentengnya bocor gw jadi ikutan basah deh"rengek bella
"eemm cukup parah,sebaiknya kamu tidur dikamar saya" ujar hendra tiba² bella melotot
"maksudnya kamu tidur dikamar saya dan saya akan tidur diruang tamu pakai karpet"jelas hendra sambil menunjukan posisi dimana ia tidur.
akhirnya bella menurut ia segera ganti baju dan tidur dikamar hendra aroma khas lelaki langsung masuk keindra penciuman bella,sangat nyaman rasanya,bella pun segera berbaring "aaahh nyaman banget" rrrrrrrr ada binatang terbarng dari balik lemari pinah ke tembok sebelah bella"aaaaaa hendraaaaa" teriak bella sambil lari keluar kamar.
"ada apalagi si bel,berisik banget" baru saja hendra akan terlelap tapi lagi² bella berteriak.
"lo gila ya kamar lo tuh jorok banget masa ada kecoa,terus gw gimana gelii banget tau"marah bella
"mana si biar gw liat"ujar hendra sambil membawa sapu plak plak "ini maksudnya" hendra menunjukan kecoa yang sudah mati ke muka bella."hendra buang sana jorok banget lo"bella kesal dengan sikap hendra.
"gw takut tidur dikamar lo nanti ada kecoa lagi,gw yakin kecoanya ga satu aja"
"gada bel,udah sana tidur lagi udah malem banget ni,besok kan kerja"
"lo enteng banget ngomong,pokonya lo temenin gw tidur,gw ijinin lo tidur sama gw,tapu jangan macem² buruan" ujar bella meninggalkan hendra. hendra tersenyum bahagia pasalnya ini adalah moment yang ia impikan,haruskan ia berterimaksih pada kecoa,oh tuhan sangat baik padanya hari ini.
"inget ya ini batasnya lo gaboleh lewat kearea gw"jelas bella sambil membereskan guling untuk pembatas,"iya bel,yaudah yuk tidur".
bella dan hendra pun tertidur pulas,guling yang tadinya jadi pembatas telah hilang entah kemana,menyisakan bella yang tertidur sambil memeluk hendra,begitupun hendra yang nyaman sekali dengan posisi seperti itu,mereka tidak menyadari.
holla readers🌻
maaf ya kalau ada typo atau tanda baca yang kurang sesuai:)
terimakasi telah membaca
__ADS_1