MENIKAHI SANG RAJA

MENIKAHI SANG RAJA
Kucing itu adalah ...


__ADS_3

Eps.15 MENIKAHI RAJA DUNIA KEDUA


Di malam yang panjang,


Fei yin telah pergi meninggalkan Zhishu sendrian di klub malam.


"Tuang kan minuman itu, kenapa kau begitu kaku sayang ... " Ujar Tang, menggoda Zhishu yang duduk disampingnya


"Ba ... baik, Bos." Zhishu dengan cepat menuangkan sebotol Wine pada gelas jenis bordeaux yang telah tersedia diatas meja, lalu memberikannya pada Tang dengan hati-hati. Namun sialnya, segelas Wine itu tumpah membasahi kemeja hitam yang dikenakan Tang.


"Aaaa .... " Zhishu terkejut saat minumannya terjatuh dan mengotori kemeja Tang.


"Apa kau tidak bisa berhati-hati?!" Bentak Tang seraya mejenggut rambut Zhishu.


"Arghh ... maafkan aku, Bos." Zhishu merintih kesakitan.


Dengan kasar Tang menghempas Zhishu hingga terlungkup diatas sofa. Tang berdiri tegap memandang Zhishu, seraya membuka satu persatu kacing kemejanya.

__ADS_1


"Pakaian ini sudah tidak layak aku pakai lagi, maka aku harus melepasnya, dan membuangnya," Ujar Tang dengan senyum sinis memandang Zhishu, dan perlahan mendekat kepada Zhishu.


Perasaan Zhishu semakin tidak karuan, ia begitu sangat ketakutan ketika melihat Tang mulai melepas pakaiannya, dan mendekat padanya. "Bos Tang, apa yang akan kau lakukakan," mengangkat tubuhnya, dan mundur perlahan dalam posisi duduk.


"Kau tidak tahu, atau pura-pura tidak tahu? Jangan munafik, aku tahu kenapa kau menjatuhkan minuman itu padaku ... kau sudah tidak sabarkan?" Tang mulai duduk disamping Zhishu dengan bertelanjang dada.


"Tidak! Kumahon jangan lakukan apapun padaku, atau aku akan berteriak," ancam Zhishu gemetar seraya kedua tangan nya disilangkan, untuk menutupi dadanya.


Tang mendorong tubuh Zhishu hingga terlentang diatas sofa. Sebelah lutut kanannya bertumpu diatas sofa menahan tubuhnya yang hendak menindih Zhishu. "Teriak saja, orang tidak akan menghiraukannya, ha... ha..." Tang semakin mendekatkan tubuhnya pada Zhishu, perlahan ia melepaskan sabuk yang melingkar dipinggulnya, dan menjatuhkannya ke ubin.


Zhishu, "Tidak!!! Lepaskan aku, lepaskan!!! Fei yin ... Tolong aku," Teriaknya.


Tanpa diduga, tiba-tiba kucing hitam itu datang lagi, dan menyerang. Lalu mencakar-cakar punggung Tang dengan kuku tajamnya. "Miawww" Kucing itu mendesis siap melawan.


Entah dari mana kucing itu dapat masuk kedalam ruangan. Saat diluar, ia telah menghilang, namun tiba-tiba datang kembali menyelamatkan Zhishu.


"Aargghh ... Punggungku!!!" Teriak Tang,

__ADS_1


"Kucing sialan, rupanya kau bersembunyi disini, kurang ajar ... aku akan penggal kepalamu." Tang beranjak bangun, dan menghampiri kucing tersebut. Tang memecahkan sebotol Wine, hingga botol Wine itu tersisa setengah, membentuk gerigi tajam diujungnya. *Prang ....* (Suara pecahan botol kaca)


Zhishu dengan cepat beranjak berdiri, dan saat Tang hendak menghabisi kucing hitam tersebut, tiba tiba saja kucing itu tubuhnya semakin membasar, hingga ukuran tubuhnya seperti se-ekor Singa. Sorot matanya berubah merah menyala.


Tang, dan Zhishu terperanjat ketika melihat kucing yang begitu kecil, seketika tubuhnya berubah seperti se-ekor Singa. Karena tak sanggup melihat kejadian yang telah ia lihat, Zhishu akhirnya jatuh pingsan. Dan Tang, ia menjatuhkan botol Wine itu, ia juga tersungkur pingsan, sama seperti Zhishu.


Melihat keduanya tak sadarkan diri, tubuh kucing itu mengecil, kembali normal. Namun Sungguh tak terduga, se-ekor kucing tersebut berubah wujud menjelma menjadi seorang pria.


Rambut hitam panjang yang menjuntai terikat, dan berpakaian jubah merah seperti seorang raja dimasa lalu. Siapa sangka, ternyata kucing hitam tersebut adalah Raja Yuwen Chen, kini raganya telah berada di dunia masa depan, dan menjelma menjadi se-ekor kucing.


Saat Raja Yuwen Chen telah berada disisi Zhishu, ia memandang Zhishu dengan penuh belas kasihan, ia menyingkapkan rambut yang menghalangi wajah Zhishu dengan jari tangannya. Lalu mengelus-elus lembut rambut Zhishu.


Tak lama, Zhishu tersadar. Ia berusaha membuka kedua matanya. Ia melihat ada wajah seorang pria di hadapannya, seperti sedang mengamatinya. Ia tak melihat begitu jelas wajah pria tersebut, karena penglihatannya kabur. Zhishu mencoba menyapa dengan Suara kaku, "Ka ... kau siapa?" Ucapnya. Selang beberapa detik kemudian, karena tubuhnya yang lemah, Zhishu kembali tak sadarkan diri.


Malam yang terasa panjang itu, telah berlalu. Nyaris saja mahkota yang Zhishu pertahankan, akan direnggut oleh pria hidung belang. Untung saja Raja Yuwen Chen, yang menjelma menjadi se-ekor kucing datang diwaktu yang tepat, dan menyelamatkan Zhishu dari kejadian buruk yang hampir menimpa gadis malang tersebut.


▶ Ilustrasi Raja Yuwen Chen

__ADS_1



__ADS_2