MENIKAHI SANG RAJA

MENIKAHI SANG RAJA
Ambisi sang Ratu!


__ADS_3

Eps.7 MENIKAHI RAJA DUNIA KEDUA


"Ratu, makan lah, sudah 2 hari ini yang mulia ratu tidak makan." Kata pelayan istana merayu. "Aku tidak ada selera untuk makan. aku hanya ingin raja ku segera sadar dari tidur nya." menatap Yuwen chen yang tengah terbaring lemah tak sadar kan diri. raut wajah nya begitu pucat, tatapan nya kosong seperti hilang semangat. tangan nya terus memegang erat tangan sang raja.


Tak lama kemudian, suara kegaduhan dari luar istana terdengar. "Raja, apa kau ada di dalam.. raja apakah kau baik-baik saja?" Teriak selir Xinxin yang tiba-tiba datang ke istana bersama selir yihua. "Selir Xinxin, mohon untuk tidak bersuara keras di istana ratu, ratu dan raja sedang beristirahat!" seru kepala dayang istana seraya menghalangi kedua nya untuk masuk kedalam. "Aku tidak perduli, aku hanya ingin tahu keadaan raja, sudah dua hari ini dia berada di istana ratu. jangan halangi aku, aku akan masuk kedalam!" ... "Tidak bisa yang mulia, maafkan kami.." menahan tubuh Xinxin yang hendak memaksa masuk.


"Cukup kepala dayang Han. aku dan selir Xinxin berhak untuk menemui raja, karena kami juga istrinya." ujar yihua membela. "tidak bisa yang mulia, mohon untuk mengerti.." balas kepala dayang han yang tetap kukuh tidak mengizinkan kedua nya masuk.


Saat kedua selir terus memaksa masuk, beberapa saat kemudian, datang beberapa prajurit mengawal seorang pria tua yang di dampingi oleh penasehat jing-min, rupanya mereka berdua hendak masuk untuk menemui sang ratu. "Ekhm ... ada apa ini?" tanya jing-min mencoba menghentikan kebisingan.


"oh ! Hormat yang mulia Raja Fang min!!" ucap kepala dayang han, mengalihkan perhatian nya pada seorang pria tua tersebut. "Aku ingin menemui putri ku!" ungkap pria tua bernama fang min. "silahkan yang mulia, ratu ada di dalam." seraya membungkukan badan nya. Raja fang min dan penasehat jing min masuk kedalam istana sang ratu, sedang kan kedua selir masih tidak di perbolehkan untuk masuk.


"Hei, apa ini? mereka dengan suka hati dapat masuk ke dalam, bagaimana bisa kau se-enak nya melarang kami untuk masuk kedalam!" bentak Xinxin pada kepala dayang Han.


"Aku minta maaf selir Xinxin, ini sudah perintah ratu. tolong kerjasama nya." ujar nya dengan merendah. "Kau ....!!" ucap nya geram sembari tangan nya berayun hendak menampar wajah dayang Han, namun, dengan cepat Yihua menahan lengan nya. "cukup Xinxin, ayo Kita pergi dari sini." Yihua segera menarik lengan Xinxin untuk pergi bersama nya meninggalkan istana.

__ADS_1


Kedua nya telah pergi meninggalkan istana, saat diluar istana, Xinxin meronta, "Yihua, lepas kan aku!" menarik kuat lengan nya hingga terlepas dari genggaman Yihua. "Apa yang kau lakukan. kenapa kau menarik ku pergi keluar, jika kau ingin pergi, pergi saja sendiri, jangan bawa aku bersamamu. aku ingin bertemu raja!" ujar nya jengkel.


"Bisa Diam tidak?" bentak yihua dengan suara tinggi, Xinxin tertegun mendengar bentakan yihua, ia langsung diam tak berbicara lagi. "Tidak kah kau curiga? apa kau tidak lihat, mertua Yuwen datang dengan tiba-tiba, dan dua hari ini Yuwen tidak pernah keluar dari istana setelah ia mengadakan rapat saat malam itu?" Yihua telah mencurigai sesuatu.


Xinxin terdiam, lalu berkata,"iya, kau benar. kenapa raja Fang min tiba-tiba berkunjung kemari. biasanya, Yuwen yang pergi menemui nya, tetapi hari ini dia datang tanpa ada perjamuan." balas Xinxin menjawab kecurigaan Yihua.


"lebih baik, kau kembali ke harem, biar aku yang mencari Tahu keadaan raja." ... "Tidak, aku juga ingin mencari tahu," ucap Xinxin.


"percaya lah, kali ini aku di pihak mu, aku akan mengabari mu segera, jika aku sudah mendapat kan kabar tentang raja." pinta Yihua meyakinkan. "Baiklah, aku simpan kata-kata mu. jangan coba membodohi ku." balas Xinxin sedikit tidak percaya. "Hmmm.. " menganggukan kepala nya sebanyak 2x pada selir xinxin. Dengan cepat ia melangkah kan kaki nya untuk kembali ke harem dan selir Yihua ia pergi kesebuah tempat untuk meminta bantuan.


"Ratu, apa yang terjadi dengan Raja Yuwen Chen?" tanya Raja fang min yang telah tiba di dalam istana, saat pria itu menyapa, Mei yin segera berbalik dan berdiri memeluk raja fang min, yang tak lain adalah ayah dari ratu mei yin. "Ayah!!!" memeluk seraya menangis di pelukan raja fang min. Penasehat jing min hanya diam dengan kepala tertunduk melihat keadaan sang raja yang tak sadar kan diri. ia merasa sangat berduka melihat keadaan raja nya yang terbaring lemah tak berdaya.


"Mei yin, sebenar nya apa yang telah terjadi?" tanya raja Fang min.


"Aku juga tidak tahu ayah, sebelum nya, raja kembali dengan luka yang parah di sekujur tubuh nya, saat ia berhasil mengambil lahan Yuzu sepenuh nya" jawab Mei yin mencoba menjelaskan apa yang telah terjadi, belum selesai ia menjelaskan, raja fang min memotong pembicaraan mei yin. "tunggu, maksud mu pulau yuzu sekarang di kuasai oleh kerajaan Dunia kedua?" tanya raja fangmin berkata pelan. Mei yin hanya membalas dengang anggukan kepala. tampak wajah raja fang min seperti sedang memikirkan sesuatu, ia menaikan sebelah alis nya dan menggeretakan sedikit gigi nya, lalu, ia berbalik memandang penasehat jing-min, "penasehat jing-min, bisakah kau tinggalkan kami berdua? aku perlu ruang untuk berbicara dengan putri ku." pinta raja fang min pada penasehat jing-min. "Baik yang mulia." membungkuk memberi hormat, lalu pergi meninggalkan kedua nya.

__ADS_1


"ceritakan pada ku, jadi apakah Yuwen chen telah memberikan lahan itu pada mu, sebelum ia tak sadar kan diri?" ... "Ayah, apa maksud ayah. aku sedang berduka dengan keadaan raja. kenapa ayah malah sibuk bertanya tentang lahan itu." jawab mei yin sedikit risih. "Mei yin, kau harus ingat. apa tujuan mu sebenarnya menikahi Yuwen chen. semua demi batu giok naga itu." terang raja fang min mengingatkan kembali siasat nya.


Sekejap Mei yin terdiam, lalu menatap secara mendalam pada Yuwen chen. lalu, ia menjawab dengan perlahan ucapan ayah nya, "Ya ayah. aku ingat itu .. tujuan ku memang untuk batu giok naga itu. tetapi ..." ucap nya terhenti sejenak. "tetapi apa?" tanya raja fang min. "tetapi, aku telah jatuh cinta pada Yuwen chen. sehingga aku merasa menyesal telah berbuat seperti ini pada nya." jelas nya sembari duduk kembali di sisi sang raja.


Tidak terima ucapan dari anak nya tersebut, raja fang min yang sedang berdiri di belakang sang ratu, ia menarik dengan kasar lengan sang ratu yang sedang duduk disisi raja, hingga membuat ia ikut berdiri dan berbalik menghadap raja fang min.


"Apa maksud mu .. ingat untuk rencana kita mei yin. jangan pernah menyia-nyiakan waktu mu. perduli apa tentang cinta, cinta ibu mu lebih penting!" tegas raja fang min dengan suara keras.


Saat raja fang min berkata cinta ibu lebih penting, wajah mei yin yang penuh kesedihan seketika berubah, ia mencoba menutup mata nya, seperti berusaha membayang kan sesuatu. saat ia kembali membuka mata nya, dengan suara lantang ia berkata, "Ya, cinta ibu ku lebih penting dari pada cinta ku pada sang raja!" tegas nya. Anak dan Ayah saling menatap, senyum ambisi terlihat dari wajah kedua nya.


"Aku bangga dengan putri ku! segera lah untuk bangkit. gantikan posisi Yuwen chen sebagai orang yang berkuasa di kerajaan, selagi ia masih tak sadar kan diri. dan perintah kan para pekerja untuk segera membangun kerajaan baru milik mu di yuzu. urusan batu giok itu, biar aku yang tangani, Aku akan mengirim pekerja kerajaan teratai untuk bekerja disana!" .. "iya ayah . aku mengerti." ucap nya dengan wajah dingin dan penuh ambisi.


▶ Ilustrasi Ratu Mei Yin


__ADS_1


__ADS_2