MENIKAHI SANG RAJA

MENIKAHI SANG RAJA
Tipuan Qiang Li..


__ADS_3

Eps.8 MENIKAHI RAJA DUNIA KEDUA


Waktu terus berputar, sudah waktu nya raja Fang min untuk meninggalkan istana, sebelum ia pergi meninggalkan putri nya itu, ia berpesan sesuatu , "Mei yin, berjanji lah untuk tetap fokus pada tujuan mu. ingat! ini semua demi ibu mu." pesan Raja fang min saat hendak pergi meninggalkan istana.


Mei yin menjawab, "Aku mengerti ayah." .


Tanpa membuang waktu, Raja fang min segera pergi meninggalkan istana. Saat Raja fang min telah keluar meninggalkan istana, tampak Qiang Li dan Selir Yihua sedang mengamati dengan diam-diam.


"Aku akan segera mencari tahu, sebaik nya kau kembali saja ke Bilik kamar mu, tunggu aku disana." pinta Qiang Li pada Yihua. "baiklah, jangan terlalu lama ya." Jawab Yihua berbisik pada telinga Qiang Li dengan manja.


Yihua telah pergi meninggalkan dirinya, tanpa membuang waktu, Qiang Li segera masuk ke dalam istana untuk menemui Mei yin, tetapi perlakuan para dayang istana tetap sama dengan apa yang mereka lakukan pada kedua selir sang raja sebelum nya. ia mencegah Qiang Li untuk masuk kedalam istana. "Maaf tuan Qiang Li, raja dan ratu sedang beristirahat." Menahan Qiang Li yang hendak masuk.


Saat itu, tampak dayang han sedang tidak berada disana, Sehingga Qiang Li mengambil kesempatan untuk mengelabui para dayang istana. "Oh begitu kah? jadi bagaimana aku dapat bertemu dengan ratu? sedang kan ratu Mei yin meminta ku untuk datang menemui nya." ucap nya berbohong. kedua dayang itu saling menatap, "baiklah. . tunggu sebentar tuan, kami akan memberitahu ratu terlebih dahulu." Kata seorang dayang.


"tunggu! kenapa harus bertanya lagi, apa kalian tidak tahu siapa aku? aku adalah orang kepercayaan ratu dan raja," ... "maaf tuan ini sudah perintah!" seraya membungkuk kan badan nya. Rupanya kedua dayang itu tidak mudah percaya dengan apa yang Qiang Li katakan.


Saat kedua nya hendak masuk menemui ratu, dengan cekatan kedua tangan Qiang Li menotok kedua dayang itu dibagian leher dengan jari nya, sehingga membuat kedua nya jatuh pingsan hilang kesadaran. Dengan langkah perlahan Qiang Li masuk tanpa izin kedalam kamar istana .


Perlahan ia membuka pintu kamar istana, Sehingga membuat sang ratu sangat terkejut dan marah dengan kehadiran nya yang datang secara tiba-tiba.


*Srekkkk* suara gesekan pintu model geser.


"Kau!! berani nya kau masuk tanpa izin.." ucap nya seraya melonjak berdiri.


"Maaf ratu, aku tidak bermaksud untuk tidak sopan. tapi jujur aku sangat mengkhawatirkan raja." memandang kearah Yuwen chen yang tengah terbaring lemah di atas ranjang.


"maksud mu apa?" tanya mei yin heran.

__ADS_1


Qiang Li mencoba mendekat pada Mei yin yang tengah berada di sisi Yuwen chen. Sejenak Qiang Li menatap kearah sang raja. Lalu, ia bertekut lutut, kepala nya sedikit menunduk dan sebelah lengan nya bertumpu diatas lutut. ia menunjukan rasa hormat pada raja nya. ia mencoba mengambil perhatian dari Mei yin, "Raja Yuwen Chen, aku benar-benar menyesal tidak berada di Yuzu saat kau sendirian melawan sang dewa elang. dan kau harus menerima semua kutukan ini sendirian," Ungkap nya memelas. Tampak nya siasat Qiang Li untuk mengelabui sang ratu berhasil.


Mei yin terkejut mendengar ucapan Qiang Li tentang kutukan, Seketika Mei yin menatap wajah Qiang Li, ia terlihat tampak menyesal melihat keadaan sang raja saat ini. Mei yin berpikir, bahwa Qiang Li memang sudah tahu keadaan yang akan terjadi pada Yuwen chen.


"Qiang Li, kutukan apa maksud mu?" tanya Mei yin sangat penasaran.


'bagus.. seperti nya wanita ini sudah percaya pada ucapan ku.' ungkap Qiang Li dalam benak nya.


"maaf ratu, aku tidak bisa mengatakan nya pada mu, aku sudah berjanji pada raja, untuk tidak mengatakan apapun tentang kutukan yang sudah ia dapatkan." ucap nya berbohong.


"Qiang Li, sekarang aku yang berkuasa disini. maka kau tidak diperbolehkan menyimpan rahasia apapun pada ku." sembari tangan nya menepuk pelan pundak Qiang Li. Qiang Li kembali mengangkat wajah nya dan mengalihkan pandangan nya pada Mei yin.


"Baiklah Ratu, sebenarnya Raja Yuwen telah di kutuk oleh Dewa elang, saat ia mencoba menghabisi Dewa elang di yuzu. dan mungkin sekarang ia telah menerima kutukan itu. dewa elang itu belum mati, aku rasa sekarang, dia membalaskan dendam nya pada raja Yuwen." terang nya mencoba menyampaikan kenyataan palsu, yang sebenarnya ia pun tidak mengetahui sama sekali tentang keadaan Dewa elang.


"Apa? Yuwen chen telah dikutuk? kenapa harus sampai seperti ini, Yuwen chen sadar lah.." Kembali duduk di sisi Yuwen chen seraya mencengkram pundak sang raja dengan kedua tangan nya, terlihat air mata Mei yin mulai menggenang di pelupuk mata, setetes demi setetes, air mata nya jatuh tak tertahan. ia menatap pada wajah Yuwen Chen dengan penuh kesedihan.


dengan perlahan mata Mei yin beralih menatap Qiang Li, tanpa berbicara, ia seperti telah masuk ke dalam hipnotis Qiang Li. ia pasrah tak berkutik, saat Qiang Li menyentuh dengan lembut pipi nya. kedua nya saling menatap, perlahan wajah kedua nya semakin maju mendekat, Qiang Li seperti hendak mengambil kesempatan untuk mencium bibir mungil sang ratu dihadapan sang raja yang tengah membujur tak berdaya. Namun, Mei yin segera tersadar, dengan cepat ia memalingkan wajah nya dari Qiang Li. Kedua nya merasa canggung atas hal terlarang yang nyaris terjadi.


Tak lama kemudian, terdengar suara Kepala dayang han dari luar kamar, memanggil sang ratu, "Ratu mei yin ... ratu ? apa kau ada di dalam ratu." panggil kepala dayang han merasa panik. Mendengar suara dayang han, Mei yin segera keluar menghampiri. "ada apa dayang han?" tanya Mei yin. "Ratu, apa kau baik-baik saja? tadi saat aku pergi sebentar untuk mengambil makan malam untuk mu, aku melihat dua dayang ini pingsan, aku takut ada orang jahat masuk kedalam istana." Ungkap nya.


Terlintas dalam pikiran nya, 'ini pasti ulah nya!' ' .. "mungkin kalian berdua merasa lelah sudah berjaga tanpa istirahat." balas Mei yin mengalihkan. "Tidak ratu, tadi Tuan Qiang Li memaksa masuk, saat kami sadar, dia sudah tidak ada." ucap salah seorang dayang yang telah sadar. "Ya, dia memang aku suruh datang kemari,lain kali izin kan saja dia masuk." pinta Mei yin seraya mengalihkan pandangan nya kebelakang. "Oh, benarkah ratu. aku minta maaf. baiklah ratu." jawab nya.


"Aku perintah kan, Sebaik nya kalian beristirahat lah. Cukup prajurit saja yang berjaga di luar istana malam ini." Perintah Mei yin pada para dayang istana. "Baik yang mulia ratu." menjawab seraya membungkuk kan badan memberi hormat, lalu pergi meninggalkan istana.


"Hmm,.. dayang han. Bisakah kau menjaga Raja sebentar. Aku harus pergi mengurus beberapa pekerjaan. Aku akan segera kembali." Pinta Mei yin pada kepala dayang han. "Baik yang mulia ratu.". Tanpa menunggu lama, mei yin membawa dayang han kedalam kamar nya untuk menjaga sang raja. Dayan han sedikit terkejut melihat Qiang Li yang tengah berdiri di sisi sang raja. "Oh, tuan Qiang Li, hormat saya tuan." Ucap nya pada Qiang li.


"Qiang Li, ikut aku keruang kerja raja Yuwen, sekarang!! Aku perlu bantuan mu." Pinta Mei yin yang bergegas pergi lebih dulu keluar dari kamar, Tak membuang waktu nya, Qiang Li pun mengikuti perintah sang ratu, Dengan segera ia memalingkan pandangan nya dari Yuwen chen seraya tersenyum sinis. Qiang Li turut mengikuti Mei yin dari belakang.

__ADS_1


***


Mei yin dan Qiang Li telah berada di ruang kerja milik Yuwen Chen. Mei yin segera memberikan perintah pada Qiang Li, ”Qiang li, selama ini kau yang lebih tahu seluruh situasi di kerajaan saat ini. Apa Kau bisa membantu ku?" Tanya Mei yin meminta bantuan. "Dengan senang hati yang mulia ratu, apa pun yang kau perintahkan, akan aku turuti." Jawab nya merendah. "Mendengar dewa elang yang masih hidup, dan melihat kondisi raja saat ini, aku khawatir dewa elang akan kembali ke yuzu, jadi aku meminta mu untuk mengawasi pembangunan kerajaan baru di pulau yuzu. Bagaimana? Apa kau bersedia?" Bertanya lagi. "Ya ! tentu yang mulia ratu. Aku akan mengawasi yuzu. Aku jamin semua nya akan aman." Jawab Qiang Li. "Bagus, ku percayakan semua nya pada mu." Ucap mei yin dengan penuh kepercaya-an.


Beberapa saat kemudian, datang penasehat jing-min yang sebelum nya sudah di berikan perintah oleh sang ratu, untuk menemui nya, "Hormat yang mulia ratu." Ucap jing min yang telah tiba dihadapan sang ratu. lalu pandangan nya sebentar mengalih pada Qiang Li, ia menganggukan kepala nya untuk memberi isyarat menyapa.


Qiang Li sedikit tidak nyaman ketika melihat Jing-min berada di samping nya, ia memohon untuk undur diri lebih dulu, "Jika tidak ada yang perlu disampaikan lagi, saya akan pergi ratu." Ucap Qiang Li. "Tunggu! Sebaik nya kau tetap disini. Kalian semua harus tahu perintah ku." Pinta Mei yin.


Dengan terpaksa Qiang Li mengikuti perintah sang ratu, "Baik yang mulia" jawab Qiang Li. Mei yin kembali melanjutkan pembicaraan nya, "Melihat keadaan raja saat ini, maka seluruh kekuasaan raja, aku yang akan menggantikan nya. Kalian harus tunduk dan patuh pada perintah ku. Kalian mengerti." Ucap nya dengan suara sedikit meninggi. "Baik yang mulia ratu." Qiang Li dan Jing min menjawab bersamaan. "Beritahu seluruh pejabat kerajaan bahwa kerajaan kita sedang genting, dan jangan sampai para sekutu kerajaan Dunia kedua tahu bahwa sang raja tengah kritis. Bagaimana pun kita harus melindungi wilayah ini terutama Raja Yuwen chen." Perintah Mei yin berapi-api.


"Saya mengerti yang mulia ratu." Jawab jing min dengan kesetian nya.


Berbeda dengan Qiang Li yang hanya menganggukan kepala nya tanpa berkata apapun, tampak wajah nya sedikit sinis, setelah menganggukan kepala nya pada sang ratu, ia menaikan wajah nya sedikit keatas, dan menghela sedikit nafas. ia merasa kurang senang ketika mendengar ucapan sang ratu yang masih perduli dengan keadaan sang raja.


Setelah seluruh perintah di kerahkan, tiba-tiba kepala dayang han datang tanpa permisi, ia masuk kedalam ruang kerja kerajaan dengan panik. "Ratu, gawat ratu.. Raja Yuwen Chen!" Ujar nya panik. Melihat mimik wajah dayang han yang tampak ketakutan, sontak membuat Mei yin, Qiang Li, dan jing-min terkejut turut merasakan kepanikan itu, "Ada apa dayang han, apa yang terjadi pada Raja?" melangkah menghampiri dayang han yang berdiri kaku di dekat pintu.


●●●●TO BE CONTINUED●●●●


▶ Ilustrasi Ratu Mei Yin dan Qiang Li



🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥


🎤 Hai readers, sebelum nya aku mau ngucapin banyak terimakasih karena sudah luangin waktu kalian buat baca karya ku.


🎤 Jangan pernah bosan untuk stay read cerita ku ya 😅 . dukungan kalian sangat dibutuh kan, agar author semangat untuk Up episode selanjut nya. 谢谢你 💜😍

__ADS_1


__ADS_2