
Eps.9 MENIKAHI RAJA DUNIA KEDUA
Suasana diharem, tampak Xinxin berlari menuju bilik kamar Yihua yang berjarak 2 meter dari bilik kamar nya, ia mengetuk pintu kamar yihua dengan keras. *Tok ... Tok ... Tok....* (suara ketukan pintu) . "Yihua, cepat keluar!" Panggil nya dengan kepanikan. Yihua dengan cepat menggeser pintu nya, "ada apa kau kemari?" Tanya yihua merasa ganjil.
"Kau tuli ya? di luar sedang terjadi keributan, aku mendengar para pengawal berteriak ada naga biru di dalam istana." Xinxin mencoba menjelaskan apa yang sedang terjadi. "Naga biru? Raja! bagaimana dengan raja?" Yihua balik bertanya dengan gelisah. "sudah, ayo cepat kita harus melihat keadaan disana." Dengan cepat Xinxin menarik paksa tangan Yihua, kedua nya berlari menuju istana.
***
Malam itu, huru-hara tengah terjadi, seluruh prajurit kerajaan telah dikerah kan mengepung istana ratu mei yin, tampak seekor naga raksasa biru tengah melilit istana, terlihat Mei Yin dan Qiang Li dan seluruh pejabat kerajaan sudah berada disana, di ikuti oleh para selir, kedua nya telah tiba di luar istana.
"Raja Yuwen Chen!!" Teriak Mei yin merasa panik. Ia hendak memaksa masuk kedalam istana yang tengah di jaga oleh naga biru raksasa, Namun, Qiang Li dengan segera menahan tubuh Mei yin, "Ratu, ini berbahaya. Kau akan terluka." Ucap Qiang Li seraya memandang kearah naga tersebut. "Tidak, aku harus menyelamatkan Yuwen chen, lepaskan aku!" Mei yin meronta. "Raja!!" Teriak Xinxin berlari menerobos masuk kedalam istana, seluruh prajurit merasa kecurian oleh Xinxin yang tak berhasil dihentikan, saat Xinxin akan masuk, tiba-tiba saja naga itu menyerang dengan sinar merah dari mata nya, "Aaaarghhhh... " Teriak Xinxin yang tengah diserang oleh naga tersebut.
Semua orang yang berada disekitar istana terperanjat melihat kejadian yang menimpa selir Xinxin, mereka semua sangat terkejut, "Xinxin!!!" Teriak Yihua kalut.
"Selir Xinxin!" teriak para dayang bersamaan.
Serangan naga itu membuat Xinxin terkapar
jatuh ke tanah hingga tak sadar kan diri, Mei yin sangat terkejut melihat aksi Xinxin yang dengan berani menerobos masuk, berkorban demi Yuwen chen. Walaupun sang naga berhasil meghalau nya. "Xinxin ... " Ucap nya kaku.
"Jing min, cepat bawa ratu kembali ke kerajaan, pastikan dia tetap aman! dan kau Yun rong, kau bantu aku kerahkan pasukan aston, kepung seluruh istana." Perintah Qiang Li dengan berapi-api.
"Baik !!" Seru Yun rong dan jing min bersamaan.
Penasehat jing min menarik paksa sang ratu yang meronta, sembari berteriak memanggil nama sang raja, jing min segera membawa sang ratu kedalam kerajaan mengikuti perintah Qiang Li.
__ADS_1
Naga besar itu kembali menyerang, saat melihat Qiang Li berlari kearah Xinxin yang terkapar tak sadar kan diri di depan pintu istana, ia mencoba menyelamatkan Xinxin, dengan gesit ia berhasil meghindari setiap serangan yang menhampiri nya.
Selir Xinxin berhasil diselamatkan, walaupun dalam keadaan yang mengkhawatirkan. Dengan segera Qiang Li meminta Yihua untuk membawa Xinxin keruang perawatan. " Yihua, cepat kau bawa selir Xinxin untuk mendapatkan pertolongan." perintah nya dengan nafas yang sedikit tersengal karena lelah saat menghindari serangan sang naga biru.
"Baiklah .. " jawab Yihua mengikuti perintah. "Cepat, kalian semua bantu aku bawa selir Xinxin keruang perawatan!" Seru Yihua memberi perintah kepada para dayang kerajaan. Yihua dan para dayang telah pergi meninggalkan tempat huru-hara tersebut.
Kini, hanya ada para prajurit kerajaan dan pasukan aston yang tengah bersiaga mengepung sang naga biru. Pasukan aston adalah pasukan inti, yang selalu dikirim oleh kerajaan untuk berperang. Yang di pimpin langsung oleh panglima perang Qiang Li.
Di ikuti oleh pejabat keamanan Yun rong yang berada disisi Qiang Li, ia bersiap siaga dengan perisai nya, yang ia pegang sangat kuat. Qiang Li mulai memberikan perintah untuk seluruh pasukan,
Qiang Li memberikan perintah pada pasukan nya, agar segera melemparkan bom meriam kearah naga tersebut. Sialnya, naga itu dengan cepat menangkis bom itu dengan kibasan ekor nya, sehingga bom itu melambung jauh terbang tinggi keatas langit, membuat bom itu pecah dan mengeluarkan bunyi yang sangat keras diatas langit.
Bunyi keras itu sampai terdengar kepemukiman para penduduk desa Dunia kedua, sehingga membuat para penduduk merasa penasaran dan keluar untuk melihat.
"Lihat sinar biru itu, itu pasti lampu lampion yang sangat besar, pasti mereka berusaha keras untuk merubah warna nya menjadi biru." Timpal penduduk yang lain. Mereka saling berbicara Satu sama lain.
Para penduduk tengah berkerumun melihat kearah kerajaan yang jarak nya cukup jauh dari pandangan mata, seraya melihat keatas langit semua penduduk merasa takjub dengan cahaya yang bersinar, mereka tidak mengetahui , bahwa sebenarnya keadaan kerajaan sedang dalam situasi yang gawat.
***
Para pasukan terus menyerang sang naga biru raksasa, sang naga mulai terbawa emosi nya, sehingga ia menyerang balik para pasukan yang tengah menyerang nya , naga itu mengeluarkan semburan api, pada seluruh pasukan yang mengelilingi istana.
*Huaaaaahh.... Busshhhhh. * Suara semburan api yang keluar dari mulut sang naga.
Para pasukan terbakar oleh semburan api tersebut, ada yang masih berlari, berguling-guling ke tanah karena api yang membakar tubuh nya, dan sebagian ada yang mati dengan na'as ditempat, Qiang Li merasa kalut melihat keadaan para pasukan nya.
__ADS_1
"Yun rong, ini sangat bahaya. Tahan tameng mu! Tetap diam di batas ini, aku akan mengambil alih perhatian naga itu, " seraya melangkah mengendap-endap.
"Baik !!" Ucap yun rong sigap mengikuti perintah Qiang Li.
Qiang Li dengan perlahan melangkah, ia mencari celah agar dapat masuk kedalam istana. Namun, sayang. Naga itu sangat cekatan, sehingga ia dapat menyadari Qiang Li yang berusaha untuk masuk kedalam istana, dengan cepat naga itu menjulur kan lidah nya yang panjang seperti se-ekor ular. Ia melilit tubuh Qiang Li dan mengangkat nya keatas.
"Lepaskan aku naga bodoh!!" Ucap nya emosi. Yun rong terkejut melihat Qiang Li yang tengah di lilit oleh lidah naga besar itu, "Oh tidak, Qiang Li!!!" seru yun rong khawatir. yun rong bergegas mengambil busur panah nya, dan melepas anak panah nya satu demi satu kearah naga raksasa tersebut,
Tersadar dirinya tengah diserang kembali dengan anak panah yang di pegaskan oleh yun rong, dengan cepat sang naga mengibaskan ekor nya kearah Yun rong, sehingga membuat yun rong terhempas. Terpental jauh, "Arrghhh.. !!!" Teriak Yun rong.
Naga itu menatap Qiang Li, dengan mata nya yang merah dan sangat menakutkan, raungan nya membuat suasana menjadi semakin getir. "Lepaskan aku!" Pinta Qiang Li meronta dengan nafas tersengal-sengal, karena lidah sang naga begitu kuat melilit tubuh nya.
Akhirnya sang naga melepaskan lilitan lidahnya, ia melemparkan tubuh Qiang Li dengan keras ke tanah, *Brukkkk* (suara jatuhan dari atas). Tulang nya seakan terasa remuk, namun Qiang li tetap bertahan sekuat tenaga, ia mencoba bangkit tetapi terasa sulit, karena kondisi tubuh nya yang terluka lumayan parah.
Ia mencoba bangun namun terjatuh lagi, tiba-tiba tanpa di duga sang naga raksasa itu mengeluarkan suara, ia berbicara dengan suara auman seperti monster, "Jangan pernah mencoba melawan ku, jika kalian semua masih ingin hidup. jauhi istana ini, jangan coba-coba kalian untuk mendekat. Kini raga Yuwen chen adalah milik ku. Ha .... Ha ... Ha ...!" ujar nya dengan suara auman yang menggema menakutkan.
Seluruh orang-orang di kerajaan merasa gelisah dan ketakutan mendengar ucapan sang naga raksasa itu, Mei yin terlonjak saat mendengar peringatan yang di lontarkan oleh naga raksasa tersebut. Tubuh nya gemetar, seraya air mata nya terus menetes, ia berkata dalam benak nya 'inikah kutukan itu Yuwen chen?harus kah aku mensudahi pencarian batu giok naga itu? agar kau bisa lepas dari kutukan nya, Apa ini semua karena ulah ku?'
▶ Ilustrasi Batu giok naga biru dan Naga biru raksasa.
★★★★★★★★★★★★★★★★★★★★★★
🎤 jangan lupa tinggalin comment kalian ya readers ... like kalau kalian suka cerita ini ❤️ .. dan jangan lupa dukung karya Author untuk vote yaaa ... Aku cinta kalian *我爱你们* 😍 Terimakasih semua.. tunggu episode selanjut nya 。。。。。 🤗
__ADS_1