
Haii..Para readers moga masih setia membaca dan menunggu setiap author untuk up. .😊😊😊
Tetap selalu jaga kesehatan dan Gbu..😇😇*
Jangan lupa follow up author ..🙏🏻🙏🏻
Tetap like,vote n komen y..Mohon untuk tetap selalu mendukung karya author y..😍🥰🤭
Terima kasih untuk semua para readers yang sudah membaca karya Author
Selamat menjalankan ibadah puasa untuk para readers ya..🙏🏻🙏🏻
Happy Reading..😊😊
...****************...
__ADS_1
"Apa aku boleh melihatnya dok?"Tanya Adrian pada sang dokter
"Tentu saja..Tapi mohon untuk menjaga ketenangan agar pasien tidak merasa terganggu.."Jelasnya
"Baik dok."Jawab Adrian langsung masuk ke ruang perawatan Naura dan diikuti oleh keluarga Naura
Adrian pun tak tega melihat Naura dengan kondisi yang masih dalam pingsan dan perban yang menutupi luka di kepalanya.Ia pun menghampiri Naura dan menggenggam tangan nya
"Sayang.. Ini aku.."Lirih Adrian sambil mengusap rambut Naura
"Ma..Aku merasa bersalah..Ini semua salahku..Aku..hiks..Aku tidak tahu kalau Naura masih peduli denganku.. Huaaa.."Isak Amel meluapkan semua tangisnya didalam pelukan ibunya
"Sudah sayang..Tenangkan dulu dirimu.."Ucap Ibunya mencoba menenangkan diri Amel
"Dengan begini kau masih ingin berbuat jahat padanya?padahal dia masih peduli denganmu ."Ujar Dion menyadarkan Amel
__ADS_1
"Dion.. Kenapa kau bicara seperti itu?Apa kau tidak kasihan melihat Amel masih keadaan syok?"Ucap ibunya protes pada Dion
"Justru ini lah yang seharusnya menyadarkan Amel agar tidak selalu bertindak semaunya dia..Mama sebagai orang tua harusnya mendukung Amel agar bisa berubah..Aku bisa berubah demi kebahagiaan Naura,tapi kenapa kalian justru selalu ingin menyiksanya."Jelas Dion dengan tegas
Amel pun langsung memeluk kakak lelakinya.Seumur hidupnya ia tidak pernah memeluk kakak lelakinya,karna mereka tidak begitu dekat.Amel merasa cemburu karna perhatiannya selalu tertuju pada Naura,bahkan ayahnya juga begitu.Hanya ibunya saja yang tidak memperhatikan Naura karna tidak menyukainya.Itu lah alasan Amel membenci Naura,Naura selalu punya kelebihan yang bisa menarik perhatian orang orang disekitarnya termasuk ayah dan kakaknya.Dengan kejadian ini,ia sadar bahwa Naura tak seburuk yang ia nilai.Justru Naura masih peduli dengannya ,rela mengorbankan dirinya demi melindungi dirinya
"Maafkan aku kak..Aku sudah banyak salah..hiks..Aku ingin minta ampun..huuaa.."Isak tangis Amel kembali pecah sambil memeluk kakak yang selama ini ia rindukan
Sang ibu pun tak bisa berkata apa apa lahi,melihat penyesalan Amel yang begitu sedih saat mengatakan ingin minta ampun.Amel seakan menerima pelajaran yang berharga dengan apa yang sudah terjadi pada dirinya dan Naura.Sang ibu pun tak kuasa menahan kesedihannya juga dan ikut meneteskan air mata
"Sudah lah. Ini sudah terjadi..Kakak harap kau mau berubah..Dan lagi keadaan Naura tidak begitu parah..Kita doakan saja agar Naura cepat pulih.."Ujar Dion sambil mengelus punggung Amel
Amel pun semakin mempererat pelukannya.Ia merasa mendapat perlindungan dari Dion.Dan ibunya pun mendekati mereka dan memeluk kedua anaknya
"Maafkan mama Dion..Amel..mama juga ikut menyesal dengan semua yang terjadi..hiksd.."Ucap ibunya sambil menangis
__ADS_1
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...