
Haii..Para readers moga masih setia membaca dan menunggu setiap author untuk up. .😊😊😊
Tetap selalu jaga kesehatan dan Gbu..😇😇*
Jangan lupa follow up author ..🙏🏻🙏🏻
Tetap like,vote n komen y..Mohon untuk tetap selalu mendukung karya author y..😍🥰🤭
Terima kasih untuk semua para readers yang sudah membaca karya author...😊😊
Selamat menjalankan ibadah puasa untuk para readers ya..🙏🏻🙏🏻
Happy reading..💕💕
...****************...
Naura yang mendengarnya hanya menatap adrian dengan tatapan aneh
Percaya diri sekali..Batin Naura
Tak berapa lama masakan adrian pun selesai dan adrian langsung menghidangkan masakannya.
"Ayo kita makan."Ujar Adrian
Naura pun menganggukkan kepala dan langsung mencoba masakan Adrian
"Bagaimana?enak kan?"Tanya Adrian menatap naura
Naura pun menatap Adrian
__ADS_1
Masakan ini sesuai dengan perkataannya..sangat enak..Puji naura dalam hati
Naura pun mengangguk pelan dan tersenyum
"Kalau begitu habiskan..Dan anggap ini sebagai permintaan maaf ku karna aku sudah membentak dan membuatmu takut ."Ujar Adrian
Naura pun menatap Adrian
"Tidak apa apa..Kamu juga tidak tahu yang sebenarnya."Jawab Naura
Naura pun mulai menikmati makanan yang dimasak adrian,hingga ia tak menyadari sisa saus yang menempel pada sisi bibir naura.Adrian yang melihat langsung mencoba mendekat dan membersihkan sisa saus yang menempel pada bibir naura.Naura pun terkejut melihat tindakan adrian,ia hanya bisa diam tak bergerak.Ntah mengapa jantungnya berdegup kencang karna jarak adrian yang begitu dekat.Wajahnya langsung berubah kemerahan,Adrian pun menyadari bahwa situasinya membuat Naura menjadi gugup.
Adrian mulai merencanakan ide untuk untuk mengerjai Naura.Perlahan ia mendekatkan wajahnya seakan Adrian mempunyai maksud lain.Naura tak bisa menghindari Adrian,ia seperti akan pasrah apa yang dilakukan padanya
( Dalam pemikirannya,adrian akan menciumnya)
Kena lagi dia...hahhaha..polos tapi mengharapkan
Adrian pun menjauhkan dirinya dari naura dengan posisi Naura masih tertutup mata
"Kau sedang apa?kenapa menutup mata?aku hanya membersihkan sisa saus yang menempel pada bibirmu."Ujar Adrian melanjutkan makannya
Membuat Naura seketika membuka matanya dan sontak merasa malu dan salah tingkah
"Kau mengharapkan apa?"Tanya Adrian lagi sambil terus tersenyum pada Naura
"Ti..tidak... tidak ada."Jawab Naura sambil menggelengkan kepala
"Apa kau pernah melakukannya?"Tanya Adrian sengaja memancing dan menguji kejujuran Naura
__ADS_1
"Melakukan apa?"Tanya Naura tak mengerti
"Yang kau pikirkan tadi?"Tanya Adrian balik
"Kamu bicara apa?Aku tidak memikirkan apa pun."Jawab naura
"Aku sudah selesai,terima kasih untuk makan malamnya."Ujar naura langsung bangkit dan berjalan melalui Adrian tapi Adrian dengan cepat menarik tangan Naura dan menatap Naura dengan tajam.Membuat Naura bingung melihat tindakannya
Ya tuhan.. Apa lagi yang direncanakan dia????Tanya naura dalam hati
"Katakan dengan jujur apa kau sudah pernah melakukannya?"Tanya Adrian dengan nada dingin dan semakin kuat menahan tangan Naura
Naura mulai panik,lagi lagi Adrian menunjukkan raut wajah yang membuatnya takut
"A..Aku belum pernah..melakukannya..aku bersumpah."Jawab Naura dengan polosnya sambil menaikan kedua jarinya saat mengatakan sumpah
Raut wajah adrian langsung berubah tersenyum.Ia kembali berhasil membuat Naura panik sekaligus menguji kejujurannya
"Tidak usah bersumpah ,aku percaya kau pasti memang belum pernah melakukannya karna terlihat jelas kalau kau memang terlalu polos...hahaha .."Ucap Adrian sekaligus meledek Naura
Mendengar sindirannya,Naura pun kesal dan langsung meninggalkan Adrian menuju kamar
"Lain kali kita akan lakukan,dan aku akan mengajarkanmu....hahahaha."Ujar Adrian sambil berteriak dan tertawa lepas
Naura hanya bisa mengumpat Adrian didalam kamar
Lelaki stres...selalu saja menjebakku..Gerutunya
...****************...
__ADS_1