
Haii..Para readers moga masih setia membaca dan menunggu setiap author untuk up. .😊😊😊
Tetap selalu jaga kesehatan dan Gbu..😇😇*
Jangan lupa follow up author ..🙏🏻🙏🏻
Tetap like,vote n komen y..Mohon untuk tetap selalu mendukung karya author y..😍🥰🤭
Terima kasih untuk semua para readers yang sudah membaca karya author...😊😊
Selamat menjalankan ibadah puasa untuk para readers ya..🙏🏻🙏🏻
Happy reading..💕💕
...****************...
"Cepat katakan,kenapa kau diam saja???"Tanya Adrian semakin emosi dan tak terkendali
"A..aku tidak sengaja bertemu dengan kakakku..Dia kakak lelakiku..Di..dia baru tiba dari jepang..Dan kebetulan bertemu di satu tempat..Hiks."Jawab naura sambil menangis
"Kau pasti berbohong kan?untuk menutupi kebohonganmu kau mengaku dia kakakmu,Iya kan?"Tanya Adrian tidak percaya
"Aku berani sumpah..Dia kakakku..Kalau kamu tidak percaya kamu bisa lihat foto di ponsel ku..Masih tersimpan foto keluarga ku..Hiks.."Jawab naura berusaha menahan tangisnya tapi tetap saja mengalir
"Berikan ponselmu."Ucap Adrian meminta ponselku milik naura
__ADS_1
Dengan tangan sedikit gemetar,Naura pun memberikan ponselnya.Adrian pun mengecek isi foto yang ada didalam ponsel naura.Dan terdapat foto keluarga mereka terakhir kalinya sebelum Dion berangkat kejepang.Adrian pun terdiam dan mengingat kembali wajah lelaki yang bertemu dengan naura tadi.Dan ternyata wajahnya sama,Naura tidak berbohong bahwa lelaki itu adalah kakaknya
"Kenapa kau bisa bertemu dengan kakakmu?Apa kau lupa isi perjanjian itu?"Tanya Adrian kembali dengan masih nada tingginya
"Tadi aku sudah jelaskan..Kami bertemu tidak sengaja dan tidak ada janjian sama sekali."Jawab Naura menjelaskan sambil menundukkan kepalanya
"Ok.. Kali ini aku maafkan,tapi jika hal ini terjadi lagi,jangan salahkan aku jika ayahmu menerima akibatnya."Jelas Adrian dengan tegas
"I..iya..aku mengerti.."Jawab Naura sambil menganggukkan kepalanya dan mengusap air matanya
"Dan kau jangan coba bermain api dibelakang ku,atau kau akan menyesalinya.."Ancam adrian pada naura
"Iya..Baik.."Lirihnya
Adrian pun menatap Naura dengan sedikit iba
"Bereskan semua ini..dan siapkan makanan."Ujar adrian sambil meninggalkan naura begitu saja dan menuju kamarnya
Naura pun terduduk lemas sambil mengatur nafasnya dengan pelan pelan,karna ia terus menangis ketakutan
Ohh.. Tuhan..aku belum pernah melihatnya semarah itu..Aku sudah bersalah dengannya..Batin naura
Naura langsung membereskan serpihan kaca dari gelas yang sudah dibanting Adrian tadi.Sampai serpihan kaca itu pun mengenai tangannya dan berdarah
__ADS_1
"Akh..."Lirih Naura sambil memegangi telapak tangannya yang terkena gelas kaca tersebut
Bukan hari keberuntunganku..Keluh naura
Setelah membereskan,Naura melanjutkan tugasnya memasak
Cukup lama berkutik di dapur,ia pun selesai dan bergegas memanggil Adrian
Dikamar Adrian merenungkan tindakannya yang sudah berlebihan.Ia merasa tidak enak sudah membentak Naura hingga menangis
Apa aku sudah keterlaluan ya????Gumamnya dalam hati
Ketika sedang melamun naura mengetuk pintu
Tok..tok..tok
Naura membuka pintu
"Makanan sudah siap.."Ujar naura dengan pelan
Adrian langsung bangkit dari kasur nya dan menuju meja makan.Naura menyiapkan piring untuk Adrian.Saat akan menuangkan nasi kepiring Adrian,tak sengaja Adrian melihat tangan Naura yang terluka akibat serpihan gelas kaca tadi
"Kenapa dengan tanganmu?"Tanya Adrian sambil menarik pelan tangan naura
__ADS_1
"Ahhh.. itu hanya luka kecil..tidak apa apa.."Jawab Naura menarik kembali tangannya
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...