
Haii..Para readers moga masih setia membaca dan menunggu setiap author untuk up. .πππ
Tetap selalu jaga kesehatan dan Gbu..ππ*
Jangan lupa follow up author ..ππ»ππ»
Tetap like,vote n komen y..Mohon untuk tetap selalu mendukung karya author y..ππ₯°π€
Terima kasih untuk semua para readers yang sudah membaca karya author...ππ
Selamat menjalankan ibadah puasa untuk para readers ya..ππ»ππ»
Happy reading..ππ
...****************...
Dion pun mengikuti ayahnya dari belakang
"Pa..aku ingin bicara sebentar."Ucap dion
Ayahnya pun berbalik
"Aku ingin merebut naura kembali dari lelaki itu pa."Ujar Dion dengan serius
Ayahnya hanya menatap bingung
"Sebaiknya tidak usah jika naura sudah menjalani hidupnya dengan baik Dion."Ujar ayahnya
"Bagaimana papa bisa menebak tanpa melihatnya sendiri?aku yakin ini bukan pilihan dia..Naura pasti sedih setelah mengetahui sebenarnya pa."Ujar dion
"Papa tidak menebak,tapi papa sudah mengetahuinya langsung dari lelaki itu..Sudahlah jangan mengganggu hidup Naura lagi..Biarkan naura menjalani hidupnya sekarang."Jelas ayahnya
__ADS_1
''Lalu untuk apa papa tadi marah marah ke mama?jika menganggap naura sudah hidup lebih baik?"Tanya Dion mulai kesal
"Papa hanya tidak terima kalau mereka melukai naura..sudahlah sebaiknya kau fokus saja pada pendidikan mu..dan secepatnya kau kembali kejepang..Papa minta jangan membahas lagi tentang naura..Papa yakin dia sekarang ini hidupnya sudah lebih baik."Jelas ayahnya lagi
"Kalian berdua sama saja.."Ujar Dion langsung meninggalkan ayahnya
Ayahnya hanya bisa menghela nafas panjang
πΊπΊπΊπΊ
Setelah selesai makan malam adrian dan naura bersantai diruang tv.Sesekali Naura melirik kearah adrian,menyadari dirinya diperhatikan ia pun menoleh
"Kenapa kau terus melirikku?Kau ingin memujiku tampan malam ini?"Tanya adrian sambil memicingkan matanya dengan kenarsisannya
Naura hanya memandang adrian dengan tatapan aneh
"Ehhh.. Itu.."Belum berani melanjutkan
"Ehh.. "Masih belum melanjutkan
Tidak sabar adrian langsung mendekatkan wajahnya ke naura,yang jaraknya tinggal beberapa centi
"Kau ingin apa?"Tanya adrian dengan nada pelan sambil menatap naura dengan serius
Naura yang panik pun langsung menutup matanya
"A..aku ingin kucing.."Jawab naura spontan
"Hah?"Adrian menatap bingung dan menjauhi wajahnya
"Iya.. boleh aku pelihara kucing?"Tanya naura dengan sedikit manjanya
__ADS_1
"Kenapa kau ingin pelihara kucing?"Tanya balik adrian
"A..aku kesepian..setidaknya jika ada kucing bisa mengurangi rasa bosan dan kesepian ku."Jelasnya
"Begitu?"Ucapnya sambil berpikir
"Atau bolehkah aku bekerja?"Tanya naura yang membuat adrian langsung melirik tajam
"Kucing saja..iya aku ingin kucing..Boleh tidak?"Sahut naura yang tak jadi mengatakannya ,karna tatapannya memberikan isyarat tidak senang
"Ya sudah.. kebetulan besok weekend..Kita akan cari dipetshop."Jawabnya menyetujui
"Benarkah?asik.."Ujar Naura merasa senang dan tersenyum bahagia
Lagi lagi adrian tersihir oleh senyuman manis naura.Membuat ia tak bisa menahan dirinya dan menarik tubuh naura dalam dekapannya.Naura pun dibuat terkejut oleh tindakannya
"Apa balasannya?"Tanya adrian
"Ba..balasan?"Tanya naura seakan mengerti maksudnya
Adrian hanya mengangguk
"Kamu mau balasan apa?"Tanya naura sedikit gugup
Adrian menunjuk bibirnya dengan jarinya.Naura kembali menatap aneh adrian dan sedikit merasa malu.Ntah kenapa sejak pengakuan perasaanya pada dirinya membuat sikap adrian lebih manja ,berbanding balik dengan sikapnya diluar sana
"Ayo cepat.."Ujar adrian
"Haruskah?"Tanya naura sengaja
Adrian mulai manyun,tanpa menjawab ia pun menarik tengkuk leher naura dan menc*um bibir manis naura dengan lembut.Naura hanya bisa pasrah menerima perlakuan adrian
__ADS_1
...β¦Ξ©β¦β¦Ξ©β¦β¦Ξ©β¦β¦Ξ©β¦β¦Ξ©β¦β¦...