
Haii..Para readers moga masih setia membaca dan menunggu setiap author untuk up. .πππ
Tetap selalu jaga kesehatan dan Gbu..ππ*
Jangan lupa follow up author ..ππ»ππ»
Tetap like,vote n komen y..Mohon untuk tetap selalu mendukung karya author y..ππ₯°π€
Terima kasih untuk semua para readers yang sudah membaca karya Author
Selamat menjalankan ibadah puasa untuk para readers ya..ππ»ππ»
Happy Reading..ππ
...****************....
"Aku hanya mengantarkan kopi ini."Jawab Regina sambil meletakkan kopi itu diatas meja Adrian
Adrian menatap tajam Regina
"Kau sengaja melakukannya kan?bawa itu keluar..Dan jangan melakukan yang bukan tugasmu.."Ujarr Adrian dengan tegas
"Kenapa sikapmu begitu?Apa aku salah hanya mengantar kopi ini padamu?"Tanya Regina dengan wajah sendunya
"Sangat salah..Harusnya kau tahu peraturan dikantor ini..Dan jangan coba mencari perhatian padaku..Aku tahu kau sengaja bekerja disini karna ada tujuannya kan?"Jawab Adrian sekaligus menebak rencana Regina sambil menatap tajam Regina
"Aku tidak ada maksud lain..Aku benar benar ingin bekerja Adrian."Jawab Regina
__ADS_1
"Heh... Bagaimana bisa?Seorang Regina wanita sosialita ingin bekerja?Apa keluargamu sudah tidak sanggup membiayaimu?atau kekasih mu?"Sindir Adrian sambil membelakangi Regina
"Iya.. Kau benar..Mereka sudah tidak bisa membiayaiku lagi..Perusahaan papaku mengalami masalah besar,dan mungkin akan terancam bangkrut..Jadi untuk bertahan hidup aku mencoba melamar di perusahaan mu.."Jelas Regina sambil menundukkan kepala
Adrian tak menoleh hanya melirik
Wanita licik..Lihat saja kalau aku berhasil membongkar niat busukmu..Umpat Adrian dalam hati
"Jadi..Tolong berhenti menilai ku yang tidak tidak Adrian..Aku sungguh ingin bekerja..jangan menilai ku karna masa lalu kita..Dan maaf kata kata ku yang kemarin..Aku sudah khilaf.."Jelas Regina meyakinkan Adrian
"Keluar.. "Perintah Adrian tanpa menoleh kebelakang
"Baik lah..Kuharap kau tidak memusuhiku selama bekerja disini."Ucap Regina langsung meninggalkan ruangan Adrian
Adrian hanya terdiam
Akan kuikuti drama permainanmu Regina..Batin Adrian
"Si*l... Ternyata dia sudah banyak berubah..Ku pikir dia masih seperti dulu .Aku harus cari cara lain untuk mendapat perhatiannya."Ujarnya pada dirinya
Ia pun mengambil ponselnya dan mencoba menghubungi seseorang
"Halo..Aku ada tugas untukmu."Ujarnya
πΈπΈπΈπΈ
Malam hari..
__ADS_1
Adrian dan Naura bersantai menonton tv sambil menikmati cemilan cake buatannya
"Ini.. Kau lagi yang buat?"Tanya Adrian sambil menikmati cakenya
"Iya..Enak kan?"Tanya Naura sambil tersenyum
"Kau memang pintar membuat cake..Apa kau mau kubuka kan toko kue?"Tanya Adrian menyarankan
"Hah??..Tapi aku masih baru belajar,belum begitu mahir.."Jawab Naura tidak percaya diri
"Tapi setiap cake yang kau buat,ini selalu enak..Artinya kau memang sudah bisa membuat cake..Tidak usah terburu buru..buka dengan toko kecil dulu sembari kau belajar terus.."Usul Adrian memberi dukungan
"Begitu ya..Akan ku pikirkan lagi.."Jawab Naura
"Iya.. Tidak perlu terburu buru..Harus direncanakan pelan pelan."Jawabnya
"Hemmm..Aku akan coba cari informasi dulu dan bagaimana cara memulai usaha membuka toko kue."Ujar Naura
"Hemmm.. Aku akan mendukungmu untuk mengisi waktu senggangmu."Jelasnya
"Terima kasih suamiku."Ucap Naura sambil tersenyum tapi memalingkan wajahnya
"Kau tadi bilang apa?"Tanya Adrian ingin naura mengatakannya lagi sambil tersenyum
"Su..suamiku.."Jawab Naura malu malu
Adrian pun langsung memeluk tubuh istrinya dengan hangat dan mengusap usap rambut Naura
__ADS_1
"Akhirnya kau memanggilku dengan kata itu juga."Bisiknya
...β¦Ξ©β¦β¦Ξ©β¦β¦Ξ©β¦β¦Ξ©β¦β¦Ξ©β¦β¦...