
Haii..Para readers moga masih setia membaca dan menunggu setiap author untuk up. .😊😊😊
Tetap selalu jaga kesehatan dan Gbu..😇😇*
Jangan lupa follow up author ..🙏🏻🙏🏻
Tetap like,vote n komen y..Mohon untuk tetap selalu mendukung karya author y..😍🥰🤭
Terima kasih untuk semua para readers yang sudah membaca karya author..🙏🏻🙏🏻
Happy Reading..😊😊
...****************...
10 bulan kemudian...
Kediaman kakek Adrian..
Adrian dan keluarga kecilnya datang mengunjungi kakeknya.Sang kakek pun merasa senang karna akhirnya cicit yang ia inginkan terpenuhi oleh Adrian
"Wah...Cicitku cantik sekali...hahaha.."Seru Kakek sambil menggendong bayi mereka yang usianya sudah masuk 10bulan
"Siapa dulu bibitnya.."Sahut Adrian dengan bangganya.Naura pun menyenggol pelan lengan Adrian dan menatap tajam
"Ya..ya.. Cucuku memang hebat..Kukira kau tidak akan pernah memberiku cicit."Sindir kakek sambil mengejek
"Kau pikir cucumu tidak normal kek.. Dan jangan lupa janjimu.."Ujar Adrian menagih janji
"Janji apa?"Tanya Kakek bingung
__ADS_1
"Jangan pura pura pikun kek..walaupun umurmu sudah lansia tapi ingatanmu masih tajam..Aku minta wasiat ibuku."Tegas Adrian
"Ohhh...Hahahah... setelah waktu yang lama..kau masih ingat ternyata.."Jawab kakek tertawa
"Jadi?"Tanya Adrian singkat
"Itu hanya taktik ku saja agar kau cepat menikah Adrian..Kupikir kau tidak mudah percaya padaku..Ternyata kau percaya..hahahah."Jawab kakek dengan santainya dan tertawa
"Apa?"Adrian hanya bisa terkejut mendengar jawaban kakeknya
"Jadi..Wasiat itu tidak pernah ada??"Tanya Adrian lagi
"Tidak ada..Tapi sebagai gantinya aku akan memberikan sebagian saham ku padamu..Anggap saja itu hadiah untuk cicitku."Jelas kakek
Naura hanya bisa tersenyum dan Adrian tak bisa berkata apa apa
...****************...
Semua staff perusahaan menyambut bahagia kedatangan Aldo.Karna Aldo orang yang ramah terhadap semua staff perusahaan.
Aldo pun berjalan menuju ruangannya untuk memulai bekerja.Ditengah sibuknya pekerjaannya,seseorang datang membawakan segelas kopi yang biasa Aldo minta jika sudah mulai bekerja.Seseorang tersebut adalah Office girl muda berusia 21tahun.Ia pun meletakkan kopi itu ke meja kerja Aldo.Tapi sayangnya kopi yang ia pegang terjatuh tepat mengenai tangannya dan jatuh kelantai.Akibat ia terlalu gugup memegang gelas tersebut
Prang...
Membuat Aldo terkejut dan langsung menoleh kearah office girl tersebut
"Akh..."Seru OG tersebut meringis kepanasan sambil berusaha mengambil pecahan gelas itu
Aldo dengan cepat menghampiri OG itu
__ADS_1
"Kau tak apa apa?"Tanya Aldo pada og itu
"Ma..maaf..saya tidak sengaja pak.."Jawab gadis itu dengan sedikit takut
"Tidak apa apa..Tanganmu merah.. Ayo diobatin dulu."Ujar Aldo mengajak gadis itu untuk berpindah tempat
Aldo pun mencari obat didalam laci kerjanya.Karna ia terbiasa menyimpan stok obat untuk berjaga jaga.Setelah mendapatkannya ia tanpa sungkan mengobati luka ditangan gadis itu
"Kau baru pertama kerja disini?"Tanya Aldo sambil mengobati
"I..Iya pak..maaf saya sudah melakukan kesalahan..Biar saya saja pak.."Jawab Gadis itu merasa tidak enak hati dengan kebaikan Aldo
"Tidak apa apa ..Ini luka kecil,berapa hari lagi akan sembuh."Jelasnya
"Terima kasih pak.."Jawab gadis itu sambil menunduk
Sesaat Aldo memperhatikan gadis itu
Cantik..Ungkapnya sambil tersenyum
Itu lah ungkapan pertama yang ada dibenak Aldo.Melihat wajah polos gadis tersebut
"Siapa namamu?"Tanya Aldo setelah selesai mengobati
"Mia pak."Jawab gadis itu
"Ohhh.. Ya sudah..kau boleh kembali bekerja..suruh ob saja yang bereskan ini."Ujar Aldo
"Ba..baik pak..Terima kasih untuk kebaikan bapak..saya permisi."Jawab Mia gadis yang baru pertama kali bekerja di perusahaan Aldo
__ADS_1
Aldo hanya memandangi kepergian gadis lugu itu..
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...