
Haii..Para readers moga masih setia membaca dan menunggu setiap author untuk up. .😊😊😊
Tetap selalu jaga kesehatan dan Gbu..😇😇*
Jangan lupa follow up author ..🙏🏻🙏🏻
Tetap like,vote n komen y..Mohon untuk tetap selalu mendukung karya author y..😍🥰🤭
Terima kasih untuk semua para readers yang sudah membaca karya author..🙏🏻🙏🏻
Happy Reading..😊😊
...****************...
Akhirnya Aldo mengantar Mia pulang kerumah
Sesampainya didepan rumah ,mia pun turun dari mobil Aldo
"Terima kasih pak,sudah mengantar saya.. Dan terima kasih banyak sudah menolong saya hari ini.."Ujar Mia pada Aldo
__ADS_1
"Kau tidak menyuruhku untuk mampir dulu?"Tanya Aldo yang masih didalam mobil
"Maaf pak.. ini sudah malam,tidak enak jika dilihat tetangga jika ada seorang lelaki bertamu kerumah saya."Jawab Mia menundukkan kepala
"Haha.. Aku hanya bercanda, lain kali aku akan datang bertamu.."Ujar Aldo melambaikan tangannya dan langsung pergi melajukan mobilnya
Sedangkan Mia hanya menatap bingung dan mencerna perkataan Aldo
Apa maksudnya lain kali ia akan datang bertamu???Ah... sudahlah,jangan bermimpi seorang CEO mau datang kerumahmu Mia...batin Mia menyadarkan dirinya
Mia pun masuk kedalam rumahnya,dan melihat adik perempuannya sudah tertidur dikursi tamu
"Kakak... sudah pulang."Ucap Meysa yang langsung terbangun sambil mengusap usap matanya
"Kenapa kamu tidur disini?Kenapa tidak tidur dikamar?"Tanya Mia pada Meysa
"Aku nungguin kakak pulang,kepala kakak kenapa?Kenapa diperban?"Tanya Meysa tiba tiba panik melihat perban dikepala Mia
"Ah... hanya luka kecil..kakak tidak hati hati jadinya terjatuh."jawab Mia berbohong agar Meysa tidak mengkhawatirkannya
__ADS_1
"Oh..Oya... apa kakak sudah makan?"tanya Meysa
"Sudah,kamu sendiri bagaimana?"Tanya Mia
"Sudah kak.. Dan tadi sore pemilik rumah menagih uang sewa rumah lagi... Bagaimana kak?apa kakak sudah ada uangnya?"tanya meysa
"Oh... Begitu,sebenarnya uang kakak masih belum cukup untuk membayarnya,tapi kakak akan berusaha mencari pinjaman pada teman kakak."Ujar Mia
"Apa sebaiknya aku berhenti sekolah saja kak?Supaya aku bisa bantu keuangan kita..aku tidak tega melihat kakak berusaha sendiri banting tulang untuk membiayai sekolahku."Jelas meysa tampak sedih
"Jangan Mey.. kamu harus tetap sekolah,sudah tanggung,sebentar lagi kamu akan lulus..Dan lagi jika kamu berhenti akan sulit mencari pekerjaan tanpa ijazah..kamu tidak perlu memikirkan kakak..jangan khawatir,kakak pasti bisa mengatasinya..kamu hanya perlu fokus pada sekolahmu..Ok."Jelas Mia pada adiknya
"Baiklah,jika itu mau kakak..Tapi kakak harus jaga kesehatan,jangan sampai sakit atau pun terjadi sesuatu pada kakak..karna didunia cuma kakak yang kumiliki."Ucap Meysa mulai meneteskan airmata
Mia pun tak kuasa menahan kesedihannya dan langsung memeluk erat adik kesayangannya.ia merasa belum bisa membahagiakan adik semata wayangny.Sejak ayahnya meninggal beberapa tahun lalu,dan ibunya pergi meninggalkan mereka berdua begitu saja sehari sesudah ayahnya meninggal.Tanpa memikirkan nasib mereka dan masa depan mereka.Disaat mereka membutuhkan sosok seorang ibu sebagai penguat hidup mereka,tapi justru ibunya pergi bersama lelaki lain.Dan tidak terima dengan kenyataan hidup yang ibunya terima.Lebih memilih mencari kehidupan baru dengan lelaki lain
Mia merasa hidupnya hancur disaat ia harus kehilangan kedua orang tuanya dengan cara yang berbeda.Dan berpikir ingin mengakhiri hidupnya,namun saat melihat adiknya ia pun mengurungkan niatnya.karna yang dimiliki adiknya saat ini hanya dirinya.Dan berusaha bangkit untuk menghidupi adik dan dirinya
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
__ADS_1