
Haii..Para readers moga masih setia membaca dan menunggu setiap author untuk up. .😊😊😊
Tetap selalu jaga kesehatan dan Gbu..😇😇*
Jangan lupa follow up author ..🙏🏻🙏🏻
Tetap like,vote n komen y..Mohon untuk tetap selalu mendukung karya author y..😍🥰🤭
Terima kasih untuk semua para readers yang sudah membaca karya Author
Selamat menjalankan ibadah puasa untuk para readers ya..🙏🏻🙏🏻
Happy Reading..😊😊
...****************...
Sesampainya di apartemen,Adrian berjalan tanpa melihat Naura sedikit pun dibelakangnya.Naura hanya bisa melihat punggung Adrian dari belakang
Apa dia juga marah padaku??Semoga saja dia tidak melampiaskan amarahnya padaku..Batin Naura mulai merasa khawatir dengan sikap Adrian
Ketika sampai didepan apartemen mereka ,Adrian langsung masuk begitu juga diikuti oleh Naura dari belakang.Tapi saat akan berjalan masuk Naura langsung ditarik oleh Adrian dan mendorongnya kedinding dan menahan kedua tangan Naura keatas
__ADS_1
"Akh.."Lirih Naura merasa kesakitan
"Katakan..Apa yang sudah ia perbuat padamu?Dimana saja dia sudah menyentuhmu?"Tanya Adrian dengan nada beratnya dan tatapan dingin
"Ia tidak berbuat apa apa..Hanya menarik tangan ku.."Jawab Naura tak berani menatap mata Adrian yang begitu tajam.Naura bisa merasakan aura Adrian saat marah
"Ia tidak melakukan ini kan?"Tanya Adrian sambil menyentuh bibir Naura dengan jarinya
"Ti..tidak.."Jawab Naura sambil menggelengkan kepalanya
"Lain kali kau harus berteriak jika dia menyentuhmu..Karna aku tidak akan tinggal diam kalau aku melihatmu disentuh oleh siapa pun termasuk si breng*ek itu..Kau mengerti?"Jelas Adrian panjang lebar
Naura hanya mengangguk pelan
"Kau harus ingat... Sampai kapan pun disini adalah tanda kepemilikkanku..Semua yang ada di dirimu adalah milikku..Jangan pernah coba untuk lepas dariku.."Ucap Adrian lagi sambil mengatur nafasnya
Naura kembali menganggukkan kepalanya dengan pelan dan masih belum berani melihat wajah Adrian
"Lihat aku.."Perintah Adrian
Naura pun mengangkat kepalanya dan memberanikan untuk menatap wajah Adrian
__ADS_1
Dan disaat itu lah Adrian langsung melakukan aksinya.Ia lebih memilih melampiaskannya dengan cara itu daripada dengan emosinya yang dapat membuat Naura ketakutan dan menangis.Kali ini ia mengerti bahwa Naura sangat takut jika melihat Adrian tak bisa mengendalikan emosinya
Adrian menggendong tubuh Naura menuju kamar dan merebahkan tubuh mereka diatas kasur nya
Sesaat Adrian menatap wajah Naura yang sedikit mengkhawatirkan
"Apa kau takut padaku?"Tanya Adrian merendahkan nada bicaranya dan mulai menghilangkan rasa emosinya
"Se..sedikit."Jawab Naura dengan pelan
"Maaf..Jika aku sudah membuatmu takut lagi..Aku benar benar tidak bisa melihatmu disentuh oleh siapa pun..Apalagi orang yang sangat kubenci..Aku minta maaf."Ucap adrian dengan tulus meminta maaf
"Tidak apa apa..Aku mengerti..Kamu ada alasannya melakukan itu."Ujar Naura mulai menunjukkan senyumannya
"Ini lah yang membuatku tidak bisa melepaskan mu..Sekarang aku hanya ingin dirimu..Dan aku ingin aku menjadi pria pertama dan terakhir di hidupmu..mengerti??"Ucapnya dengan nada suara yang mulai berat
Dan Naura bisa merasakan setiap nafas Adrian ,baunya yang khas membuatnya sulit untuk bisa jauh dari dirinya
Naura kembali menganggukkan kepalanya
"Aku mencintaimu.."Ungkap Adrian kembali dan mulai menci*m bibir manis Naura.Naura hanya bisa pasrah menikmati semua sentuhan bibir Adrian
__ADS_1
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...