Menikahi Tuan Muda Autisme

Menikahi Tuan Muda Autisme
Tersadar


__ADS_3

Haii..Para readers moga masih setia membaca dan menunggu setiap author untuk up. .😊😊😊


Tetap selalu jaga kesehatan dan Gbu..😇😇*


Jangan lupa follow up author ..🙏🏻🙏🏻


Tetap like,vote n komen y..Mohon untuk tetap selalu mendukung karya author y..😍🥰🤭


Terima kasih untuk semua para readers yang sudah membaca karya author..🙏🏻🙏🏻


Happy Reading..😊😊


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Mendengar semua penjelasan Adrian,Naura pun sedikit ada kelegahan karna Regina tidak akan mengganggu kehidupan rumah tangganya lagi,namun tetap ada kecemasannya pada Regina


"Apa tidak apa apa jika kamu melakukan itu??Apa itu tidak terlalu kejam?"Tanya Naura


"Lebih baik disana daripada menjebloskannya dipenjara,karna sampai kapan pun ia tidak akan menyadari kesalahannya."Ujar Adrian


"Begitu..Rasa dendamnya menutupi akal sehatnya,sampai segala cara dia lakukan."Ucap Naura

__ADS_1


"Itu sebabnya,kau jangan terlalu cepat percaya dengan orang yang berusaha menganggu kehidupanmu..Didunia sulit untuk mencari orang benar benar bisa dipercaya..Keluarga sendiri saja bisa menjadi musuh,bagaimana dengan orang lain."Jelas Adrian membuat Naura tersadar


Karna kecerobohannya hingga dirinya tak menyadari bahwa dirinya sudah terjebak dalam niat jahat Regina


"Maafkan aku.."Ucap Naura tertunduk


"Sudah.. Jangan pikirkan lagi..semua menjadi pelajaran untuk kita..Aku juga salah..Aku yang membuat kau dan Aldo terkena imbasnya."Jelas Adrian


"Kuharap setelah ini kehidupan kita jauh dari orang orang jahat."Ucap Naura


"Iya.. semoga saja.."jawab Adrian


Setelah keadaan Naura mulai pulih,Adrian mengajak Naura ke ruang ICU tempat Aldo dirawat .Naura yang menggunakan kursi roda karna kondisinya belum cukup normal untuk berjalan diiringi oleh Adrian menuju tempat ranjang Aldo terbaring lemah ,yang sampai saat ini masih belum sadarkan diri.


Tangis Naura pun pecah,melihat kondisi Aldo yang masih terpasang alat bantu nafas dan jarum yang menancap ditangannya untuk mengalirnya cairan infus.Ia pun merasa bersalah atas sikapnya yang berusaha untuk menghindari dirinya dari Aldo.Tapi dia rela mengorbankan dirinya untuk menolong Adrian dan dirinya


"Ma..maafkan aku Aldo..Selama ini banyak bersalah padamu..Dan kau rela mengorbankan nyawamu untuk menolong Adrian dan aku..hiks..Tolong cepat sadar Aldo..aku yakin kau lelaki yang kuat..huaa.."Ucap Naura yang sudah menangis mengeluarkan air matanya


Adrian pun berusaha menenangkan Naura dengan mengusap pundaknya


Ibu Aldo yang melihat hanya bisa terdiam,menahan untuk menunjukkan kesedihannya

__ADS_1


Tak berapa lama jari Aldo perlahan bergerak,dan seketika Adrian yang melihat pun terkejut.Ungkapan Naura seakan memberi sugesti pada Aldo yang seketika sadar dari masa kritisnya


Adrian dengan cepat memanggil dokter.Dan mereka pun terharu melihat reaksi Aldo yang mulai menunjukkan kesadarannya.Tak berapa lama dokter datang dan memeriksa keadaan Aldo


"Bagaimana dengan anak saya dok?"Tanya sang ibu tak sabar ingin mendengar penjelasan dokter


"Syukurlah,anak ibu sudah melewati masa kritisnya ..Dan hanya menunggu untuk pemulihan ..Saya sarankan untuk jangan memaksa pasien untuk berkomunikasi agar kondisinya bisa cepat pulih."Jelas sang dokter


"Baik dok..terima kasih.."Jawab ibu Aldo


"Sama sama..saya permisi."Ujar dokter meninggalkan mereka


Ibu Aldo pun mendekati Aldo dan mengusap rambut Aldo


"Akhirnya kamu sadar nak..Ini mama sayang."Lirih ibunya,membuat Aldo membuka matanya perlahan


"Ma.."Ucapnya dengan pelan


"Iya sayang.. ini mama.."Jawab ibunya merasa bahagia,begitu juga Adrian dan Naura


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

__ADS_1


__ADS_2