
Haii..Para readers moga masih setia membaca dan menunggu setiap author untuk up. .😊😊😊
Tetap selalu jaga kesehatan dan Gbu..😇😇*
Jangan lupa follow up author ..🙏🏻🙏🏻
Tetap like,vote n komen y..Mohon untuk tetap selalu mendukung karya author y..😍🥰🤭
Terima kasih untuk semua para readers yang sudah membaca karya author...😊😊
Selamat menjalankan ibadah puasa untuk para readers ya..🙏🏻🙏🏻
Happy reading..💕💕
...****************...
Keesokan harinya..
Naura bangun lebih dulu,saat akan mulai bangun tubuhnya tak bisa digerakkan karna ia baru sadar,Adrian sudah memeluknya dari belakang .Naura masih tak percaya dengan ungkapan perasaannya pada dirinya.Ntah ia benar tulus akan memulai mencintai atau hanya merasa kasihan pada naura.Naura hanya bisa mencoba menjalani saja,biar waktu yang akan menjawab.Sejak pengakuan Adrian yang tidak autis sikap adrian berbeda jauh.Dari yang sangat perhatian padanya hingga menunjukkan sikap kemarahannya yang tanpa adrian mencari tahu dulu kebenarannya atau mendengar penjelasan naura.Tapi dibalik kemarahannya ternyata adrian mengaku kalau dia sangat cemburu.Saat ini naura pun masih bingung,belum bisa membedakan apakah Adrian benar tulus padanya atau sebaliknya.Bagaimana pun Adrian sudah menjadi suaminya.
__ADS_1
Naura pun menggeser kan tangan adrian dari tubuhnya.Saat akan bangkit,Adrian justru menarik tangan naura hingga terjatuh kedalam dekapannya kembali
"Kau mau kemana?ini masih sangat pagi."Ujar Adrian yang masih mengantuk
"Mau menyiapkan sarapan untuk mu..Nanti kamu terlambat sarapan."Jawab Naura masih terus berusaha lepas dari dekapan Adrian
"Nanti saja,aku masih ingin begini."Jawabnya semakin mempererat dekapannya
"Ti..tidak bisa begitu,nanti aku kesiangan.."Jawab naura lagi dan tangannya mencoba menggelitikan pinggang adrian
"Hahahah.. iya..iya.."Jawab adrian merasa geli,dan kesempatan naura untuk lepas dari dekapannya dan langsung menuju kamar mandi
Setelah mereka selesai sarapan,Adrian bersiap siap untuk berangkat kekantor
"Ingat..hari ini kau jangan pergi kemana mana,bahkan bertemu dengan kakakmu lagi."Ujar Adrian mengingatkan
"Iya.. Aku mengerti..Tapi bolehkah aku mengajak intan untuk main kesini?sekedar menemaniku saja jika aku merasa bosan?"Tanya Naura
"Lain waktu saja.,untuk saat ini aku melarangmu tidak bertemu dengan siapa pun..Mengerti?"Jawab Adrian
__ADS_1
"Hemm.. Baik lah.."Jawab Naura singkat
"Ya sudah aku berangkat..Kesini."Perintahnya.Dan naura pun menurutinya
"Biasakan jika aku mau berangkat kau harus perhatikan penampilanku apakah sudah rapi atau belum.. dan yang paling penting ."Ucapnya panjang lebar dan langsung mengecup kening Naura.Naura sekejap terkejut dan hanya bisa terbengong kembali melihat tindakan Adrian
"Bye...Tunggu aku pulang.."Bisiknya ke telinga naura dan kini mengecup pipinya naura
Membuat pipi naura menjadi merah padam
Adrian pun meninggalkan apartemennya dan naura yang masih berdiri di pintu nya
Naura masih tetap tidak percaya dengan perlakuan romantis nya adrian,mengingat yang semalam saja ia masih tidak bisa lupakan,dan pagi ini Adrian kembali melakukannya lagi.Naura memegangi kedua pipinya ,ia merasa tersipu malu
Apa aku menyukainya jika ia melakukan itu???Lama lama aku benar benar akan tertarik padanya juga..walaupun ini hal yang wajar,apalagi kami sudah menikah
Akhirnya naura hanya bisa tersenyum malu
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
__ADS_1