
Haii..Para readers moga masih setia membaca dan menunggu setiap author untuk up. .😊😊😊
Tetap selalu jaga kesehatan dan Gbu..😇😇*
Jangan lupa follow up author ..🙏🏻🙏🏻
Tetap like,vote n komen y..Mohon untuk tetap selalu mendukung karya author y..😍🥰🤭
Terima kasih untuk semua para readers yang sudah membaca karya author...😊😊
Selamat menjalankan ibadah puasa untuk para readers ya..🙏🏻🙏🏻
Happy reading..💕💕
...****************...
Adrian pun tertidur sambil menunggu Naura membuatkan kopi untuknya
Tak berapa lama naura membuat secangkir kopi untuk adrian.Ia meletakkan kopi itu dimeja dan melihat adrian tertidur.Sejenak ia memperhatikan adrian sedang tidur.Naura begitu serius memperhatikan wajah adrian yang begitu tampan ketika sedang tidur
Aku masih tidak percaya kalau dia menjadi suamiku..Tapi sayangnya tidak saling mencintai..Apa aku akan jatuh cinta padanya?tapi mustahil dia akan jatuh cinta sama gadis pungut seperti ku..Gumam naura sambil melamun
"Kenapa kau melihatku begitu?"Tanya Adrian mengagetkan Naura.Naura langsung jatuh terduduk yang tadinya berjongkok sambil memperhatikan adrian tertidur
"Hah..?" Naura pun jadi salah tingkah dan malu
"Ehhh... itu kopinya sudah aku buatkan."Jawab naura sambil menunjuk kopi buatannya
__ADS_1
Adrian langsung menyeruput kopi buatan naura
"Tiap pagi buatkan aku kopi seperti ini.. dan besok aku sudah akan kembali kekantor.."Jelasnya
"Ohhh... Iya baik..Dan soal bekerja itu,apa aku tetap tidak boleh?"Tanya naura dengan pelan
Membuat Adrian menghentikan minumnya
"Apa kau sangat ingin aku membuangmu kejalanan?"Tanya Adrian menatap tajam
"Bu..bukan..kali ini bukan itu."Jawab naura terbata bata
"Lalu?"Tanya adrian singkat
"Supaya aku punya kegiatan saja..tidak mungkin aku dirumah terus..aku ingin ada kegiatan."Jelas naura
"Ini.. Kebutuhan mu sudah kucukupi didalam kartu itu..Jadi jangan minta yang macam macam..apa lagi bekerja..kau hanya cukup diam dirumah mengurus rumah dan mengurusku..paham..!!"Jelas adrian sambil menyerahkan kartu kreditnya
Adrian menatap naura dengan tersenyum
Begitu penurut sekali dia..Kurasa aku semakin gila dengannya..Gumam Adrian
"Jika aku bertemu dengan temanku,apakah boleh?"Tanya Naura lagi
"Siapa?"
"Intan..teman sekolah dulu..hanya dia .."Jawab naura
"Ok.. hanya satu orang..tidak lebih."Jawab Adrian dengan tegas
__ADS_1
"Tapi bolehkah aku meminta ponselku?"Tanya Naura
"Kau ini banyak maunya ya?Untuk apa kau meminta ponselmu?"Tanya adrian sedikit kesal
"Untuk..menghubungi intan.."Jawab naura
Adrian pun beranjak bangkit dan menuju kamarnya.Mengambil ponsel yang sudah disimpan oleh kevin dan sudah memberitahukan pada adrian sebelumnya
Tak lama adrian kembali dan memberikan ponsel itu pada naura
"Ini.. Jangan coba menghubungi keluargamu.. Kau harus ingat dengan perjanjian itu..Jika kau melanggar,ayahmu akan menerima akibatnya...Mengerti??"Jelas adrian sambil memperingati naura
"Iya.. aku mengerti..Terima kasih.."Jawab naura
Akhirnya aku bisa menghubungi intan lagi..Terima kasih tuhan..Ujar naura mengucap syukur
Naura pun merasa bahagia
Malam harinya..
Adrian sedang bersantai menonton tv,sedangkan naura masih sibuk di dapur
Adrian yang melihat pun hanya menggelengkan kepala
"Heii . .kenapa kau masih di dapur ?ini sudah malam."Tanya Adrian
"Iya.. sudah selesai ..hanya membereskan sedikit."Jawab naura menghampiri
"Duduk sini..Jangan sibukkan dirimu di dapur terus..apa kau mau dirumah ini pakai asisten rumah tangga?"Tanya adrian mengusulkan
__ADS_1
"Ahhh..tidak usah..aku bisa kerjakan sendiri..Aku kan tidak ada kegiatan lain.."Jawab naura sambil menolak
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...