
Haii..Para readers moga masih setia membaca dan menunggu setiap author untuk up. .😊😊😊
Tetap selalu jaga kesehatan dan Gbu..😇😇*
Jangan lupa follow up author ..🙏🏻🙏🏻
Tetap like,vote n komen y..Mohon untuk tetap selalu mendukung karya author y..😍🥰🤭
Terima kasih untuk semua para readers yang sudah membaca karya author...😊😊
Selamat menjalankan ibadah puasa untuk para readers ya..🙏🏻🙏🏻
Happy reading..💕💕
...****************...
Pemuda itu pun mengikuti naura dari belakang
Naura yang sudah keluar serasa perasaannya lega,karna menahan perasaan yang sangat gugup di keramaian para tamu undangan
"Akhirnya aku bisa menghirup udara segar.."Lirihnya sambil menghela nafas panjang
Pemuda yang mengikuti naura tadi itu pun langsung menghampiri naura
__ADS_1
"Hai..."Sapa pemuda itu
Naura pun terkejut melihat si pemuda itu
"Ka..kamu siapa?"Tanya naura dengan bingung
"Kau tidak ingat aku?"Tanya si pemuda itu
"Siapa?Apa kita pernah bertemu?"Tanya balik naura semakin bingung
"Hahhaah.. Rupanya kau lupa.. masih ingat es dawet?"Ujar si pemuda tang ternyata pernah menolong naura dengan membayar es dawetnya
"Oh...Ternyata kamu.."Seru naura baru ingat
"Iya.. kau kenapa bisa ada disini?apa kau juga tamu disini?"Tanya si pemuda tersebut
Adrian yang menyudahi obrolannya dengan wanita tadi,teringat akan naura.Ia baru menyadari meninggalkan naura di toilet.Tapi karna cukup lama meninggalkan ,ia pun mencari kesemua tempat dan hingga akhirnya ia menemukan Naura berada diluar kediaman kakeknya.Ia melihat naura bersama lelaki lain dan sedang mengobrol dengan perasaan bahagia
Melihat itu, adrian pun geram karna ia tidak rela melihat naura berbicara dengan lelaki asing
Tanpa pikir panjang lagi,ia langsung menghampiri mereka
"Naura ..!!!"Bentak adrian pada naura
__ADS_1
Sontak membuat mereka terkejut dengan kedatangan Adrian.Amarah adrian semakin menjadi kala ia harus melihat pemuda yang sangat ia benci,yang tak lain adalah Aldo saudara tiri adrian
"Berani sekali kau berbicara dengan dia?Apa aku mengijinkanmu berdekatan dengan lelaki ini?"Tanya Adrian dengan tatapan tajam
"Kami hanya mengobrol adrian."Jawab aldo buka suara
"Diam kau..!!"Bentaknya pada aldo
"Ayo kita pulang.."Ucap adrian menarik paksa tangan naura hingga naura meringis kesakitan
"Akh.. sakit.."Lirihnya
Tapi adrian seakan tidak peduli,kecemburuannya yang luar biasa membuatnya tidak peduli dengan keadaan naura
Sementara aldo hanya memandang iba pada naura,ia tidak tahu ada hubungan apa adrian dengan naura.Ia hanya tidak bisa mencampuri kehidupan pribadi adrian
Ia mengenal adrian adalah sosok lelaki yang keras,tegas,dan memiliki hati yang sangat dingin.Tidak ada sifat keramahan atau kekeluargaan yang ditunjukkan pada ayah ataupun keluarga baru ayahnya termasuk aldo
Itu sebabnya hubungan adrian dengan mereka tak terjalin baik dan adrian sangat menganggap ayah dan keluarga barunya adalah musuh dalam hidupnya
Adrian membawa pulang Naura kembali ke apartemen.Tidak ada obrolan sama sekali diantara mereka.Perasaan amarah dan kekesalan masih menyelimuti hati dan pikiran adrian.
Naura merasa khawatir akan nasibnya jika tiba nanti dirumahnya.Karna ia masih mengingat kemarahan adrian sebelumnya yang tak bisa terkendali.Ia bukan seperti orang yang naura kenal,bertindak selayaknya orang tak memandang apa yang ada dihadapannya dan hanya tahu melampiaskan kemarahannya
__ADS_1
*Oh tuhan... Semoga yang sebelum nya tidak terjadi lagi..Kuharap dia mau mendengarkan penjelasan ku lagi..Ucap naura sambil berdoa
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...