
Haii..Para readers moga masih setia membaca dan menunggu setiap author untuk up. .😊😊😊
Tetap selalu jaga kesehatan dan Gbu..😇😇*
Jangan lupa follow up author ..🙏🏻🙏🏻
Tetap like,vote n komen y..Mohon untuk tetap selalu mendukung karya author y..😍🥰🤭
Terima kasih untuk semua para readers yang sudah membaca karya Author
Selamat menjalankan ibadah puasa untuk para readers ya..🙏🏻🙏🏻
Happy Reading..😊😊
...****************...
"Lalu bagaimana kamu bisa menikahinya?Jika kamu tahu gaya hidupnya royal?"
"Karna dulu aku dibutakan oleh cinta..Aku terlalu terobsesi karna kecantikannya..Setelah menikah aku baru menyadari bahwa dia tidak mencintaiku,tapi hanya hartaku."Jelasnya
"Ohhh.. Begitu..Ya sudah..Itu hanya masa lalu..Jadikan pelajaran saja..Dan ingat tidak semua wanita sifatnya sama."Jelas Naura
"Tentu saja..Kau berbeda dengannya..Kau istimewa dihatiku..Aku sudah menemukan cinta yang sesungguhnya dan wanita yang tepat untuk menemani masa tuaku nanti."Ungkap Adrian membuat Naura merasa malu dan hanya tersenyum
__ADS_1
...****************...
Keesokan harinya..
Regina terlihat bersemangat karna rencananya mulai berjalan sesuai keinginannya.Ia mulai masuk kekantor lebih awal agar terlihat layaknya karyawati yang disiplin.
Regina yang notabennya dari keluarga yang lumayan kaya,membuat Adrian tidak percaya dengan niatnya yang tiba tiba ingin bekerja dikantornya.Dan Regina dikenal wanita yang tidak pernah bekerja selama ia mengenalnya,ia selalu menghabiskan uang untuk bersenang senang,kebiasaan buruknya itu lah yang membuat Adrian tidak suka,Ia seperti tidak pernah menghargai uang ,hanya bisa menghabiskan uang untuk hal hal yang tidak penting.Adrian hanya merasa tertipu pada paras cantik Regina yang cocok bila bersanding dengannya.Tapi kenyataan yang ia dapat kecantikan tidak menjamin dengan karakter sifatnya.Itu sebabnya Adrian lebih memilih mengakhiri rumah tangganya
Regina berjalan menuju ruangannya tapi tanpa sengaja ia melihat OB membawakan segelas kopi diatas mampan
Itu pasti untuk Adrian..Tebak Regina
"Mas..mas.."Panggil Regina pada OB tersebut
"Iya mba..Ada apa?"Tanya OB tersebut menoleh kearah Regina
"Untuk Pak CEO mba."Jawab OB
"Biar saya aja yang antar mas.."Ujar Regina berusaha mengambil mampan yang dipegang Ob itu
"Jangan mba..ini uda tugas saya."Jawab si Ob
"Tidak apa apa mas."
__ADS_1
"Ga bisa mba..Ini uda peraturan kantor,hanya Ob yang boleh antar minuman ke ruangan pak CEO."Jelas si ob lagi
Regina pun menatap sinis si ob
Keras kepala sekali orang ini..Gerutunya
"Biar saya aja mas..kebetulan saya dipanggil pak CEO..Ok.."Ujar Regina tidak menyerah
Akhirnya si Ob pun memilih mengalah dan memberikan mampan itu pada Regina.Regina langsung tersenyum karna berhasil membohongi si Ob
Ia pun berjalan menuju ruangan Adrian.Ketika sampai terlebih dulu ia mengetuk pintu
Tok..tok..tok..
"Masuk.."Sahut Adrian dari ruangannya
Regina pun masuk tanpa bersuara,saat memasuki ruangan ia melihat Adrian tengah serius dengan pekerjaannya.Wajahnya yang tampan membuat semakin terpikat padanya
Ya tuhan.. Ketampananmu sampai saat ini tidak pernah berubah..Aku menyesal telah menyia nyiakan dirimu Adrian..Batin Regina sembari memuji ketampanannya
"Ini kopinya Adrian."Ujar Regina meletakkan kopi itu diatas meja kerja Adrian
Mendengar suara Regina,Adrian langsung menoleh cepat
__ADS_1
"Kau.. Sedang apa kau disini?"Tanya Adrian dengan ketusnya
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...